Sabtu, 31 Oktober 2020 - 07:38 WIB

Bank Mandiri KCP Pasaman Diduga Langgar Pedum Sembako

Pasaman, – Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pasaman dalam penyaluran sembako melalui agen e-Warong di Kabupaten Pasaman diduga banyak masalah dan tidak sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) Sembako 2020.

Diketahui Program Sembako 2020 memiliki Pedum yang ditetapkan oleh Tim Pengendali Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial Secara Nontunai.

E-Warong adalah agen Bank Mandiri, pedagang dan/atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan Bank Mandiri dan ditentukan sebagai tempat pembelian bahan pangan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Menurut Pedum, penetapan e-Warong sepenuhnya merupakan wewenang bank penyalur dengan mempertimbangkan kriteria yang salah satunya memiliki sumber penghasilan utama yang berasal dari kegiatan usaha yang sedang berjalan dengan lokasi usaha tetap dan/atau kegiatan tetap lainnya.

Manfaat Program Sembako ini sendiri salah satunya untuk meningkatnya pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama usaha mikro dan kecil di bidang perdagangan.

Baca juga: Warga Mengurus Pajak Meningkat, Ini Langkah Ditlantas Polda Sumbar Antisipasi Covid

Kapolda Sumbar Toni Harmanto Turun Langsung Pantau Aksi Unjuk Rasa

Masih menurut Pedum, yang perlu dipersiapkan bank penyalur dalam menetapkan e-Warong, sedikitnya mencakup memastikan kelancaran pelaksanaan pembelian bahan pangan dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), termasuk memastikan ketersediaan mesin pembaca KKS berupa EDC pada setiap e-Warong untuk memproses transaksi pembelian bahan pangan oleh KPM.

Sementara untuk penyedia bahan pangan dalam penyaluran Program Sembako menurut Panduan Bantuan Sosial Program Sembako selama masa pandemic Covid-19 di situs resmi bankmandiri.co.id menyebutkan bahan pangan utamanya disediakan supplier yang telah di tunjuk dan bekerjasama oleh Agen Bansos, penunjukan Supplier bahan pangan itu sendiri tidak dapat di tunjuk oleh pihak manapun.

Berdasarkan informasi dilapangan, di Pasaman ada banyak kejanggalan (tidak sesuai Pedum) penetapan e-Warong sebagai agen bank dalam menyalurkan sembako kepada KPM.

Faktanya, diduga banyak pedagang dadakan dijadikan e-Warong. Banyak menduga adanya permainan Pemkab Pasaman melalui Dinsos Pemkab Pasaman dengan bank penyalur dalam menetapkan e-Warong.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga diduga belum sepenuhnya menjalankan Pedum dalam menyiapkan ketersediaan mesin pembaca KKS berupa EDC pada setiap e-Warong untuk memproses transaksi pembelian bahan pangan oleh KPM.

Fakta dilapangan tidak seluruh e-Warong di Pasaman memiliki mesin EDC, juga diduga telah banyak e-Warong yang melebihi kapasitas KPM diatas 250 dalam setiap e-Warong.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 144 kali

loading...
Baca Lainnya

Kabaharkam Polri Beri Pembekalan di Apel Kasatwil 2020, Ini yang Disampaikan

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, memberikan pembekalan kepada...

25 November 2020, 22:12 WIB

Laksanakan Apel, Polsek Balaraja dan Muspika Siap Gencarkan Operasi Yustisi

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan apel persiapan pelaksanaan Operasi Yustisi, Rabu...

25 November 2020, 21:39 WIB

Camat dan Kapolsek Tigaraksa Serahkan Bantuan Sembako untuk Warga

TANGERANG – Kapolsek Tigaraksa Polresta Tangerang Polda Banten Kompol Sumaedi mendampingi Camat Tigaraksa Rahyuni menyerahkan...

25 November 2020, 21:30 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Cikupa Apel Operasi Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polsek Cikupa Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan apel Operasi Yustisi, Selasa (24/11/2020)....

25 November 2020, 21:22 WIB

Kapolresta Tangerang Ikuti Apel Kasatwil Secara Virtual, Siap Tegakkan Prokes

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengikuti Apel Kepala Satuan Wilayah...

25 November 2020, 18:10 WIB

Kapolres Majalengka Terima Silaturahmi dan Penghargaan Angkatan Muda Muhammadiyah

MAJALENGKA – Kapolres Majalengka AKBP Dr.Bismo Teguh Prakoso didampingi KBO Sat Intelkam IPDA Adeng Menerima...

25 November 2020, 17:48 WIB

loading...