Senin, 29 Juni 2020 - 18:34 WIB

Desa Persiapan yang Belum Terima BLT, Ali Husin: Kita Akan Jemput Bola

Gayo Lues-menanggapi adanya sejumlah desa persiapan yang hingga kini belum mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), salah satunya di Desa Persiapan Pungke Jaya, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Ketua DPRK Gayo Lues, Ali Husin, mengatakan akan melakukan jemput bola, untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kita akan selesaikan dan tidak menutup mata terhadap persoalan masyarakat,” kata beliau saat dikonfirmasi wartawan di ruangannya, Senin (29/06/2020)

Dijelaskan beliau, sesui hasil rapat Muspidaplus, bahwa desa persiapan yang tidak memiliki anggaran untuk BLT harus dibantu oleh desa induk. Namun, terkait apakah hingga saat ini sudah dibantu, secara teknis itu bukanlagi tupoksi DPR.

“Jadi, untuk sampai saat ini saya juga tidak tau seperti apa teknisnya, tetapi waktu kita rapat di kecamatan, itu sudah kita sampaikan, cuma untuk tindak lanjutnya hingga saat ini belum mengetahui bagaimana,” jelasnya.

Untuk desa-desa yang tidak cukup anggaran, maka masyarakat desa melalui pengulu membuat data dan diusulkan ke bupati, supaya Pemda dapat membantu bagi desa yang anggaran BLT-nya tidak memadai.

Jika permasalahan BLT ini juga tidak kunjung selesai, Ali Husin menyampaikan akan membentuk tim serta menanyakan langsung kepada pemerintah, mengapa belum dilaksanakan hasil rapat tersebut.

“Kita adalah lembaga perwakilan rakyat, dan memiliki tupoksi masing-masing. Kalau permasalahan ini tidak selesai, kita akan adakan rapat komisi, insya Allah secepatnya akan kita selesaikan,” ucapnya.

Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Gayo Lues, mengatakan, sesui dengan tupoksi mereka, sehubungan dengan terbitnya Permendes Nomor.11 Tahun 2019, tentang penggunaan prioritas Dana Desa yang kemudian akibat terjadinya Covid-19 maka Permendes tersebut direvisi menjadi Nomor. 6 Tahun 2020.

Terkait hal ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan kepala desa baik di kabupaten dan juga sudah mendatangi kecamatan-kecamatan dengan dihadiri pengulu maupun perwakilan desa.

Serta menyampaikan ringkasan beberapa hal, terutama soal BLT.

Hampir senada dengan Kedua DPRK Gayo Lues, menyoal BLT desa persiapan, masih menjadi tanggung jawab desa Induk, serta jika dana mereka tidak mencukupi maka desa persiapan harus membuat data dan disampaikan ke kecamatan yang kemudian diteruskan kepada Bupati.

“Masyarakat di desa persiapan memiliki hak yang sama, untuk mendapatkan BLT, sesui dengan keriteria yang ditetapkan,” ucapnya.(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 312 kali

loading...
Baca Lainnya

DPRD Nisel Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Nias Selatan, Deliknews.com – DPRD Kabupaten Nias Selatan menggelar rapat Paripurna untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan...

14 Agustus 2020, 14:29 WIB

Menteri Edhy: Jika Serius Kalian bisa Jadi Orang Kaya

Bali – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo meminta mahasiswa studi ilmu Kelautan dan...

Menteri Edhy (empat kiri) bersama mahasiswa saat melepaskan bibit Udang Vaname di tambak Politeknik KP Jembrana.

14 Agustus 2020, 09:54 WIB

Rancangan KUA Dan PPAS APBD Nisel T.A 2021 Ditandatangani Bupati Nisel Menyampaikan Apresiasi Dan Terima...

12 Agustus 2020, 20:04 WIB

Ulun Tanoh ikuti Lokmin Kegiatan Tentang Pencegahan Covid-19

Gayo Lues-untuk mencegah Covid-19 Kampung Ulun Tanoh mengikuti kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin). Kegiatan itu sendiri...

12 Agustus 2020, 16:17 WIB

Warga Pasaman Mengadu ke Polda Sumbar

Bertahun – tahun laporan pengaduan belum ada kepastian hukum, seorang warga Pasaman mengadu ke Polda...

Kantor Polda Sumbar

10 Agustus 2020, 19:10 WIB

Mengaku Sakit Hati Abdullah Bakar Tower Telkomsel

Gayo Lues-Mengaku sakit hati akibat gajinya diturunkan dari 900 ribu rupiah menjadi 300 ribu rupih,...

10 Agustus 2020, 18:48 WIB

loading...