Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:29 WIB

29 Pelajar Diamankan, Kapolresta Tangerang Sebut Tindakan Pelajar Akan Tercatat di SKCK

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mengamankan 29 orang pelajar yang hendak ikut aksi demonstrasi ke Jakarta, Selasa (13/10/2020). Para pelajar itu diamankan saat memberhentikan mobil bak terbuka di Kawasan Tertib Lalu Lintas, Jalan Baru, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, dari 29 pelajar, 8 orang diantaranya berstatus sebagai pelajar SMP. Bahkan sebagaian diantaranya sudah tidak bersekolah lagi. Selain itu, kata Ade, tindakan para pelajar itu akan tercatat di Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Perlu diingat, adik-adik yang diamankan, kami catat di catatan kepolisian. Karena nanti apabila tercatat, itu akan terbawa terus. Kalau untuk melamar pekerjaan, meneruskan sekolah. Ada catatan khusus yang akan kami sampaikan,” terangnya.

Ade mengingatkan, para pelajar yang diamankan akan dicatat identitasnya. Nantinya, kata Ade, catatan itu akan dituangkan saat para pelajar itu nantinya hendak membuat SKCK.

Ade menambahkan, ada sedikitnya 6 orang yang berhasil melarikan diri. Ke-6 orang yang berhasil melarikan diri itu diketahui membawa batu dan kayu di dalam tas. Dikatakan Ade, saat dilakukan pemeriksaan, ke-25 orang yang berhasil diamankan mengaku tidak memiliki uang. Selain itu, kata Ade, para pelajar itu juga mengaku tidak tahu materi aksi.

“Tadi mereka tidak punya uang mau nebeng mobil muatan barang. Memberhentikan mobil di jalan nebeng ke Jakarta. Semuanya ditanya tidak tahu, mau ke mana,” papar orang nomor satu di Polresta Tangerang ini.

Ade berujar, para pelajar hendak berangkat ke Jakarta karena mendapat undangan aksi melalui media sosial. Tidak hanya itu, ujar Ade, para pelajar yang diamankan juga tidak meminta izin kepada orang tua. Ade menyesalkan tindakan para pelajar itu. Oleh karena itu, Ade pun mengajak para orang tua untuk mengawasi anak.

Dari para pelajar itu, diamankan 1 topeng Joker dan atribut sekolah. Agar peristiwa serupa tidak terulang, kata Ade, akan dilakukan patroli di media sosial. Selain itu, kepolisian juga akan menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dan unsur sekolah.

“Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sudah mengeluarkan surat imbauan untuk sekolah dan para orang tua mengenai larangan untuk para pelajar mengikuti aksi demonstrasi,“ pungkas Ade.

Artikel ini telah dibaca 137 kali

loading...
Baca Lainnya

Lima KK Warga Cane Uken Tinggal di Ruang Kelas Sekolah

Gayo Lues-Hasan Husin (50) Tahun Salah satu Warga Cane Uken yang menempati Sekolah pada minggu...

25 Oktober 2020, 22:05 WIB

Gelar Operasi Yustisi di 10 Titik, Polsek Balaraja Tegur 10 Pelanggar

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten bersama muspika Kecamatan Balaraja dan Kecamatan Sukamulya...

25 Oktober 2020, 13:17 WIB

Dua Gedung Baru SMA R.A. Kartini – Malaka Dipersoalkan Keluarga

Malaka – berawal dari persoalan tanah keluarga kini menjalar mempersoalkan bangun 2 gedung yang sementara...

24 Oktober 2020, 13:11 WIB

Lihat, Polsek Balaraja Apel Pengamanan Aksi Damai Buruh

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan apel pengamanan aksi damai buruh...

23 Oktober 2020, 23:18 WIB

Serahkan Kunci Rumah Hasil Bedah, Satlantas Polresta Tangerang Harap Begini

TANGERANG – Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang Polda Banten menyerahkan kunci rumah milik seorang warga...

23 Oktober 2020, 23:11 WIB

Pimpin Operasi Yustisi, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Disiplin dan Gotong-royong Laksanakan Ini

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memimpin pelaksanaan Operasi Yustisi di...

23 Oktober 2020, 23:00 WIB

loading...