PWI Tuban Menggelar Diskusi Politik, Pandangan 3 Paslon Pilkada Tuban

Tuban – Diskusi politik yang di prakarsai oleh PWI Tuban di ikuti 3 Pasangan Calon Bupati Tuban dan Wakil Bupati Tuban memaparkan Visi dan Misi, diskusi politik bertempat di hotel Charis, Selasa (27/10/).

Paslon nomor 1 Khozanah Hidayati-Muhammad Anwar, Nomor 2, Aditya Halindra Faridzki-Riyadi dan Nomor 3, Setiajit-Armaya Mangkunegara saling adu konsep program. Pemaparan dimaksud agar masyarakat tahu rencana kerja dan program yang ditawarkan dalam pesta demokrasi 9 Desember nanti.

Paslon nomor 1, memaparkan pihaknya menilai bahwa Pilkada adalah ajang untuk menggunakan hak politik dengan baik. Dengan itu maka didapatkan pemimpin yang baik. Sehingga Paslon 1 siap mewakafkan diri untuk menjadi pelayan masyarakat Tuban.

“Membuat Pemerintah terbuka, transparan, sehingga masyarakat bisa mengakses informasi tentang pemerintahan. Kami mewakafkan diri untuk menjadi pelayan yang siap melayani” ujar Khozanah.

Sedangkan untuk Paslon nomor urut 2, Aditya Halindra Faridzki-Riyadi tetap dalam slogannya. Yakni “Wes wayahe mbangun deso noto kutho”. Artinya sudah waktunya membangun desa dan menata kota. Serta melaksanakan pemerintahan yang berkeadilan merata.

Pihaknya juga menekankan kepada tim pendukungnya agar menjaga ukhuwah politik dengan baik. Sehingga tercipta iklim Pilkada sesuai aturan. “4 misi dan 9 program akan kami jalankan. Kepada pendukung mari beri contoh yang baik. Apabila ada oknum yg menjatuhkan salah satu paslon harus dijawab dengan baik dan jangan di balas. Bukan memfitnah ,namun memberikan bukti. Berilah kami amanah, dengan itulah kami menunjukkan, ” tegas Halindra.

Sedangkan, untuk Paslon nomor urut 3, Setiyajid dan Gus Maya menggaungkan adanya perubahan. Dengan memiliki kepemimpinan yang kompeten dan ahli dibidangnya maka akan terwujud semua. Memaksimalkan segala sumber daya yang ada, jangan terus bergantung pada APBD Kabupaten saja.

“Investasi dibuka, semudah -mudahnya, kepala daerah bisa turun agar masyarakat terlayani dengan baik. Tata kelola pemerintahan dan pembangunan sistem pemerintah berbasis elektronik hingga pelayanan mudah dan murah” ujar Setiyajid.

Dalam agenda diskusi Politik yang bertemakan “Tuban Menuju Masa Depan ?” Itu juga menghadirkan tiga panelis, Rektor Unirow Tuban, Supiana Dian Nurtjahyani, pemerhati lingkungan Syaiful Ahbab dan wartawan senior harian Surya Iksan Fauzi.

Tamu undangan yang hadir yaitu jajaran Forpimda, Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (OMEK) dan Ormas. Acara juga berjalan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.(jat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.