Jumat, 26 Juni 2020 - 21:12 WIB

Kapolres Malaka AKBP. Albert Neno, SH Dan Istrinya Menemui Pria Tuna Netra

Malaka – Kapolres Malaka, AKBP. Albert Neno. SH beserta istrinya berjalan menuju ke arah seorang pria Tuna netra warga dusun Kamanasa A yang akan  menerima bantuan bingkisan dari Polres.

Tidak disangka pria Tunanetra Baltasar Klau warga dusun  Kamanasa menerima bingkisan dari Kapolres Malaka AKBP. Albert Neno, SH dan istrinya. Diluar dugaan para hadirin yang hadir pak Kapolres AKBP. Albert Neno, SH beserta istri melangkah kaki menuju Baltsar yang tuna netra minta untuk foto bersama.

Kapolres Malaka AKBP. Albert Neno, SH mengatakan pada Jumat 26/6 disamping tenda kegiatan, bahwa dirinya sangat prihatin dengan Baltasar Klau, karena dengan ketidak lihatnya jalan, tetapi meluangkan waktu, untuk menghadiri acara serimonial hari Bhayangkara ke-74 di tempat ini.

“Dengan kepedulian yang tinggi Albert Neno. SH. mengajak Istrinya untuk bisa foto bersama sorang tunanetra. Walaupun masih ada kesibukan dalam pembagian bingkisan dampak covid-19 pada warga” ungkap AKBP. Albert Neno, SH.

Lanjutnya, bahwa dengan cacat fisik yang sangat fatal itu, adalah cacat mata. Karena dengan cacat mata tidak bisa melakukan aktifitas apapun.

Di tempat yang sama, Baltasar Klau, mengatakan saya sangat berterimakasih pada bapak Kapolri yang sudah membantu saya bingkisan melalui pak Polres Malaka.

“Sekarang ini saya tinggal bersama keponakannya. Saya tidak menerima bantuan dari pemerintah Daerah maupun Propinsi dan Pusat. Dengan menerima bantuan baksos covid-19 dihari Bhayangkara sekarang ini.  Sesungguhnya saya sangat bersyukur kerana dengan hari besar Kepolisian, sehingga mengulurkan kepedulian terhadap saya yang buta” ujar Baltasar Klau.

Lanjutnya, saya merasa salut  ada seorang pemimpin yang punya hati untuk mengajak foto bersama orang buta dan kontor. Walaupun saya tidak bisa melihat bapak Kapolres tetapi saya dapat merasakan pelukan tangan beliau bersama tangan seorang ibu (istrinya).

Harapan saya pada Bapak Kapolres dan Kapolda NTT sampai di Bapak Kapolri untuk mempertahankan kepedulian hati bagi masyarakat. Seperti pelukan tangan Kapolres pada saya yang buta ini.

Selanjutnya saya juga memohon pada pemerintah Daerah dan Propinsi sampai dengan Pusat. Khusunya Bapak Presiden Jokowi untuk perhatikan kami yang tidak dapat berbuat apa- apa, pungkasnya. ( Dami Atok)

Artikel ini telah dibaca 232 kali

loading...
Baca Lainnya

DPRD Nisel Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Nias Selatan, Deliknews.com – DPRD Kabupaten Nias Selatan menggelar rapat Paripurna untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan...

14 Agustus 2020, 14:29 WIB

Menteri Edhy: Jika Serius Kalian bisa Jadi Orang Kaya

Bali – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo meminta mahasiswa studi ilmu Kelautan dan...

Menteri Edhy (empat kiri) bersama mahasiswa saat melepaskan bibit Udang Vaname di tambak Politeknik KP Jembrana.

14 Agustus 2020, 09:54 WIB

Rancangan KUA Dan PPAS APBD Nisel T.A 2021 Ditandatangani Bupati Nisel Menyampaikan Apresiasi Dan Terima...

12 Agustus 2020, 20:04 WIB

Ulun Tanoh ikuti Lokmin Kegiatan Tentang Pencegahan Covid-19

Gayo Lues-untuk mencegah Covid-19 Kampung Ulun Tanoh mengikuti kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin). Kegiatan itu sendiri...

12 Agustus 2020, 16:17 WIB

Warga Pasaman Mengadu ke Polda Sumbar

Bertahun – tahun laporan pengaduan belum ada kepastian hukum, seorang warga Pasaman mengadu ke Polda...

Kantor Polda Sumbar

10 Agustus 2020, 19:10 WIB

Mengaku Sakit Hati Abdullah Bakar Tower Telkomsel

Gayo Lues-Mengaku sakit hati akibat gajinya diturunkan dari 900 ribu rupiah menjadi 300 ribu rupih,...

10 Agustus 2020, 18:48 WIB

loading...