Rabu, 24 Juni 2020 - 21:52 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda DIY Panen Cabai di Pos Ditpolairud Kulon Progo

YOGYAKARTA – Kapolda DIY Irjen Polisi Asep Suhendar menanam cabai di lahan yang ada di sekitar pos Polair DIY, di kawasan pantai Glagah Kulon Progo, Selasa (23/6/2020).

Dalam kesempatan itu, turut hadir juga PTS GM Angkasa Pura I, Bandara YIA, Agus Pandu Purnama, tidak hanya menanam, Kapolda didampingi Wakapolda dan Dirpolair DIY juga sekaligus memanen tanaman cabai yang sudah ditanam sebelumnya pada 20 Maret 2020.

Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar MSi mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap aspek kesehatan dan keselamatan masyarakat, tetapi berdampak pada aspek sosial budaya, ekonomi dan ketahanan pangan nasional.

“Untuk itu kita galakkan pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif,” kata Kapolda.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan lahan kosong untuk dikelola menjadi lahan produktif,” jelasnya.

Semetera itu penanggungjawab kegiatan Dirpolairud DIY, AKBP Rudi Rifani, menyampaikan, bahwa kehadiran Kapolda, selain untuk menanam kembali dan memanen cabai, sekaligus untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat sekitar, berkaitan dengan peringatan hari bhayangkara yang ke-74.

“Kegiatan hari ini, yang pertama adalah penanaman cabai, untuk tahap kedua, kemudian panen cabai yang sudah kita tanam pada 20 Maret, lalu,” tutur AKBP Rudi Rifani, Selasa (23/6/2020).

Kehadiran Kapolda, bersama Wakapolda, serta rombongan, sebagai rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Bhayangkara yang ke-74.

Rifani, menambahkan, penanaman cabai, termasuk sebagai pemantik berkaitan dengan ketahanan pangan.

Dengan menggunakan lahan kosong yang ada di sekitar pos Ditpolairud, Congot, Kulon Progo, tanaman cabai tersebut memberdayakan peran serta masyarakat sekitar.

Mulai dari perawatan hingga pemanenannya, setelah tanaman cabai dipanen, hasilnya diserahkan kepada masyarakat sekitar yang menjadi mitra Ditpolairud dalam perawatan tanamana tersebut.

“Hasilnya, kita serahkan kepada masyarakat, yang menjadi mitra kami dalam menanam, merawat sampai panen. Nanti terserah masyarakat apakah untuk dikonsumsi ataukah dapat di perjualbelikan. Terserah warga, yang penting bermanfaat,” ujar AKBP Rudi Rifani, lagi.

Penanaman dan pengembangan tanaman cabai di lahan sekitar pos Polair, Congot, Kulon Progo, terbilang cukup sukses.

Pada tahap pertama, sebanyak 2160 pohon cabai ditanam sebelumnya, dan telah siap panen.

Sementara, pada tahap kedua kali ini, bibit yang ditanam ditambah.

“Tahap pertama, ada 2160 pohon cabai, yang kita tanam sejak 20 Maret, yang hari ini juga sudah siap panen, dan untuk tahap kedua penanaman hari ini, ada sekitar 2880 pohon cabai, yang ditanam,” tambahnya.

Ia juga berharap, semoga langkah seperti ini, berkaitan dengan isu ketahanan pangan, dapat menjadi pemantik, baik di kalangan masyarakat dengan memanfaatkan lahan-lahan yang tersedia.

Artikel ini telah dibaca 177 kali

loading...
Baca Lainnya

Mewaspadai Manuver KAMI Bermuatan Politis

Oleh : Ahmad Bustomi Masyarakat dipusingkan dengan ulah anggota KAMI yang mejeng di berita TV...

29 September 2020, 03:55 WIB

Masyarakat Papua Mendukung Keberlanjutan Otsus

Oleh : Abner Wanggai Pemerintah memberikan sinyalemen untuk melanjutkan Otsus Papua. Otsus tersebut dianggap membawa...

29 September 2020, 03:48 WIB

Lihat, Ketum BPI KPNPA Sebut KPK Lamban

Jakarta – Pernyataan Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bahtiar Najamudin, menyebut dan mengapresiasi atas kinerja...

Ketua BPI KPNPA RI TB Rahmad Sukendar, Rabu (4/3)

28 September 2020, 17:52 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Oleh : Ade Istianah Angka penambahan pasien positif Covid-19 masih terus terjadi yang menandakan masih...

28 September 2020, 17:00 WIB

Tak Ada Penambahan Jam Kerja dan Lembur Pada RUU Cipta Kerja

Oleh : Abdul Razak Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang sapu jagat yang akan...

28 September 2020, 13:43 WIB

Waspada KAMI Goyang Kursi Presiden

Oleh : Haris Muwahid Masyarakat makin antipati terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), karena mereka...

28 September 2020, 00:16 WIB

loading...