Rabu, 21 Oktober 2020 - 10:49 WIB

Diduga Hina Adat Kecamatan Boronadu Salah Satu Paslon Dipolisikan

Nias Selatan, Deliknews.com – Diduga menghina adat Kecamatan Boronadu Pada saat Debat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nias yang dilakukan KPU Kabupaten Nias Selatan beberapa waktu lalu, salah satu pasangan calon dilaporkan. Hal ini disampaikan oleh Bowoziduhu Sadawa kepada wartawan usai melapor di Polres Nias Selatan, Selasa (20/10/2020).

Tampak Ratusan Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Tokoh masyarakat dari Kecamatan Boronadu mendatangi Mapolres Nias Selatan untuk melaporkan salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan diduga telah melakukan penghinaan adat Kecamatan Boronadu terkait pemotongan leher ayam.

Tokoh masyarakat Desa Sifalago Gomo Kecamatan Boronadu yang merupakan Pelapor, Bowoziduhu Sadawa, mengatakan bahwa dia melaporkan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan, terkait adanya pernyataan saat Debat Paslon beberapa waktu lalu, yang mengatakan pemotongan leher ayam seakan adat masyarakat Kecamatan Boronadu menyembah berhala.

Dia menceriatakan bahwa pemotongan leher ayam tersebut dilakukan pada saat pengukuhan Tim Pasangan nomor urut 1 HD-Firman di Kecamatan Boronadu beberapa waktu lalu. dan pada saat itu dihadiri semua tokoh Se-Kecamatan Boronadu dan sepakat untuk mendukung pasangan HD-FIRMAN. karena ada Putra daerah Kecamatan Boronadu yakni Firman Giawa, SH., MH sebagai calon Wakil Bupati Nias Selatan yang berpasangan dengan Dr. Hilarius Duha, SH., MH.

Setelah menyepakati untuk mendukung pasangan HD-FIRMAN, maka untuk mengingatkan kepada masyarakat Kecamatan Boronadu bahwa sesuai budaya leluhur, setiap adanya kesepakatan, dilakukan pemotongan leher ayam.

“Tujuan pemotongan leher ayam tersebut agar setiap masyarakat yang membelot dan ingkar janji pada kesepakatan tersebut, yang bersangkutan muntah darah. Karena seperti itu adat leluhur Desa Sifalago Gomo Kecamatan Boronadu Kabupaten Nias Selatan, yang diwariskan oleh leluhur kami”, tegas Bowoziduhu Sadawa..

“Kami tidak pernah dipaksa oleh pasangan HD-FIRMAN untuk melakukan pemotongan leher ayam tersebut, namun hal itu karena tradisi yang turun – temurun dari leluhur, apabila sudah ada kesepakatan, wajib dilakukan pemotongan leher ayam. Bukan penyembahan berhala”, tegasnya.

“Selain dugaan penghinaan adat istiadat Kecamatan Boronadu, ada juga tulisan di salah satu akun FB yang menuliskan “Kecamatan Boronatu” harusnya Boronadu. Kalau bahasa Boronatu itu, merupakan penghinaan besar yang dapat menimbulkan terjadinya perang”, tandasnya.

Bowoziduhu Sadawa menyampaikan bahwa, Pemotongan leher ayam itu, bukan hanya pada saat ini saja dilakukan, namun hal itu sudah pernah dilakukan pada saat pembukaan Pesta Ya’ahowu pada masa jabatan Gubernur Sumatra Utara, alm. Raja Inal Siregar, saya sendiri pelakunya. Pemotongan leher ayam bukan untuk penyembahan berhala, namun tradisi yang harus dilakukan masyarakat Boronada saat mengambil Kesepakatan, pungkasnya.

Pada kesempatan ini, dia berharap agar pihak penegak hukum dalam hal ini, Polres Nias Selatan agar segera memproses laporan tersebut, sehingga menimbulkan masalah baru yang dapat menggangu keamanan masyarakat terkait penghinaan adat istiadat tersebut, yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nias itu, harapnya. (Sabar Duha)

Artikel ini telah dibaca 296 kali

Baca Lainnya

Remaja dalam Lingkaran Bonus Demografi

Oleh : Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi) Masa remaja merupakan masa yang...

Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi)

6 Maret 2021, 13:45 WIB

Polsek Sikakap Dorong Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH dan jajarannya bekerja sama dengan Forkopimca...

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH dan jajarannya bekerja sama dengan Forkopimca melakukan bersih-bersih diwilayah Sikakap, Jum'at (5/3/21).

6 Maret 2021, 12:55 WIB

Cek Mapolsek Cisoka, Kapolresta Tangerang Bagikan Masker ke Tahanan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Polsek Cisoka, Jumat (5/3/2021). Dalam...

6 Maret 2021, 10:41 WIB

Proses Hukum Anggota FPI Sudah Transparan

Kasus anggota FPI yang terjadi di KM 50 jalan tol Jakarta-Cikampek akan diselesaikan sebaik-baiknya. Setelah...

6 Maret 2021, 04:04 WIB

Bagikan 31.527 Masker, Polresta Tangerang dan 3 Pilar Terus Dorong Begini

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan pembagian masker dan Operasi Yustisi,...

5 Maret 2021, 23:15 WIB

Program Jumling dan Warung Jumat, Kapolresta Tangerang Gelorakan Pendekar Banten

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kembali melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling)...

5 Maret 2021, 22:58 WIB

loading...