Senin, 31 Agustus 2020 - 14:39 WIB

Polres Galus Amankan Pelaku Kejahatan Terhadap Anak

Gayo Lues-Kepolisian Resor Gayo Lues berhasil mengamankan dan mengungkap kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak. Pelaku merupakan Sataruddin (50) warga Dusun Resam Baru, Desa Lesten, Kecamatan Pining, Gayo Lues, Aceh. Pelaku merupakan oknum PNS dan menjabat Sekdes Lesten.

Kapolres Gayo Lues, AKBP, Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K., M.H., pada Konferensi Pers yang digelar di Mapolres Gayo Lues, Senin (31/08/2020) menjelaskan, pada hari Sabtu bulan Juni 2019, tersangka memanggil korban yang saat itu sedang bermain. Selanjutnya korban menghampiri pelaku, dan menanyakan maksud pelaku memanggil dirinya. Dengan alasan ada yang perlu tersangka berjalan menuju semak-semak sebelum jembatan menuju rumah korban.

“Kemudian, pelaku meminta korban berbaring lalau mengangkat kain sarung yang digunakan korban serta menurunkan celana dalamnya kemudian menurunkan celana korban sebatas paha. Kemudian pelaku menggesek-gesekkan kemaluannya pada kemaluan korban. Sekitar satu menit kemudian korban mengeluarkan kemaluannya dari kemaluan korban, sambil menaikkan celananya serta menyuruh korban pulang,” jelas Kapolres Gayo Lues.

Sebelum korban pergi, pelaku mengatakan kepada korban jika ditanya ibunya katakan saja baru buang air besar di sungai.

Kemudian besoknya, pelaku kembali mengajak korban ke semak-semak dekat jembatan. Pada saat itu, korban akan pergi kerumah saudara berinisial Z yang merupakan teman korban. Kemudian korban dipanggil dengan mengajak nonton kerumah pelaku yang saat itu tidak ada siapa-siapa selain dirinya.

Pelaku kemudian menyuruh korban mengambil bantal yang kemudian korban pergi ke kamar pelaku. Pelaku kemudian mengikuti korban dan meminta korban naik ke tempat tidur. Tersangka menyuruh korban berbaring dan telentang serta menurunkan celana korban, pada saat itu kamar pelaku dalam keadaan gelap. Setelah itu pelaku menopang badannya dan mengarahkan kemaluannya kedalam kemaluannya korban serta memggesek-gesekkannya. Korban merasa kesakitan dan keras. “Setelah itu pelaku mengeluarkan kemaluannya dan menaikkan celana korban serta menyuruh korban pergi,” jelas Kapolres.

Atas perbuatannya pelaku diancam dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun.(Ali Sadikin)

 

Artikel ini telah dibaca 187 kali

loading...
Baca Lainnya

Gelorakan Pesantren Tangguh, Polresta Tangerang Gelar Saba Pesantren

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan Saba Pesantren. Selasa (26/1/202), dipimpin Wakapolresta...

27 Januari 2021, 19:36 WIB

Laksanakan Suling, Wakapolresta Tangerang Ingatkan Pentingnya Disiplin Prokes

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid...

27 Januari 2021, 19:24 WIB

Hendry Melki Simu Angkat Persoalan PJ Desa, Dinas BPMD Lambat Melaksanakan Pilkades di Malaka

Malaka, NTT, deliknews – Ketua Komisi I DPRD, Hendry Melki Simu asal partai Golkar mempersolankan...

27 Januari 2021, 18:33 WIB

Warga Pinang Tunggal Inginkan Uang Plasma Dari Perusahaan Dibagikan Per KK

Barito Timur, Kalteng, deliknews –  Upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak Polres Barito Timur (Bartim)...

27 Januari 2021, 14:46 WIB

Komisi III DPRD Malaka Rapat Bersama PUPR Membahas Kebersihan Kota Betun

Malaka, NTT, deliknews – Rapat Komisi III DPRD Kabupaten Malaka dengan OPD PUPR sebagai Mitra...

27 Januari 2021, 14:26 WIB

DPRD Bartim Gelar RDPU Plasma Kebun Sawit Koperasi dan PT. BKI

Barito Timur, Kalteng, Deliknews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRR) Kabupaten Barito Timur menggelar Rapat...

27 Januari 2021, 10:34 WIB

loading...