Minggu, 30 Agustus 2020 - 12:51 WIB

Ribuan Hektar HP Diduga Digarap Tanpa Izin, Aliansi Indonesia Mendesak Dinas Kehutanan Bertindak Tegas

Muba – DPD Badan Penelitian Aset Daerah Aliansi Indonesia Sumatera Selatan mendesak Dinas Kehutanan dapat menindak tegas pelaku pembukaan ribuan hektar lahan Hutan Produksi (HP) di kawasan Desa Muara Merang, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin.

Pasalnya meski pihak Aliansi Indonesia sudah dua kali melayangkan surat pengaduan kepada pihak KPH Lalan Mendis, namun pihak KPH Lalan Mendis terkesan menutup mata. Hal ini diduga terjadi kongkalingkong antara pihak KPH Lalan Mendis dengan pihak pengarap Hutan tersebut.

“Ya, kami sudah dua kali melayangkan surat pengaduan kepada pihak KPH Lalan Mendis. Namun sangat kami sayangkan surat tersebut terkesan diabaikan. Karena itu kami akan mendesak Dinas Kehutanan agar turun langsung mengatasi masalah ini,” tegas ketua DPD Badan Penelitian Aset Daerah Aliansi Indonesia Sumatera Selatan, Syamsuddin Djoesman.

Dijelaskan Syamsuddin, berdasarkan investigasi pihaknya dilapangan saat ini kawasan hutan liar di desa Muara Merang, kini berubah fungsi menjadi areal perkebunan ubi. Dua unit alat berat jenis buldozer di lokasi dan puluhan pekerja terlihat membabat habis tanam tumbuh di atas lahan hutan HP yang notabese merupakan milik kementerian kehutanan tersebut.

Ironisnya, meski diduga tidak memiliki izin resmi pengelolaan hutan HP, namun aktivitas pengusuran lahan dan penaman ubi racun di lokasi tersebut dapat berjalan mulus, tanpa ada halangan sama sekali, baik oleh aparat pemerintah setempat, maupun dari pihak Dinas Kehutanan.

“Berdasarkan temuan Kami itu patut diduga kegiatan itu tidak memiliki izin sesuai UU No 41 Tahun 1999 tentang kehutanan pasal 78 ayat 6 Undang undang Kehutanan dan IPPKH. Karena itu kami telah dua kali melayangkan laporkan kepada pihak yang berwenang dalam hal ini kepada pihak KPH Lalan. Namun sangat disayangkan laporan kami melalui surat diabaikan. Karena itu kami minta kepada Kementrian Kehutanan, Dinas Kehutanan Propinsi, Ditjen GAKKUM KLHK, Polri dan TNI untuk menindak lanjuti permasalah tersebut,” katanya.

Kepala UPTD Wilayah II KPH Lalan Mendis kec. Bayung Lincir, Kabupaten Muba saat di konfirmasi di kantornya, Rabu 26/8/2020. ” Pimpinan lagi tidak ada di tempat” ujar salah satu stafnya.(Hadi)

Artikel ini telah dibaca 231 kali

loading...
Baca Lainnya

KNPI Banyuasin Ajak KWT Dan PPP Mengembangkan Tanaman Hortikultura

Banyuasin – DPD KNPI Banyuasin menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) dan kelompok Pemuda Pecinta Pertanian...

22 November 2020, 00:12 WIB

AKP Betty Purwanti Resmi Jabat Kasatlantas Polres Muba

Muba – AKP Betty Purwanti, Sik resmi menjabat Kasatlantas Polres Musi Banyuasin menggantikan AKP Candra...

16 November 2020, 18:01 WIB

LPPNU Sumsel Bersama Koperasi Agro Bintang 9 Nahdatul Ulama Bakal Rakor di Muba

Muba – Bupati Musi Banyuasin Dr.H.Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin...

13 November 2020, 08:25 WIB

Diduga Asal Jadi, Belum 1 Bulan Pekerjaan Parit Udits Sudah Ambrol

Banyuasin – pekerjaan pembangunan parit Udits yang berlokasi di jalan Palembang – Betung KM 17,...

10 November 2020, 20:57 WIB

Bandar Narkoba Tewas Dilumpuhkan dengan Timah Panas Satnarkoba Polres Muba

Muba – Petualangan bandar narkoba, Andi (35), warga Dusun III, Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan...

9 November 2020, 21:50 WIB

Bupati Muba Sampaikan Empat Raperda Inisiatif Pemkab Muba Tahun 2020

Muba -.Bupati Musi Banyuasin Dr. H. Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan Empat Rancangan Peraturan Daerah...

9 November 2020, 21:22 WIB

loading...