Kamis, 25 Juni 2020 - 21:06 WIB

Kapolres Badung, Roby Septiadi saat menyerahkan barang bukti pencuria sepeda motor kepada korban. (Foto: deliknews.com)

Kapolres Badung, Roby Septiadi saat menyerahkan barang bukti pencuria sepeda motor kepada korban. (Foto: deliknews.com)

Kapolres Badung, Roby: Tak Ada Istilah Lapor Ayam Hilang Sapi

Badung – Kapolres Badung, AKBP Roby Septiadi, SIK berharap kepada masyarakat agar tidak perlu takut untuk melaporkan peristiwa atau kejadian kriminal dialami warga. Ditekankan, tidak ada paradigma ketika melapor harus bayar dan juga ketika barang bukti ditemukan saat pengembalian kepada korban berisi ada pembayaran.

“Masyarakat jangan takut untuk melapor. Tak ada istilah lapor ayam hilang sapi. Silahkan tanyakan dengan pemilik barang, hari ini kami kembalikan. Apa ada dimintai uang. Tidak ada istilah begitu.”

“Bagi pelaku kriminal, saya tegaskan jangan main-main di wilayah hukum Polres Badung,” tegas Kapolres Roby didampingi Kapolsek Mengwi, Kompol I Gede Eka Putra Astawa, dalam penyerahan barang bukti kepada pelapor atau korban di halaman Mapolsek Mengwi Badung, Kamis (25/6)

Menurut Kapolres, cepat atau lambat suatu peristiwa hukum ditangani polisi tergantung kelengkapan alat bukti dan saksi. “Saya salut dengan Kapolsek bersama anggota Polsek Mengwi, ada kasus ditangani tidak sampai 24 jam, bahkan 2 jam pelaku bisa diamankan,” katanya.

Selanjutnya jelas Kapolres, guna mewujudkan situasi aman dan kondusif, pihaknya tetap gencar melakukan upaya preemtif dan preventif. Sehingga, angka kriminalitas diungkap Roby di wilayah hukum Polres Badung bisa turun sampai 40 persen di tengah pandemi Covid -19

Andrian Sunarya merupakan salah satu korban curanmor, sebagai pelapor pemilik N-Max warna hitam yang hilang mengaku bersyukur, motor kesayangannya telah ditemukan dan kembali. Ketika disinggung terkait kompensasi, pemuda asal Cemagi Canggu ini mengaku tidak ada dimintai uang alias gratis.

“Tidak ada dimintai apa-apa. Saya melapor langsung hari itu saat kehilangan sekitar 3 minggu lalu. Saya bersyukur dan berterima kasih pada polisi,” terang Andrian Sunarya.

Perlu diketahui Unit Reskrim Polsek Mengwi selama pandemi berhasil melakukan pengungkapan kasus sebagian besar pelakunya residivis. Kasus diungkap antara lain aborsi, curanmor, curat, cusa, penipuan dan penganiayaan. Dari pengungkapan kasus ini telah mengamankan seluruh barang bukti dan dapat diambil korban setelah perkara mendapatkan putusan pengadilan (vonis).

 

Artikel ini telah dibaca 157 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolres Gumas Mensosialisasikan Pencegahan Covid-19 Dengan Mengendarai Sepeda

Gunung Mas – Kapolres Gunung Mas (Gumas) dan Perwira Penghubung Kodim 1016 PLK Kapten Inf....

10 Juli 2020, 18:46 WIB

Kapolda Sumbar Kembali Panen Raya Padi

Padang, – Panen raya padi dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali dilakukan oleh Kapolda Sumbar...

10 Juli 2020, 01:55 WIB

Puji Tuhan, Kantor Balai Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat Akan Dibangun

Malaka – Pemberitaan di salah satu media online lokal Malaka tentang desa Fafoe berjudul 15...

9 Juli 2020, 20:25 WIB

Pernah Jadi Danki Brimob Galus, Ini Sosok Kapolres Carlie

Gayo Lues-Pergantian Kepemimpinan ditubuh Polri merupakan hal yang biasa, dalam menunjang pelaksanaan tugas serta mengayomi...

9 Juli 2020, 16:45 WIB

BaraJP Gayo Lues Minta Dugaan Korupsi DSI dan Dugaan Kasus lainnya yang Ditangani Tipikor Polres Galus Dituntaskan

Deliknews-(Gayo Lues)-Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden(BaraJP) Norman Sembiring meminta semua kasus dugaan korupsi yang dilidik...

9 Juli 2020, 16:14 WIB

Dua Pesantren Jadi Sasaran Penyemprotan Disenfiktan

Satbrimob Polda Aceh, Kamis(09/07/2020) Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Aceh yang dipimpin oleh...

9 Juli 2020, 16:04 WIB

loading...