Kamis, 2 Juli 2020 - 15:06 WIB

Djamaludin: Musda Sah Secara Hukum, Perbub Tidak Boleh Dicabut Jika Tidak Sesui Selera

Gayo Lues-Menaggapi polemik yang muncul usai terpilihnya pengurus Majlis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Gayo Lues Priode 2020-2025. Djamaludin Ilyas “Musda sah secara hukum, Perbub tidak boleh dicabut jika tidak sesui selera kita,”.

Djamaludin menjelaskan Hasil Musda MPD Gayo Lues sudah sesui dan sah secara hukum serta dapat dipertanggungjawabkan.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Tatib bersumber dari perbub. Rancangannya juga disusun oleh dirinya, Nurhayati, dan Ali Amran yang menjadi SC pada musda tersebut.

“Tatib di bahas disidang pleno I disepakati secara bulat oleh peserta Musda yang berjumlah 39 orang, serta diwakili tokoh pendidikan, pemilik yayasan serta komite sekolah sekabupaten,” terang Djamaludin, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (02/07/2020).

Lanjut beliau, pada pleno II sesui tatib penjaringan calon. Peserta yang mendaptar sebanyak 14 orang. Satu orang mengundurkan diri. Berdasarkan amanah Perbub, peserta 13 orang langsung menjadi anggota majlis. Kemudian, anggota majlis memilih ketua.

“Alhamdulillah, secara bulat, mupakat terpilih saya sebagai ketua, Wakil Ketua Awaludin, dan Ali Amran,” katanya.

Djamaludin menjelaskan, semua proses sangat demokratis dengan suasana kekeluargaan.

Dirinya juga menyampaikan, Nurhayati ikut aktiv dalam semua proses tersebut serta tanpa keberatan.

“Maka beliau, saya tugaskan menulis berita acara sidang. Tidak ada yang melanggar aturan, semua sesui prosedur,” tandasnya lagi.

Lanjut beliau, setelah rapat majelis selesai, hasilnya kemudian dibawa ke paripurna pleno IV, dan disampaikan kepada peserta kemudian diterima secara bulat.

“Apalagi musda tersebut ditutup oleh pak Noh, atas nama Bupati,” ungkapnya.

Djamaludin menjelaskan, soal anaya permintaan pencabutan perbub. Perbub tidak boleh dicabut jika tidak sesui dengan selera. Bila dikemudian hari, perbub tersebut terlalu umum, tidak spesifik sehingga multi tafsir. DPRK dapat meminta agar perbub ditinjau ulang.

“Namun, pengurus yang dihasilkan tidak menjadi batal. Perbub masih berlaku hingga lahirnya ketentuan lain yang membatalkannya,” jelasnya.

Djamulidin ILyas berharap, Nurhayati dapat kembali bersinergi bersama MPD untuk membenahi pendidikan di Kabupaten Gayo Lues dikarenakan pemikirannya sangat dibutuhkan untuk perbaikan pendidikan di Negeri Seribu Bukit ini.

“Mari bergabung kembali, kita benahi pendidikan dari dalam,” tutup Djamaludin.(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 580 kali

loading...
Baca Lainnya

KPU Nisel Gelar Sosialisasi PKPU Nomor 8 Tahun 2017

Nias Selatan, Deliknews.com – KPU Kabupaten Nias Selatan menggelar Sosialisasi Pendaftaran pemantau pemilihan, lembaga survei...

28 Oktober 2020, 19:11 WIB

Kapolresta Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Ini

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mendorong generasi muda untuk senantiasa...

28 Oktober 2020, 19:02 WIB

Polres Majalengka Gelar FGD Tangkal Intoleransi, Radikalisme dan Anarkisme

MAJALENGKA –  Untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta menjalin koordinasi yang lebih baik...

28 Oktober 2020, 16:11 WIB

Pasangan HD-FIRMAN Kukuhkan Tim Pemenangan Kecamatan Lolomatua

Nas Selatan, Deliknews.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan Periode 2021-2024, nomor...

28 Oktober 2020, 15:01 WIB

Jajaran Polri Siap Dukung Simulasi Protokol Keamanan dan Keselamatan

JAKARTA  – Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan siap mendukung pelaksanaan simulasi protokol kesehatan...

28 Oktober 2020, 01:18 WIB

Polresta Palangkaraya Berhasil Mengungkap Jaringan Narkoba Lapas Palangkaraya

Palangka Raya – Polresta Palangka Raya berhasil pengungkapan kasus narkotika dengan 8 tersangka dari jaringan...

26 Oktober 2020, 19:46 WIB

loading...