Selasa, 1 September 2020 - 22:17 WIB

Kunjungan Pengurus PD KBPPAL NTT ke Mako Lantamal VII Kupang

Kupang – Kunjungan para Pengurus Daerah KBPPAL ( Keluarga Besar Putra Putri Angkatan Laut) NTT ke Mako Lantamal VII Kupang di terima oleh Aspotmar di ruang kerjanya, Selasa 1/9/2020.

Eksistensi Pengurus Daerah KBPPAL NTT baru pada tahap konsolidasi pengurus, namun sudah disertai langkah-langkah nyata untuk memperkenalkan organisasi ini kepada masyarakat, khususnya Lantamal VII Kupang.

Rombongan yang dipimpin Ketua PD KBPPAL NTT, Dr. Ir. Semuel Littik, M.Sc.,M.M., didampingi Wakil Ketua Desy Pello, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Juliezer E. Tuela, dan Bendahara Elsye Medi, melakukan kunjungan untuk perkenalan ke Lantamal VII Kupang.

Rombongan dari KBPPAL diterima oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Lantamal VII Kupang Kol. (Laut) Yuyus Wahyudin di ruang kerja beliau.

Ketua PD KBPPAL NTT, Dr. Ir. Semuel Littik, M.Sc.,M.M mengatakan kedatangannya ke Mako Lantamal VII Selain menjelaskan kronologis dan niat pembentukan KBPPAL, juga memaparkan potensi yang dimiliki oleh para pengurus, seperti akademisi perikanan, pegiat LSM internasional, guru olahraga, pelatih olahraga, bidan, staf Dinas Perikanan dan Kelautan NTT dan pebisnis.

“Dari estimasi Sekretaris, potensi anggota KBPPAL NTT sekitar 150-200 orang. Selain itu, Sekretaris juga menggambarkan situasi ormas-ormas anak tentara yang ada di NTT, juga upaya mencari figur-figur kepemimpinan KBPPAL di tingkat Nasional” ujar Dr. Ir. Semuel Littik, M.Sc.,M.M

Lanjutnya, dari pemaparan yang disampaikan Kolonel Laut (P) Yuyus Wahyudi kepada kami antara lain program yang sedang dilaksanakan sekarang ini antara lain budidaya ikan kerapu dalam karamba laut, pembinaan para bakal calon prajurit dan taruna TNI AL, Pramuka Saka Bahari.

Pembinaan masyarakat nelayan, dan berbagai rencana ke depan yang berdampak pada pembangunan pesisir. Aspotmar meminta pengurus PD KBPPAL NTT secara resmi menyampaikan surat ke Danlantamal untuk audiensi secara kelembagaan, pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Bendahara, Elsye Medi menyampaikan potensi kerjasama dengan perusahaan produk daun kelor yang sudah berkiprah di NTT. Anggota KBPPAL NTT telah terlibat dalam sistem bisnis UKM tersebut sehingga dapat dijadikan program bersama dengan Lantamal VII guna meningkatkan income keluarga AL di Kupang.

Setelah saling bertukar ide dan pandangan, rombongan KBPPAL NTT menyerahkan sebuah produk daun kelor yang dapat dijadikan cinderamata ciri khas Lantamal VII Kupang. (Rilis/jat)

Artikel ini telah dibaca 199 kali

loading...
Baca Lainnya

Bawaslu Pasaman Akan Bubarkan Kampanye Jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Pasaman, – Bawaslu Kabupaten Pasaman akan membubarkan kampanye pasangan calon gubernur/wakil gubernur dan calon bupati/wakil...

 Bawaslu Pasaman rapat koordinasi dengan Forkopimda dan stakeholder, di Lubuk Sikaping, Rabu (30/9/20).

30 September 2020, 13:10 WIB

Bawaslu Pasaman Akan Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Pasaman, – Bawaslu Kabupaten Pasaman bersama tim atau unsur terkait akan menertibkan Alat Peraga Kampanye...

 Ketua Bawaslu Pasaman Rini Juita (jilbab merah) saat rapat koordinasi dengan Forkopimda dan stakeholder, di Lubuk Sikaping, Rabu (30/9/20).

30 September 2020, 12:02 WIB

Mahasiswa PSDKU unsiyah Kampus Blangnangka Orasi Damai Ke DPRK Gayo Lues.

Sebanyak 20 Orang Perwakilan  Mahasiswa PSDKU Universitas Siyah Kuala Kampus Belang Nangka Kabupaten Gayo Lues...

30 September 2020, 02:10 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin Operasi Yustisi, 72 Pelanggar Disanksi Masuk Ambulan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memimpin Operasi Yustisi bersama Pemkab...

29 September 2020, 23:21 WIB

Kapolresta Tangerang Bina Komunitas Jadi Pelopor Pelaksanaan Protokol Kesehatan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kembali melaksanakan pembinaan komunitas untuk...

29 September 2020, 23:14 WIB

Beli Sabu Pakai Uang Pensiunan Orang Tua, Residivis Dibekuk Polresta Tangerang

TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang pria berinisial BA lantaran...

29 September 2020, 23:04 WIB

loading...