Sabtu, 20 Juni 2020 - 20:19 WIB

Molornya Pembangunan Puskesmas Weliman Menghambat Pelayanan Kesehatan Ke Masyarakat

Malaka – Kadis Kesehatan Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik merasa dirugikan karena pembangunan Puskemas Weliman oleh PT. Indo Raya Kupang masih belum bisa menyelesaikan pembangunan meski diberi perpanjangan 3 bulan. Sampai sekarang baru menyelesaikan pekerjaan sekitar 40%.

Pekerjaan pembangumam Puskesma di kecamatan Weliman molor dari target waktu yang sudah tentukan dalam pelelangan 150 hari  dengan kontrak tertanggal 17/7/2019, dan berakhir pada 13/12/19 lalu. Pekerjaan pembangunan Puskesmas di Kecamatan Weliman oleh PT. Indo Raya Kupang hingga sekarang ini pekerjaan belum selesai baru mencapai sekitar 40% meskipun sudah berikan toleransi 90 hari kerja.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg. Paskalia Frida Fahik, saat ditemui deliknews di rumahnya
di kawasan Atokama, Sabtu (20/6) mengatakan untuk urusan pekerjaan, sudah diserahkan pada PPK. Selaku tenaga lapangan dari Dinkes Malaka.

“Molornya pembangunan Puskesmas Weliman itu, karena pada mulanya, ada persoalan pembebesan lokasi pembanguman Puskesmas Weliman oleh ibu Kris. Hampir habis waktu masa kontrak pelelangan selesai. Sampai persoalan ini sudah diklarifikasi baru memulai pekerjaan. Selain itu, saat itu merebaknya kondisi pandemi covid-19″ ujar drg. Paskalia Frida Fahik.

Lanjutnya, terlepas dari hal itu, dengan molornya pekerjaan pembagunan Puskesmas Weliman, sesungguhnya sangat merugikan pihak Dinas Kesehatan Malaka dan masyarakat. Kenapa merugikan ? Karena, Puskesmas merupakan pelayanan publik. Selain itu Puskesmas sangat dibutuhkan oleh masyarakat terlebih pelayanan secara prima pada gedung yang sementara dibangun sudah mencakupi berapa urusan pelayanan kesehatan Masyarakat.

Pada prinsipnya, pihak kontraktor wajib hukumnya dituntut membayar dendanya, sesuai aturan yang berlaku. Secara teknisnya PPK menghitung  nilai denda pada pihak kontraktor, selanjutnya melaporkan ke Dinas Kesehatan, pungkasnya.

Pada kesempatan yang berbeda kepala tukang PT. Indo Raya Kupang, Kobus saat ditemui deliknews, Sabtu (20/6) mengatakan pekerjaan pada mulanya, kami 4 orang datang kelokasi. Saat itu, tidak langsung bekerja, kerena persoalan pelepasan tanah.

“Karena masih ada persoalan tanah, maka kami kembali lagi ke Kefa TTU. Selang kurang lebih 2 bulan baru kami dikontak kembali oleh PT. Indo Raya Kupang” ungkap Kobus.

Lanjutnya, pekerjaan setelah berjalan, kami libur pada hari raya Natal, sampai dengan tanggal 10 Januari baru kembali bekerja. Sebab molornya pekerjaan, karena kurangnya tenaga pekerja. Terus ditambah lagi dengan ketidak tepatnya perjanjian dalam pembayaran gaji pada tukang.

Untuk bercepatan pekerjaan  bisa diburu dalam waktu 3 bulan. Tetapi harus ditunjang dengan kelancaran bahan bangunan dan gaji pada tukang. Termasuk penambahan tenaga kerja, pungkasnya.(Dami Atok)

Artikel ini telah dibaca 295 kali

loading...
Baca Lainnya

Mahasiswa PSDKU unsiyah Kampus Blangnangka Orasi Damai Ke DPRK Gayo Lues.

Sebanyak 20 Orang Perwakilan  Mahasiswa PSDKU Universitas Siyah Kuala Kampus Belang Nangka Kabupaten Gayo Lues...

30 September 2020, 02:10 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin Operasi Yustisi, 72 Pelanggar Disanksi Masuk Ambulan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memimpin Operasi Yustisi bersama Pemkab...

29 September 2020, 23:21 WIB

Kapolresta Tangerang Bina Komunitas Jadi Pelopor Pelaksanaan Protokol Kesehatan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kembali melaksanakan pembinaan komunitas untuk...

29 September 2020, 23:14 WIB

Beli Sabu Pakai Uang Pensiunan Orang Tua, Residivis Dibekuk Polresta Tangerang

TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang pria berinisial BA lantaran...

29 September 2020, 23:04 WIB

Polresta Tangerang Beri Tambahan Masker dan Suplemen untuk Anggota

TANGERANG – Guna meningkatkan kunerja anggota di masa pandemi, Polresta Tangerang Polda Banten memberi tambahan...

29 September 2020, 22:51 WIB

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Kapolres Kembali Tinjau Kesiapan RSUDMAK

Gayo Lues-Menindak lanjuti Instruksi Kapolda Aceh untuk melihat kondisi  RS dalam penanganan Pasien Covid-19 dan...

28 September 2020, 23:07 WIB

loading...