Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:10 WIB

Kantor Bupati Pasaman

Kantor Bupati Pasaman

Perda Pasaman: Setiap Orang Dilarang Minum Tuak, Ada Sanksi Pidana

Pasaman, – Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pasaman No. 2 Tahun 2009 mengatur tentang Larangan Minuman Beralkohol, ditetapkan oleh Bupati Pasaman Yusuf Lubis pada 7 Mei 2009 lalu.

Perda tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat, mencegah produksi, peredaran dan penggunaan, serta mengupayakan Pasaman bebas dari minuman beralkohol.

Baca juga: Wakapolda Sumbar Sambut Kunjungan Menteri Dalam Negeri

Divisi Humas Polri Gelar Diskusi Sengketa Informasi

Pasal 3, pencegahan dan penindakan terhadap produksi, peredaran dan penggunaan minuman beralkohol bertujuan untuk, melindungi masyarakat dari akibat minuman beralkohol, mengupayakan peran serta masyarakat dalam mencegah
produksi, peredaran dan penggunaan minuman beralkohol, dan
mengupayakan wilayah Kabupaten Pasaman bebas dari jalur lalu lintas minuman beralkohol.

Kemudian untuk larangan diatur dalam pasal 4, setiap orang dilarang memproduksi, mengoplos, mengedarkan, memperdagangkan, menawarkan, menimbun, menyimpan, menjamu, membawa dan/atau mengkonsumsi minuman beralkohol.

Larangan dimaksud berlaku untuk di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman, semua warga masyarakat Kabupaten Pasaman, semua warga masyarakat daerah lain dan/atau orang asing yang berada dalam wilayah Kabupaten Pasaman.

Pengecualian larangan itu diatur dalam pasal 5 ayat (1), minuman jamu dan/atau obat yang mengandung alkohol yang semata-mata hanya untuk penyembuhan suatu penyakit, kepentingan ilmu pengetahuan, dan upacara agama tertentu.

Pengecualian untuk upacara agama bagi wisatawan asing/wancanegara yang datang ke Kabupaten Pasaman membawa minuman minuman beralkohol untuk dikonsumsi sendiri ditempat tertutup, dan bagi setiap orang yang melintasi Pasaman membawa minuman beralkohol dengan menggunakan kenderaan dan jenis angkutan lainnya dilengkapi dengan perizinan.

Dalam Perda ini juga diatur ketentuan pidana terhadap orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol pada pasal 16, setiap orang tanpa hak membawa, menawarkan dan/atau mengkonsumsi minuman beralkohol diancam dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau pidana denda paling
banyak Rp4 juta.

Sebelumnya diketahui telah viral pemberitaan adanya pengakuan dari oknum kepala dinas Pemkab Pasaman yang suka minum tuak. Kepala Inspektorat Pemkab Pasaman Ikhsan mengatakan perilaku oknum kepala dinas itu tidak sesuai dengan kode etik ASN.

Baca juga: Atos Pratama Perintahkan Sekda Bersihkan Oknum Kadis Suka Tuak

Geram, Ketua Dai Daiyah BKMT Sumbar: Minum Tuak Perbuatan Setan

Sementara Bupati Pasaman Yusuf Lubis belum memberikan keputusan ada atau tidaknya sanksi yang akan diberikan kepada oknum kepala dinas tersebut, ia masih menunggu hasil pemeriksaan dari inspektorat.

Menyikapi itu, Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar Ahmad Husein kembali angkat bicara. Menurutnya, sesuai dengan Perda yang ditetapkan, mestinya Bupati Pasaman segara memberikan sanksi tegas.

“Kita sebagai masyarakat Pasaman berharap kepada bapak Bupati Pasaman untuk segera membuat kebijakan tegas, sebab dilihat dari perda itu sendiri, setiap orang dilarang konsumsi minuman beralkohol, dan tuak termasuk minuman mengandung¬† alkohol,” ungkap Husein.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 171 kali

loading...
Baca Lainnya

Kondisi Jalan Putus, Ipamatra minta Pemda Galus Perhatikan Akses Jalan Padang-Terangun

Gayo Lues- Meski sudah berulang kali menyampaikan keluhan jalan lintas Padang-Terangun tersebut kepada Pemda Kabupaten...

22 Januari 2021, 22:44 WIB

Polres Galus Ungkap Tiga Kasus Norkotika di Tempat Berbeda

Gayo lues- Deliknews- Polres Gayo Lues berhasil mengungkap tiga kasus narkotika jenis ganja dan sabu...

22 Januari 2021, 21:58 WIB

Pendisiplinan dan Penegakkan Hukum Prokes, Polsek Balaraja Operasi Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten bersama unsur Muspika Kecamatan Balaraja yakni...

22 Januari 2021, 21:49 WIB

Intensitas Hujan Mulai Meningkat, BPBD Bartim imbau Masyarakat Waspadai Banjir

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Timur, Ir....

22 Januari 2021, 16:07 WIB

Semrawut, Sukarda Hampir Mati, Anggaran Perawatan Kabel PLN Dipertanyakan

Denpasar – Warga bernama I Gede Sukarda (46) beruntung selamat dengan luka bakar dipunggung setelah...

Foto: korban terkapar setelah tersengat listrik.

22 Januari 2021, 15:55 WIB

KPUD Malaka Membuka Kotak Suara Untuk Mengambil Dokumen Pembuktian ke MK

Malaka, NTT, deliknews – Pembukaan 395 kota disaksikan oleh pihak Kepolisian dan Bawaslu secara terbuka...

22 Januari 2021, 15:18 WIB

loading...