SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Baru di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

- Tim

Jumat, 10 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. Komitmen tersebut dilakukan dengan menerapkan teknik reklamasi sistem baru di lahan pascatambang pabrik Tuban, Jawa Timur. Teknik reklamasi yang dipakai adalah sistem alur.

Sistem tersebut lebih ramah lingkungan dan efisien dibandingkan reklamasi yang dilakukan pada umumnya. Teknik sistem alur dilakukan dengan membuat lubang berbentuk alur memanjang
seperti parit dengan dimensi tertentu sebagai media tanam.

General Manager of Mining & Raw Material SIG, Musiran, Jumat, (10/7) menjelaskan bahwa metode reklamasi pascatambang batukapur di pabrik Tuban yang selama ini dilakukan adalah menutup seluruh permukaan dengan top soil, metode ini membutuhkan top soil yang banyak sehingga kurang efisien. Teknik sistem alur ini sangat cocok diterapkan, selain efisien juga karena keterbatasan cadangan top soil di area tambang batu kapur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Jika menggunakan metode biasa, reklamasi dengan penanaman bibit pohon pada area 1 hektar membutuhkan top soil mencapai 3.000 m3, namun dengan teknik alur ini kebutuhan top soil hanya 800 m3 saja. Sistem ini dapat menghemat top soil sebesar 70% dibanding metode konvensional tanpa mengurangi tingkat keberhasilan reklamasi,” ujar Musiran.

“Penerapan sistem alur juga dapat menekan biaya hingga mencapai 63% dengan tingkat
keberhasilan reklamasi sebesar lebih dari 85%. Teknik reklamasi sistem alur ini merupakan inovasi baru dari SIG dan pertama di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Musiran mengungkapkan bahwa lahan pascatambang batu kapur yang telah direklamasi kini menjadi sarana edukasi, wisata dan hutan yang hijau. Sedangkan lahan pascatambang tanah liat dijadikan embung penampung air yang difungsikan oleh masyarakat untuk budidaya ikan dan pengairan lahan pertanian, sehingga mereka dapat bercocok tanam meskipun pada musim kemarau.

Hingga saat ini SIG telah mereklamasi lahan pascatambang seluas 271,50 hektar dengan tanaman pohon Jati, Johar, Mahoni, Sengon, Flamboyan, Trembesi dan Kesambi. Jumlah pohon yang ditanam mencapai 419.091 batang. (Rilis/jat)

Berita Terkait

KBPPAL Jatim Menghadiri Halal Bihalal SP3KM Surabaya
Bambang Haryo Beri Sinyal Bakal Maju Pilkada Sidoarjo 2024, Jika….
Penyelamat Nyawa Publik, Penjaga Rel Tak Berpalang Pintu Diganjar Bonus Bambang Haryo
SBM Pertamina Harus Tegas, SPBU 54.631.09 Caruban Diduga Bebas Melayani Pengangsu Pertalite
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemdes Kepel Madiun Rehabilitas Gedung Polindes.
Cegah Abrasi Pantai, Desa Boncong Bancar Tuban Bangun Tanggul Laut
Minta Operasional Perahu Tambangan di Evaluasi, Bambang Haryo : Harus Ada Regulasi
Tinjau Pasar Wadung Asri, Bambang Haryo Cek Harga Komoditas dan Infrastruktur

Berita Terkait

Minggu, 12 Mei 2024 - 23:08 WIB

KBPPAL Jatim Menghadiri Halal Bihalal SP3KM Surabaya

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:37 WIB

Bambang Haryo Beri Sinyal Bakal Maju Pilkada Sidoarjo 2024, Jika….

Minggu, 5 Mei 2024 - 04:06 WIB

Penyelamat Nyawa Publik, Penjaga Rel Tak Berpalang Pintu Diganjar Bonus Bambang Haryo

Minggu, 28 April 2024 - 05:10 WIB

SBM Pertamina Harus Tegas, SPBU 54.631.09 Caruban Diduga Bebas Melayani Pengangsu Pertalite

Jumat, 26 April 2024 - 11:10 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemdes Kepel Madiun Rehabilitas Gedung Polindes.

Kamis, 25 April 2024 - 14:40 WIB

Cegah Abrasi Pantai, Desa Boncong Bancar Tuban Bangun Tanggul Laut

Rabu, 24 April 2024 - 16:15 WIB

Minta Operasional Perahu Tambangan di Evaluasi, Bambang Haryo : Harus Ada Regulasi

Rabu, 24 April 2024 - 07:32 WIB

Tinjau Pasar Wadung Asri, Bambang Haryo Cek Harga Komoditas dan Infrastruktur

Berita Terbaru

Regional

Kabag Ren Polres Nisel Dan Kapolsek Sertijab

Senin, 20 Mei 2024 - 13:53 WIB

Regional

Firman Giawa Hadiri Perayaan HUT BKPN Ke – 30 Tahun

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:26 WIB