Selain Lamban, Proyek Pelebaran Jalan Palembang – Betung Banyak Menimbulkan Masalah

- Tim

Selasa, 1 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin – Selain lamban, pekerjaan pelebaran jalan Palembang – Betung di Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang selama ini banyak dikeluhkan warga, juga ternyata banyak menimbulkan masalah, terutama bagi pengguna jalan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dilapangan menyebutkan, proyek pelebaran jalan tersebut sudah berlangsung lebih dari enam bulan. Ironisnya, dalam teknis pelaksanaan galian untuk saluran drainase dan box covert pihak pelaksana tidak memasang rambu – rambu peringatan bagi pengguna jalan. Akibatnya, banyak terjadi kecelakaan yang menguat sejumlah kendaraan yang lalu lalang banyak yang terperosok.

“Sepanjang pengetahuan kami sudah ada ratusan kendaraan pribadi yang terperosok di kawasan simpang tanah mas. Entah bangunan box covert yang patah atau apalah namanya, yang jelas sudah banyak kendaraan yang terperosok di simpang tersebut,” kata Andi Lalah salah seorang warga setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Andi Lalah, meski sudah banyak kendaraan yang terperosok, anehnya dari pihak kontraktor pelaksana maupun pihak yang terkait lainnya tidak ada upaya untuk melakukan langkah antisipasi, agar permasalahan serupa tidak terjadi lagi.

“Kami bingung mengapa pihak pelaksana tidak ada tindakan sama sekali, padahal sudah banyak kendaraan yang terperosok. Karena itu kami berharap pihak pihak yang terkait dapat segera memasang rambu rambu berbahaya di lokasi tersebut, supaya tidak ada lagi korban kecelakaan,” harapnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan warga dan pemilik toko disepanjang jalan tersebut. Selain menganggu arus lalu lintas, kondisi kemarau seperti ini membuat kawasan tersebut menjadi berdebu. konsumen yang akan berbelanja di sejumlah toko yang ada di sepanjang jalan itu menjadi berkurang.

“Kami binggung, kenapa proyek ini sangat lamban sekali pengerjaannya. Kami benar benar rugi dengan kondisi ini. Karena itu kami berharap pekerjaan dapat segera dipercepat, sehingga aktivitas perdagangan kami dapat normal kembali,” harap salah seorang pemilik ruko yang dibincangi wartawan.

Ketua DPD Badan Penelitian Aset Negara Aliansi Indomesia Propinsi Sumatera Selatan Syamsudin Djoesman saat dimintai komentarnya mengatakan, pihaknya sudah banyak sekali mendapat laporan dan keluhan dari berbagai kalangan masyarakat. Karenanya, pihaknya akan segera membentuk tim untuk melakukan investigasi dilapangan terkait proyek pelebaran jalan Palembang – Betung tersebut.

“Ya, dalam waktu dekat ini kita akan turun untuk melakukan investigasi. Jika nantinya kita menemukan adanya kejanggalan dalam pembangunan itu, maka kita akan menindaklanjutinya Sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu pihak Kontraktor pelaksana PT. WASCO saat dimintai komentarnya melalui bagian Humas, Reza mengatakan, lambannya pelaksanaan pelebaran jalan tersebut terjadi karena beberapa faktor. Diantaranya, masih banyak tiang listrik milik PLN yang belum dipindahkan, banyaknya kabel milik Telkomsel dan pipa PDAM dan pipa milik Pertamina yang belum dipindahkan.

“Inilah yang terjadi dilapangan, karena itu kita tidak bisa sembarangan, karena di lokasi banyak fasilitas milik BUMN. Sedangkan untuk keluhan banyaknya kendaraan yang terperosok di simpang tanah mas, itu karena banyak kendaraan yang over kapasitas. Karena itu kita akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pihak kepolisian, dishub dan pihak kecamatan,” ujar Reza. (Hadi)

Berita Terkait

Di Hina Ibu RT, Istri Wartawan TV Nasional Lapor Polisi
Menggunakan Motor, Kapolda Sumsel Turun Langsung ke Lapangan Urai Kemacetan di Banyuasin
Dirlantas Polda Sumsel Minta Masyarakat Jadikan Momen mudik Lebaran Untuk Taat Berlalu Lintas
Aksi Heroik Petugas Pos Pelayanan Operasi Ketupat Musi 2024 di Muratara, Kejar dan Ringkus Pelaku Curat
Mudahkan Pemudik, Satlantas Polres Banyuasin Pandu dengan Barcode Jalan Alternatif
Kapolda Sumsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Musi 2024
Kapolda Sumsel Monitoring Jalur Mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri 2024
Kapolda Sumsel monitoring Jalur mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 01:04 WIB

Di Hina Ibu RT, Istri Wartawan TV Nasional Lapor Polisi

Minggu, 7 April 2024 - 17:05 WIB

Menggunakan Motor, Kapolda Sumsel Turun Langsung ke Lapangan Urai Kemacetan di Banyuasin

Minggu, 7 April 2024 - 13:48 WIB

Dirlantas Polda Sumsel Minta Masyarakat Jadikan Momen mudik Lebaran Untuk Taat Berlalu Lintas

Jumat, 5 April 2024 - 22:30 WIB

Aksi Heroik Petugas Pos Pelayanan Operasi Ketupat Musi 2024 di Muratara, Kejar dan Ringkus Pelaku Curat

Kamis, 4 April 2024 - 16:38 WIB

Mudahkan Pemudik, Satlantas Polres Banyuasin Pandu dengan Barcode Jalan Alternatif

Kamis, 4 April 2024 - 08:50 WIB

Kapolda Sumsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Ketupat Musi 2024

Rabu, 3 April 2024 - 16:28 WIB

Kapolda Sumsel Monitoring Jalur Mudik dan Balik Lebaran Idul Fitri 2024

Selasa, 2 April 2024 - 19:44 WIB

Kapolda Sumsel monitoring Jalur mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah

Berita Terbaru

Nasional

Posko THR Tutup H+7 Lebaran

Selasa, 16 Apr 2024 - 18:35 WIB

Regional

INI OKNUM Konflik IPK dan PKN di Pancurbatu

Minggu, 14 Apr 2024 - 21:29 WIB

Sumatera Selatan

Di Hina Ibu RT, Istri Wartawan TV Nasional Lapor Polisi

Minggu, 14 Apr 2024 - 01:04 WIB

Regional

SAT SAMAPTA POLRES NISEL PATROLI DI TEMPAT WISATA

Sabtu, 13 Apr 2024 - 11:40 WIB