Kapolres Malaka Kukuhkan Korps Raport Dan Pelantikan Kenaikan Pangkat

  • Whatsapp

Malaka – Bertepatan HUT Bhayangkara Kapolres Malaka, AKBP. Albert Neno. SH mengukuhkan 12 anggota di Korps Raport dan pelantikan anggota Bintara kenaikan pangkat berlangsung di lapangan Polres Malaka, Selasa, 1/7.

Korps Raport secara virtual dengan upacara kenaikan pangkat dihalaman kantor Polres Malaka yang bertepatan  dengan upacara HUT Bhyangkara ke-74. Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi sudah melalui tahapan-tahapan seleksi yang diajukan oleh pimpinan ke pimpin yang lebih tinggi sesuai apa yang dilaksanakan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.

Anggota yang naik pangkat setingkat lebih tinggi pangkatnya: AKP. Janurius Seran. SH menjadi Kompol dengan jabatan sebagai Kabag Ops dan Yustus Nana Bripka Jadi Aipda jabatanya PS. Kanit Intelkam.

Sedangkan anggota Bintara  Polres Malaka: Anselmus Bria, Edison Made, Albertus Sekundus Seren, Buce Mau Bria, David Daner Dalung, Dominggus Taek,  Agustinus Carvalo, Siprianus Bria, Wilfridus Nahak, Henri Ovide Dahoklory. Brigpol jadi Bripka, masing- masing jabatan termuat dalam berita acara.

Kapolres Malaka, AKBP. Albert Neno, SH dalam sambutannya dalam rangkaian upacara kenaikan pangkat, bukan sekeder seremonial saja akan tetapi boleh dikatakan kegiatan rutinitas Institusi kepolisian Rebuplik  Indonesia.

“Hal kenaikan pangkat semua orang ambisi, tetapi belum tentu bisa mewujudkan kenyatakan dengan ambisi itu. Kerena kenaikan pangkat melalui tahapan-tahapan dan syarat- syarat yang harus dipenuhi oleh anggota ketika akan diusulkan pimpinan ke pimpinan lebih tinggi. Penilaian berdasarkan loyalitas dan tanggung jawab untuk kepentingan tugas dan fungsi yang dipercayakan” ujar AKBP. Albert Neno, SH

Lanjutnya, kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, lebih tinggi dari pangkat sebelumnya. Sehingga tanggung jawab tugas dan fungsi pun sesusi pangkat yang disandangnya dan lebih tinggi yang didapatkannya.

Saya coba mengambil satu tulisan artikel beberapa hari lalu dengan Vilosofi kita. Sayang cermati Vilosofi tulisan, dimaknai dengan kata pensil. Mengapa saya tugas dan tanggung jawab dengan pensil ? Karena pensil kita runcing terus menerus akan habis juga. Akan tetapi kita harus sadar bahwa tulisan dari  pensil menjadi goresan tulisnnya, menjadi bacaan orang lain demi melanjutkan fungsi dan tangghng jawab tugas yang dijalankan, pungkasnya.(Dami Atok)

Pos terkait

loading...