Polresta Palangkaraya Berhasil Mengungkap Jaringan Narkoba Lapas Palangkaraya

Palangka Raya – Polresta Palangka Raya berhasil pengungkapan kasus narkotika dengan 8 tersangka dari jaringan Lembaga Pemasyarakatan di Kota Palangka Raya dan Banjarmasin.

Konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.I.K., S.H., M.Hum, Senin, 26/10/2020 siang mengungkapkan, tim Sat Narkoba berhasil mengamankan delapan orang tersangka berinisial AM, JC, S, W, RS, R, SN, dan M.

“Dari 8 tersangka ada dua tersangka diantaranya wanita.Tersangka berusia antara 24 s/d 51 tahun dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda-beda dan ditangkap di Tujuh Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Dalam penangkapan ini terjadi antara rentang waktu di pertengahan bulan September sampai Oktober” ujar Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, S.I.K., S.H., M.Hum.

Lanjutnya, berdasarkan pemeriksaan dari para tersangka, mereka mengakui membeli narkotika jenis shabu tersebut dengan dua cara yaitu membeli secara langsung ke lokasi dan menggunakan kurir dari seseorang di daerah Puntun kota Palangka Raya.

Masih menurutnya, setelah dilakukan pengembangan, shabu tersebut diperoleh pelaku dari seseorang di Banjarmasin dan jaringan Lembaga Pemasyarakatan di Kota Palangka Raya. Sesampainya di tangan para tersangka, narkotika jenis shabu tersebut dibagi untuk konsumsi pribadi dan diedarkan kembali.

Sejumlah barang bukti yang disita petugas berupa 40 paket narkotika jenis shabu seberat 12 gram, satu buah pipet kaca, tiga unit kendaraan roda dua, tujuh unit handphone, dua buah sendok shabu, empat buah timbangan digital, dan dua lusin plastik klip.

Kedelapan tersangka ini di kenakan pasal 114 (2) Jo pasal 112 ayat (1) Jo Pasal UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara serta denda paling banyak 9 milyar, pungkasnya.(Margareth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.