Pj Kepala Desa Maktihan Diduga Belum Membelanjakan APD Covid-19

  • Whatsapp

Malaka – persoalan belanja APD yang dilakukan Pj Kepala Desa Maktihan yang sudah di periksa Dinas Inspektorat Malaka di pertanyakan keberadaannya barang APD Covid-19 oleh perangkat desa.

Dana puluhan juta untuk membeli pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), baju pelindung, pelindung muka, sepatu Boots, Kaca, 10 pasang, dengan harga Rp. 800.000/ Unit, tanki semprot (sparyer) 10 buah  harga Rp. 850.000/ buah diduga tidak dibelanjakan sama sekali.

Dugaan Pj Kepala desa Maktihan melenyapkan dana pengadaan APD Covid-19 bisa dihimpun dari 3 aparat desa yakni Petrus, dan Yohanes, dan satu tidak mau menyebutkan nama di kantor desa, Senin, 31/8/2020 mengatakan baju pelindung dan tanki semprot tidak dibelikan oleh Pj Kepala Desa Maktihan jika dibeli sudah jelas kami akan melihat secara fisik barangnya di kantor desa ujar salah satu dari aparat desa.

Salah satu dari aparat desa Maktihan, Yohanes mengatakan sudah lama Pj Kepala Desa sudah tidak ke kantor desa lagi. Pj Kepala desa Makatihan tidak masuk kekantor desa semenjak setelah pencairan dana desa tahap terakhir.

Pada tempat berbeda, bendahara desa Maktihan Sprimus Tae. S. Pd, Senin 31/8/2020 di rumahnya mengatakan saya selaku Bendahara di desa Maktihan hanya sebagai lambang saja. Kenapa saya mengatakan bendahara desa Maktihan itu sebagai lambang ? Karena saya selaku bendahara difungsikan saat untuk penandatangan pencairan uang di Bank, selanjutnya uang dibawa Pj Maktihan.

“Saya sudah pernah diperiksa oleh Dinas Inpektorat Kabupaten Malaka dan sudah membuat surat pernyataan bahwa keuangan desa Maktihan semuanya diambil oleh Pj Kepala desa Maktihan, termasuk pembelanjaannya” ujar Siprimus Tae. S. Pd.

Pj Kepala desa Maktihan dihubungi via ponselnya oleh wartawan deliknews, Senin 31/8/2020 no ponsel nya sudah tidak aktif lagi lalu wartawan deliknews berusaha mendatangi rumahnya Pj. Kepala Desa Maktihan namun Pj Kepala desa tidak ada dirumahnya. (Dami Atok)

Pos terkait

loading...