Pelaku Pengeroyokan 2 wartawan, Polres Malaka Masih Taraf Penyelidikan

Malaka – kasus pelaku pengroyokan wartawan media online garda malaka dan suluh desa pada hari Sabtu lalu sudah menerima laporan dari korban. Selanjutnya korban diantar kerumah sakit untuk ambil Visum, dengan No surat laporan polisi LP/36/x/2020/polres Malaka/16 oktober 2020.

Sesuai surat laporan korban pengeroyokan dari pihak penyidik mengeluarkan undangannya untuk melakukan intrograsi terhadap korban dan termasuk saksi. Didalam intrograsi ada 3 orang saksi dan rekaman Video yang dipercaya untuk dipertanggung jawabkan secara Hukum. Bukan video yang dimuat pada dinding di FB.

Kapolres Malaka AKBP Abertus Neno. SH melalui Kasat Reskrim, Iptu. Yusuf, SH saat di wawancarai media deliknews di ruangannya, Senin 19/10/2020 terkait kasus pengeroyokan terhadap 2 wartawan media online masih dalam taraf penyelidikan, dan akan ditingkatkan ke penyidikan.

“Untuk meningkatkan penyelidikan ke penyidikan itu, masih menanti surat Visum dari RSUPP (Rumah Sakit Umum Penyangga Pembantu)

Betun. Pengeroyokan terhadap 2 wartawan media online, dari pihak penyidik sudah melakukan gelar perkara nya dan sudah ditetapkan perkara tersebut” ujar Iptu. Yusuf. SH.

Lanjutnya, menaikkan status penyidikan masih menanti surat dari pihak medis saja. Sebab hasil Visum belum dikeluarkan oleh pihak medis.

Masih menurutnya, pasal yang diterapkan Pasal 170 Ayat 1. Jo Pasal 55. Supsider Pasal 351 ayat 1 KUHP dan pasal yang tercantum pada UU Pers. Sebab tugas pers tidak dapat dihalang-halangi oleh pihak lain.

Tadi pagi ada aksi damai dari Mahasiswa Kefamanu TTU, memintah Polres Malaka menindak lanjuti kasus pengeroyokan terhadap 2 wartawan media online Garda Malaka dan Suluh desa. Aksi damai telah diberi pencerahan Kapolres Malaka untuk tindak pidana dari Polres tetap diusut sampai tuntas tidak mengenal buluh, pungkasnya. (Dami Atok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.