Jumat, 16 Oktober 2020 - 21:35 WIB

Pengacara Dari Wartawan Meminta Kapolres Malaka Mengusut Sampai Tuntas Pelaku Kekerasan Terhadap 2 Wartawan

Malaka – kejadian penghadangan tim paslon SN-KT yang dihadang oleh pendukung paslon SBS-WT dijalan raya jalur Haitimuk – Betun, kecamatan Weliman kemaren sore telah dilaporkan ke Polres Malaka oleh 2 wartawan yang jadi korban tindak kekerasan, Jumat, 16/10/2020.

Kejadian tersebut saat wartawan Garda Malaka dan Suluh Desa saat mengambil gambar dokumentasi untuk pemberitaan tapi mendapat perlakuan kekerasan oleh pendukung SBS-WT menghalangi wartawan dengan cara mengambil camera/alat vidio saat kejadian.

Salah satu wartawan Garda Malaka, Bojes yang jadi korban tindak kekerasan, Bojes mengatakan saya saat itu lagi melaksanakan tugas sebagai wartawan saat itu, saya menyayangkan ada oknum yang memakai kaos AMPG dan baju jaket kuning dari partai Golkar menghalangi tugas wartawan dengan tindakan kekerasan.

“Mereka tidak takut melakukan tindak kekerasan terhadap wartawan meski di lokasi ada anggota Kepolisian. Anggota Kepolisian saat itu melerai dan memisahkan oknum pelaku pengeroyokan terhadap saya dan rekan wartawan Suluh Desa” ungkap Bojes.

Lanjutnya, kita sudah melaporkan kepihak Polres Malaka sekitar pukul 22.00 wita kemaren malam. Tadi pagi saya sudah mintai keterangan oleh anggota Reskrim Polres Malaka.

Saya bersama teman-teman wartawan se kabupaten Malaka berharap pihak Polres Malaka, untuk mengusut pelaku kekerasan sampai tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Di tempat berbeda, kuasa hukum dari 2 wartawan (Garda Malaka dan Suluh Desa), Melkianus Konterius.SH saat dihubungi via ponselnya, Jumat 16/10/2020 mengatakan sudah dilaporkan kepihak penyidik Polres Malaka, karena para oknum sudah melawan Hukum dan melawan Hak. Ada 3 orang oknum telah melakukan pengeroyokan, ketiga orang sudah dilaporkan ke Polres Malaka.

“Tadi pagi dari pihak penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban, maka semua kita serahkan pada pihak penyidik untuk mendalami penyidikan secara intensif. Selain itu, kita harap pihak kepolisian segara menangkap pelaku sehingga tidak berkeliaran” ujar Melkianus Konterius.SH. (Dami Atok)

Artikel ini telah dibaca 174 kali

loading...
Baca Lainnya

Bawaslu Kalteng Meminta Pemda Pelepasan Baliho Incumbent

Palangka Raya – memasuki tahapan kampanye, Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Tengah, meminta pemerintah daerah (Pemda)...

23 Oktober 2020, 01:09 WIB

Pilkada Kota Depok 2020, Idris- IBH Didukung Penuh oleh Ikatan Keluarga Santri Depok (IKSD)

Sejumlah dukungan terus mengalir bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok Mohammad...

9 September 2020, 22:56 WIB

Berjalan Transfaran, Peserta Apresiasi Kinerja KPU Asahan Dalam Proses Tes Wawancara PPK

Kisaran – KPU Kabupaten Asahan mulai melakukan tes wawancara kepada para calon anggota Panitia Pemilihan...

8 Februari 2020, 22:39 WIB

Bandel, Bilboard Puti Guntur Soekarno Ilegal?

Surabaya – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur diminta untuk menerunkan paksa Bilboard pasangan nomor...

deliknews.com

13 Maret 2018, 04:02 WIB

Survei Elektabilitas Unggulkan Khofifah, Begini Jawab Tim Gus Ipul-Puti

Surabaya – Survei elektabilitas yang dilakukan Litbang Kompas mengungguli pasangan Khofifah-Emil Dardak pada Pilgub Jawa...

Istimewa

12 Maret 2018, 07:37 WIB

Ini janji Pilkada Gus Ipul yang Kesekian Kalinya

Blitar – Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul berjanji...

11 Maret 2018, 13:34 WIB

loading...