Sabtu, 12 September 2020 - 18:21 WIB

Beri Tenggat Waktu Satu Bulan, Jika Tidak Selesai APSA Ancam Gelar Aksi Demontrasi di Aceh

Gayo Lues-Aliansi Pemuda Se-Aceh (APSA) yang tergabung dari Elemen Pemuda Seluruh Aceh mendesak agar DPRA dan Pemerintah Aceh segera menyelesaikan konflik kedua lembaga tersebut karena dapat menghambat berbagai pembangunan yang ada di Aceh.

Kami sangat menyayangkan konflik kedua lembaga tersebut yang sudah berlarut tanpa ada titik temu. DPRA seolah-olah sudah menutup mata terhadap jalan musyawarah mufakat dalam menjalankan fungsinya dan bahkan tindakan DPRA terkait pengambilan kebijakan pembatalan Multiyears menghambat pembangunan Aceh secara menyeluruh dan merugikan rakyat Aceh” Ucap Alfaraby Selaku Koordinator APSA, Sabtu (12/09/2020).

Dirinya juga mengharapkan Plt Gubernur Aceh agar dapat menempuh jalur yang sama, mengingat Konflik Legislatif dan Eksekutif sudah berlarut sejak masa Pemerintahan Zaini – Mualem dan berlanjut sampai sekarang.

“Kami meminta Bapak Plt dapat mengakomodasi segala kepentingan DPRA, jika itu berpihak bagi seluruh Rakyat Aceh. Tidak ada gunanya jika didalam parlemen terjadi ketidakharmonisan karena dapat menghambat tugas-tugas DPRA untuk mewakili suara konstituennya (Rakyat). DPRA memang harus kritis dalam mengawasi pemerintah namun juga harus realistis dalam mengambil kebijakan,” katanya.

Mereka juga menyampaikan, arogansi bukan jalan keluar dalam menyelesaikan permasalahan di Aceh. Aceh masih tertinggal dalam segala bidang dengan Provinsi lain terlebih soal ekonomi.

“Mari sama-sama berbesar hati dengan mengesampingkan sentimen pribadi dan kelompok, karena jabatan Gubernur dan DPRA merupakan amanah yang dititipkan oleh rakyat bukan oleh segelintir kelompok,” ucapnya.

Dengan memahami tiga fungsi DPRA tersebut, mereka berharap hubungan dan kerjasama antara pemerintah dengan lembaga wakil rakyat dapat terjalin dengan baik, saling sinergis dan saling memahami. Karena peran dan kedudukannya setara. Masing-masing memiliki kekuatan dan daya tawar yang sama. namun jangan sampai terjadi gerombolan ego dan kemauan masing-masing.

“Dan kami dari Aliansi Pemuda Se – Aceh juga mendesak agar DPRA dan Plt Gubernur untuk segera melakukan rekonsiliasi kelembagaan demi menjaga stabilitas politik di Aceh yang berpengaruh pada pembangunan di Aceh,” katanya.

Mereka juga memberikan tenggat waktu satu bulan, jika konflik tersebut tidak selesai maka ASPA akan melakukan aksi Demonstrasi di Seluruh Aceh.(rel/Ali Sadikin)

 

 

Artikel ini telah dibaca 243 kali

Baca Lainnya

Hasil Rapat, Kades Umanen Lawalu Membagikan Pupuk Bersubsidi ke Petani Sesuai RDKK

Malaka, NTT, deliknews – Kades Umanen Lawalu mengadakan rapat membahas pupuk bersubsidi dengan warga desa...

26 Februari 2021, 13:57 WIB

Berhasil Ungkap Kasus dan Berkinerja Baik, 25 Personel Polresta Tangerang Diberi Penghargaan

TANGERANG – Sebanyak 25 personel Polresta Tangerang diberi penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus dan memiliki...

24 Februari 2021, 23:10 WIB

Dedikasi dan Loyalitas Yanmas, Polresta Tangerang Raih Penghargaan Trust Award

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten menyabet penghargaan Trust Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian...

24 Februari 2021, 23:03 WIB

Sukseskan PPKM untuk Tekan Angka Covid-19, Polresta Tangerang Lakukan Ini

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan pembagian masker dan Operasi Yustisi,...

24 Februari 2021, 22:56 WIB

Tingkatan Optimalisasi Tim Tracer, Polresta Tangerang Gelar Pelatihan 3T

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan pelatihan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) di Aula...

24 Februari 2021, 22:49 WIB

Pilkel Angantaka, Dewa Palguna; Masih Ada Sengketa Bagaimana Mau Melantik

Badung – Ahli Hukum Tata Negara dan mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Dr. I Dewa...

Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H, M.Hum. (Foto: net)

24 Februari 2021, 19:20 WIB

loading...