Jumat, 3 Juli 2020 - 13:14 WIB

Dukcapil Pasaman Wujudkan Masyarakat Tertib Administrasi

Pasaman, – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pasaman terus bersinergi dalam mewujudkan masyarakat yang tertib administrasi.

Terbukti, layanan di Dukcapil Pasaman sudah sangat sederhana dengan sistem antrian  dan proses yang cepat. Setiap masyarakat yang mengurus administrasi kependudukan akan dilayani dengan baik oleh petugas yang santun.

Tak hanya itu saja, Dukcapil Pasaman telah melakukan pengembangan layanan dengan sistem online yang juga program Kementrian Dalam Negeri.

Mewujudkan pengembangan layanan sistem online tersebut, Dukcapil Pasaman akan dibantu oleh setiap pemerintahan nagari atau kecamatan yang bersedia memberikan pelayanan secara online kepada masyarakat.

Bagi setiap daerah nagari maupun kecamatan yang bersedia melayani pengurusan administrasi penduduk secara online, maka Dukcapil Pasaman akan turun langsung memberikan pelatihan kepada petugas yang akan melayani masyarakat dengan sistem online.

Menindaklanjuti itu, Dukcapil Pasaman telah melakukan layanan online perdana di Nagari Limo Koto pada 17 Juni 2020 lalu. Kemudian hari ini Jum’at 3 Juli 2020, Dukcapil launching pelayanan kependudukan secara online untuk Kecamatan Lubuk Sikaping di kantor camat setempat.

“Layanan online yang akan dilakukan untuk untuk mempermudah masyarakat Pasaman dalam melakukan pengurusan dokumen kependudukan,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pasaman, Sukardi, didampingi Sekretaris Disdukcapil, Eko Syafrianto.

Dijelaskan Sukardi, pengurusan administrasi kependudukan secara online ini cukup mudah, dengan cara mengunjungi website https://disdukcapil.pasamankab.go.id.

Kemudian website, akan diarahkan mengisi persyaratan dokumen yang diurus. Setelah lengkap, kemudian di foto dan dikirim ke nomor whatsapp call center Disdukcapil Pasaman dengan nomor 08116611308.

Selanjutnya akan dipandu oleh petugas untuk semua urusan administrasi kependudukan, terkecuali pengurusan KTP, karena harus ada foto dan sidik jari.

Setelah nanti semua data sudah lengkap, satu hari dikirim ke email yang bersangkutan. Lalu   tinggal di-print saja dengan kertas HVS ukuran A4 80 gram.

Disampaikan Sekretaris Disdukcapil, Eko Syafrianto, setiap dokumen layanan online tidak bisa dipalsukan karena berbentuk digital yang dikirim sudah menggunakan tandatangan yang disertifikasi Badan Sertifikasi Elektronik.

Diingatkan Eko, Dukcapil Pasaman akan siap memberikan pelatihan kepada petugas pemerintahan nagari atau kecamatan, bagi yang akan melakukan layanan online terhadap masyarakat.

“Program ini cukup baik. Kita berharap pemerintah nagari, minimalnya setiap kecamatan bersedia memberikan layanan pengurusan administrasi penduduk secara online. Harapan kita, nanti tidak ada lagi masyarakat yang tidak mempunyai administrasi kependudukan”, tambah Eko.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 445 kali

loading...
Baca Lainnya

Warga Pasaman Mengadu ke Polda Sumbar

Bertahun – tahun laporan pengaduan belum ada kepastian hukum, seorang warga Pasaman mengadu ke Polda...

Kantor Polda Sumbar

10 Agustus 2020, 19:10 WIB

Mengaku Sakit Hati Abdullah Bakar Tower Telkomsel

Gayo Lues-Mengaku sakit hati akibat gajinya diturunkan dari 900 ribu rupiah menjadi 300 ribu rupih,...

10 Agustus 2020, 18:48 WIB

Pakai Daster, Tersangka Cabuli Korban Dibawah Jembatan

Gayo Lues-Dengan modus menyamar sebagai perempuan seorang laki-laki berinisial SK yang beralamat sementara di Dusun...

10 Agustus 2020, 18:44 WIB

PKN Pertanyakan Obat-Obatan yang Diduga Belum Disalurkan Dinkes Sejak Januari 2020 ke Sejumlah Puskesmas

Gayo Lues-Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Gayo Lues mempertanyakan pengadaan obat-obatan yang hingga kini belum...

8 Agustus 2020, 15:33 WIB

Publik Menunggu Titik Terang Dugaan Korupsi Program Seribu Hafiz

Gayo Lues- Mencuatnya dugaan kasus korupsi uang makan minum di Dinas Syariat Islam, Kabupaten Gayo...

8 Agustus 2020, 10:09 WIB

Orang Tua Murid SDI Laensukaer Mengeluhkan Pulsa Data Dan Sinyal Lemot

Malaka – Orang tua murid SDI Laensuker Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka NTT, merasa sangat rugi...

7 Agustus 2020, 21:33 WIB

loading...