Polsek Bayung Lincir Berhasil Amankan Sabu Sebanyak 1 Kg

Muba – Jajaran Kepolisian Resort Musi Banyuasin, Sektor Bayung Lincir, Sabtu (20/06) sekitar pukul 14. 00 Wib berhasil mengamankan seorang pria, Fikri Zulkarnain Bin Umar (50) warga desa Darmo, kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu sabu seberat 1 kilo gram. Hal itu terungkap dalam konfrensi pers yang dilakukan kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, SIK didampinggi wakapolres Muba Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Bayung Lincir AKP Jonroni m Hasibuan pada, Selasa (23/06).

Dijelaskan Kapolres, penangkapan pelaku berawal dari informasi yang didapat kapolsek bayung Lincir dari kapolsek Lawang Kidul, Muara Enim tentang keberadaan pelaku penggelapan di wilayah hukum Polsek yang dipimpinnya.

“Informasi ini kemudian ditindaklanjuti Kapolsek Bayung Lincir dengan mencari tahu keberadaan pelaku. Setelah melakukan penyelidikan anggota mengetahui keberadaan pelaku di kawasan depan Indomaret Bayung Lincir, kita langsung melakukan penyergapan dan mengeledah terhadap pelaku. Dari pengeledahan itu kita menemukan ada sabu sabu seberat 1 kg yang disimpan pelaku dalam tasnya,” kata kapolres.

Setelah, itu lanjut Kapolres, pihak Polsek Bayung Lincir langsung menggelandang pelaku ke Mapolsek Bayung Lincir untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dari tangan pelaku kita menyita barang bukti berupa satu unit mobil, sabu sabu seberat 1 kg yang dibungkus dalam plastik hitam dilakban, 1 buah tas, dan satu unit handpone serta satu buah baju kaos. Saat ini tersangka sedang kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut, guna pengembangan kasus,” kata Kapolres.

Menangapi pertanyaan, apakah pelaku ini ada hubungannya dengan pelaku narkoba yang telah ditangkap sebelumnya. Kapolres menegaskan, kalau pelaku yang ditangkap kali ini tidak ada hubungan sama sekali dengan tersangka narkoba yang telah kita tangkap beberapa hari lalu.

“Saat kita lakukan introgasi, pelaku mengaku barang tersebut didapatnya dari daerah Pekan Baru, propinsi Riau, dan akan diedarkan. Jadi pelaku yang kita tangkap ini berbeda dengan pelaku narkoba yang telah kita tangkap sebelumnya,” kata kapolres.

Ditambahkan kapolres, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) undang undang republik indonesia No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati. (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.