Begini Langkah Terbaik Indonesia untuk Perdamain Azerbaijan dan Armenia

- Tim

Senin, 26 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik yang telah terjadi selama puluhan tahun yang melanda Armenia dan Azerbaijan masih terus terjadi perselisihan. Konflik ini dimulai pada abad ke-20, khususnya pada Nagorno-Karabakh yang merupakan suatu persengketaan wilayah dan konflik etnis antara Armenia dan Azerbaijan atas wilayah Nagorno-Karabakh, yang secara de facto dikuasai oleh Republik Nagorno-Karabakh yang diproklamasikan sendiri, tapi secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan.

 

Selama kurang lebih 2 bulan terakhir, konflik ini terus memanas dan terus memicu perselisihan. Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Azerbaijan tahun 2016-2020, Prof.Dr. Husnan Bey Fananie. MA mendukung sepenuhnya agar Kota Nagorno menjadi bagian dari Azerbaijan. Dirinya mengatakan, konflik ini termasuk ke dalam konflik teritorial. Sejatinya Armenia merupakan bangsa yang terpencar dan tersebar ada yang di Eropa, Asia, dan Afrika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Husnan Bey Fananie  mengulas kembali secara singkat terkait konflik antara keduanya, bermula dari Russia yang membagi wilayah Armenia dan Azerbaijan, sekitar wilayah 20% Azerbaijan yang di ekspansi oleh tentara Armenia dan dibantu oleh Russia. Hingga kini wilayah tersebut masih dikuasai oleh Armenia dan penduduknya bercampur antara etnik Armenia & Azerbaijan.

 

“Sampai hari ini, Nagorno-Karabakh adalah bagian dari Azerbaijan dan telah tertulis dalam catatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” ujar Husnan Bey Fananie.

 

Lebih lanjut, Husnan Bey Fananie yang juga merupakan Pakar Hubungan Internasional meneruskan, sesungguhnya peperangan ini terjadi di dalam Azerbaijan, Husnan juga mengibaratkan hal ini sebagai tuan rumah yang mengusir penjahat untuk masuk ke dalam wilayahnya.

 

“Secara _de facto,_ PBB mengakui Nagorno-Karabakh adalah tanah resmi milik Azerbaijan. Belakangan ini juga, Azerbaijan tidak menginginkan perdamaian jika Bangsa Armenia tidak keluar dari wilayah Azerbaijan,” tambah Husnan.

 

Husnan Bey Fananie menjelaskan, bangsa Indonesia harus membaca informasi seputar berita Armenia dan Azerbaijan secara hati-hati. Dirinya menegaskan, sebagai warga yang cerdas dan harus jernih menyaring segala berita yang masuk. Husnan mengatakan, Azerbaijan merupakan wilayah yang strategis, khususnya di Nagorno-Karabakh.

 

Selama Husnan berada disana, dirinya belajar bahwa Azerbaijan merupakan negara yang memiliki persimpangan banyak peradaban manusia, yang juga merupakan tempat kelahiran Nabi Nuh A.S, serta tempat dimana bangsa Selatan dan Timur berjalan menuju ke Eropa (Utara).

 

“Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Azerbaijan dan meminta kepada Armenia, untuk sepakat memberhentikan peperangan konflik karena banyak memakan banyak korban dan dirugikan dari sejumlah aspek,” tutup Husnan Bey Fananie.

Berita Terkait

Kemnaker Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Jepang
Posko THR Tutup, Kemnaker Terima 1.539 Aduan Dari 965 Perusahaan
Posko THR Tutup H+7 Lebaran
Halalbihalal, Menaker Minta Pegawai Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
Menaker : Tradisi Mudik Lebaran Tak Boleh Berhenti
Menaker Dukung Mudik dan Arus Balik Gratis jika Produktivitas Pekerja Meningkat
Wamenaker Lepas Mudik Gratis 767 Mitra Usaha Warmindo
Wamenaker Optimis Mudik Bersama Mampu Tingkatkan Produktivitas Pekerja

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 21:48 WIB

Kemnaker Tingkatkan Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Jepang

Kamis, 18 April 2024 - 21:39 WIB

Posko THR Tutup, Kemnaker Terima 1.539 Aduan Dari 965 Perusahaan

Selasa, 16 April 2024 - 18:35 WIB

Posko THR Tutup H+7 Lebaran

Selasa, 16 April 2024 - 17:17 WIB

Halalbihalal, Menaker Minta Pegawai Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

Minggu, 7 April 2024 - 09:53 WIB

Menaker : Tradisi Mudik Lebaran Tak Boleh Berhenti

Sabtu, 6 April 2024 - 13:50 WIB

Menaker Dukung Mudik dan Arus Balik Gratis jika Produktivitas Pekerja Meningkat

Sabtu, 6 April 2024 - 11:32 WIB

Wamenaker Lepas Mudik Gratis 767 Mitra Usaha Warmindo

Jumat, 5 April 2024 - 20:37 WIB

Wamenaker Optimis Mudik Bersama Mampu Tingkatkan Produktivitas Pekerja

Berita Terbaru