Rabu, 24 Juni 2020 - 15:21 WIB

Germano Maia, S.Pi Guru SMKN Wewiku Mengisi Waktu Luangnya Dengan Bertani

Malaka – ditengah kesibukan mengajar anak didiknya di sekolah SMKN Badarai Kecamatan Wewiku, tetapi tetap mengatur meluangkan waktu untuk melaksanakan kegiatan bertani sawah di desa Lakulo kecamatan Weliman Kabupaten Malaka NTT.

Untuk menambah pendapatan ekonomi keluarga sosok seorang guru yang mengajar di pedesaan bisa mengisi waktu luangnya dengan bertani.

Salah satu tenaga pendidik SMKN Badarai, Germano Maia. S.Pi. saat di temui deliknews, Rabu, 24/6 disawahnya mengatakan pekerjaan bertani bukan saja pada petani murni, tatapi termasuk pegawai, maupun pengusaha. Sebab pekerjaan bertani hal yang sudah turun temuurun semenjak nenek moyangnya.

“Pekerjaan petani merupakan pekerjaan yang sangat kental dengan kebutuhun primer, yang dibutuhkan masyarakat, terutama kebutuhun pangan sebagai  kebutuhan pokok”  ungkap Germano Maia. S.Pi.

Lanjutnya, selain untuk kebutuhan keluarga juga untuk menopang kebutuhan hidup dari penjualan hasil pertanian, demi menambah kebutuhan ekonomi keluarga. Dimana saatnya ada kekurangan dengan keuangan didalam Kehidup rumah tangga.

Di kesempatan yang sama, Yanto Bere,  bernada dengan kepolosannya, sejauh bekerja pak guru Germano Maia, tidak ada hambatan, dengan keuangan dalam perawatan sawah mulai dari awal penanaman, hingga dengan pemanenan.

“Selama saya bekerja dgn pak guru Maia mendapatkan uang perawatan dan juga memberikan kesejateraan untuk saya dalam kebutuhan sehari- hari. Dan hasil panen tahun ini hasilnya sekitar 130-an karung. Kalau dibanding dengan tahun kemarin menurun, tahun lalu hasil panen sampai 150-an karung” ujar  Yanto Bere.

Lanjutnya, sebenarnya tahun ini, hasilnya menurun Sekali. Penurun hasil panen itu, akibat dari air irigasinya tidak teratur. Alasan air irigasi tidak teratur, karena pada musim hujan air dikali Benenaipun selalu terjadi kekurangan air kalinya.

Kondisi musim tahun ini juga berpengaruh karena curah hujan tidak begitu bagus, maka hasil panen tahun sekarang sangat kurang tidak sebanding dengan tahun lalu, pungkasnya. (Dami Atok)

Artikel ini telah dibaca 169 kali

loading...
Baca Lainnya

6.961 Personel Polda Sumbar Siap Amankan Pilkada Serentak

Padang, – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto,...

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto

8 Juli 2020, 22:11 WIB

Aksi Cepat Polsek Sikakap Tangkap Pelaku Pencabulan

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH sepertinya benar – benar membuktikan apa...

8 Juli 2020, 07:10 WIB

Warga Pasaman Temukan Peluru Meriam Diduga Sisa Perang Paderi

Pasaman, – Warga Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman menemukan Peluru Meriam diduga sisa-sisa Perang Paderi yang...

 Penemuan Peluru Meriam diduga peninggalan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, pada Perang Paderi melawan Penjajah Belanda, pada 1803-1838, Selasa (07/7/20).

7 Juli 2020, 23:30 WIB

Polres Barsel Gelar Simulasi Sispamkota, Menjelang Pilgub Kalteng 2020

Barsel – Menjelang Pilgub Kalteng 2020, Polres Barito Selatan bekerja sama dengan Polda Kalteng dan...

7 Juli 2020, 23:19 WIB

Dirbinmas Polda Sumbar Cek Lahan Jagung untuk Ketahanan Pangan

Padang Pariaman, – Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol Johni Soeroto mengecek lahan 12 hektar Jagung...

7 Juli 2020, 22:00 WIB

Praktisi Hukum dan BaraJP Gayo Lues Apresiasi turunnya tim Komisi pemberantasan korupsi ke Aceh

Medan-Praktisi Hukum M Purba,SH mengapresiasi rencana turunnya pihak komisi pemberantasan Korupsi ke provinsi Aceh dalam...

7 Juli 2020, 21:24 WIB

loading...