Germano Maia, S.Pi Guru SMKN Wewiku Mengisi Waktu Luangnya Dengan Bertani

  • Whatsapp

Malaka – ditengah kesibukan mengajar anak didiknya di sekolah SMKN Badarai Kecamatan Wewiku, tetapi tetap mengatur meluangkan waktu untuk melaksanakan kegiatan bertani sawah di desa Lakulo kecamatan Weliman Kabupaten Malaka NTT.

Untuk menambah pendapatan ekonomi keluarga sosok seorang guru yang mengajar di pedesaan bisa mengisi waktu luangnya dengan bertani.

Salah satu tenaga pendidik SMKN Badarai, Germano Maia. S.Pi. saat di temui deliknews, Rabu, 24/6 disawahnya mengatakan pekerjaan bertani bukan saja pada petani murni, tatapi termasuk pegawai, maupun pengusaha. Sebab pekerjaan bertani hal yang sudah turun temuurun semenjak nenek moyangnya.

“Pekerjaan petani merupakan pekerjaan yang sangat kental dengan kebutuhun primer, yang dibutuhkan masyarakat, terutama kebutuhun pangan sebagai  kebutuhan pokok”  ungkap Germano Maia. S.Pi.

Lanjutnya, selain untuk kebutuhan keluarga juga untuk menopang kebutuhan hidup dari penjualan hasil pertanian, demi menambah kebutuhan ekonomi keluarga. Dimana saatnya ada kekurangan dengan keuangan didalam Kehidup rumah tangga.

Di kesempatan yang sama, Yanto Bere,  bernada dengan kepolosannya, sejauh bekerja pak guru Germano Maia, tidak ada hambatan, dengan keuangan dalam perawatan sawah mulai dari awal penanaman, hingga dengan pemanenan.

“Selama saya bekerja dgn pak guru Maia mendapatkan uang perawatan dan juga memberikan kesejateraan untuk saya dalam kebutuhan sehari- hari. Dan hasil panen tahun ini hasilnya sekitar 130-an karung. Kalau dibanding dengan tahun kemarin menurun, tahun lalu hasil panen sampai 150-an karung” ujar  Yanto Bere.

Lanjutnya, sebenarnya tahun ini, hasilnya menurun Sekali. Penurun hasil panen itu, akibat dari air irigasinya tidak teratur. Alasan air irigasi tidak teratur, karena pada musim hujan air dikali Benenaipun selalu terjadi kekurangan air kalinya.

Kondisi musim tahun ini juga berpengaruh karena curah hujan tidak begitu bagus, maka hasil panen tahun sekarang sangat kurang tidak sebanding dengan tahun lalu, pungkasnya. (Dami Atok)

Pos terkait

loading...