Kamis, 2 Juli 2020 - 15:32 WIB

‌Bakar Sampah, Warga Panik Api Menyambar Tumpukan Ban Bekas

‌Banyuasin – Warga RT. 46 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin mendadak menjadi gempar dan panik, lantaran melihat kobaran api dan asap hitam yang membakar tumpukan ban bekas di lingkungan mereka, Rabu (01/07)

‌Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dilapangan menyebutkan, kejadian berawal dari kegiatan warga yang membakar tumpukan sampah. Entah karena kencangnya hembusan angin membuat api cepat membesar dan tanpa diduga langsung menyambar tumpukan ban bekas dan tumpukan sampah plastik yang bersebelahan dengan sampah yang sedang dibakar warga.

‌Kepanikan warga bertambah kobaran api yang membesar itu menimbulkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara. Menyadari kondisi yang tak terkendali, warga beramai ramai langsung berhamburan mencari sumber air untuk memadamkan api.

‌”Kami benar benar panik melihat api yang membesar. Kami takut api akan menjalar ke belakang yang merupakan lahan belukar. Karena itu tanpa dikomandoi, kami langsung beramai ramai menyiram api dengan air,” kata salah seorang warga yang dimintai keterangan dilapangan.

‌Sementara itu, Berlian ketua Rukun Tetangga (RT) 46 kelurahan Sukajadi kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin di saat dimintai komentarnya disela – sela pemadaman kobaran api mengatakan, dirinya meminta kepada warga dapat mengambil pelajaran dari insiden yang terjadi ini. Menurutnya, beruntung saat ini kobaran api bisa dijinakkan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan harta benda.

‌”Saya berharap kepada warga khususnya di lingkungan RT. 46, untuk kedepannya dapat lebih berhati-hati lagi dalam membakar sampah. Sebab kejadian ini bukan tidak mungkin bisa menimbulkan tindakan pidana dan bisa dituntut secara hukum. Sesuai UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan Pasal 78 ayat 3 berisikan pelaku pembakaran hutan di kenakan sangsi kurungan 15 tahun penjara dan denda 5 milyar lalu pasal 68 ayat 4 berbunyi palaku pembakaran hutan sangsinya kurungan 5 tahun penjara dengan denda maksimal 1.5 milyar. Jadi saya berharap hal ini dapat menjadi pelaharan bagi warga,” ujar Berlian. (Hadi)

Artikel ini telah dibaca 435 kali

loading...
Baca Lainnya

Kangkangi UU RI No. 6 Tahun 2014, Ketua BPD Pangkalan Benteng Diduga jadi Pelaksana Proyek Program Pisew Th 2020

Banyuasin – Program Pembangunan desa yang di canangkan oleh Presiden Jokowi patut diacungi jempol. Namun...

28 Oktober 2020, 17:18 WIB

Kapolres Muara Enim Pimpinan Sartijab Kapolsek Semendo 

Muara enim – Kapolres Muara Enim, AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M. memimpin serah...

28 Oktober 2020, 00:49 WIB

Kapolda Sumsel Membuka Acara Pelatihan Publik  Speaking Bid Humas Polda Sumsel

Palembang – Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S M.M didampingi Wakapolda...

27 Oktober 2020, 15:31 WIB

Peringati HUT LMP ke 20, Macab LMP Kab Muba Rencanakan Kegiatan Pencegahaan Penyebaran Covid-19

Muba – bertempat di Sekretariat markas cabang Laskar Merah Putih Muba (LMP), Kamis 22/10/2020 Rapat...

23 Oktober 2020, 11:17 WIB

Pemkab Muba Mantapkan Peresmian Instalasi Pengolahan Aspal Karet dan Uji Gelar

Muba – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam hilirisasi karet akan terwujud, peresmian Pengolahan dan Uji...

21 Oktober 2020, 21:20 WIB

Pemkab Muba Buka Pendaftaran Calon Anggota KPAD Priode 2021-2025

Muba – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Panitia Seleksi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD)...

19 Oktober 2020, 21:49 WIB

loading...