Selasa, 3 November 2020 - 13:26 WIB

PT Tujuan Utama Rilis Gelasan Layangan Joksyn Special Tournament

JAKARTA – Perkembangan permainan tradisional layangan kini kian mewabah. Terlebih saat pandemi Covid-19 yang salah satunya turut melanda Indonesia.

Tidak hanya layangan hias, namun layangan aduan tengah meracuni masyarakat. Berbagai ajang turnamen layangan aduan digelar tidak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Menado hingga Pontianak, Kalimantan Barat.

Di daerah-daerah seperti Sumedang atau Madiun, turnamen layangan aduan sudah tidak asing di telinga kita.

Bicara layangan aduan tentu tak luput dari benang gelasan yang menjadi salah satu kelengkapannya. Dan musim layangan aduan rupanya menjadi berkah tersendiri bagi para pengrajin benang gelasan.

Berbagai merk genang gelasan untuk layangan aduan pun bermunculan. Salah satunya adalah Joksyn yang diproduksi oleh PT Tujuan Utama. Perusahaan yang berbasis di Pontianak, Kalimantan Barat dan Jakarta ini turut meramaikan pasar benang gelasan aduan dengan merilis produk pertama.

“Joksyn adalah kepanjangan dari Joker Kite Syndicate.Kenapa pakai Joker, karena Joker ini produk yang telah melegenda dengan hasil-hasil produk gelasan yang handal sejak 1991,” terang Presiden Direktur PT Tujuan Utama, Sjah Nur, Selasa (3/11/2020).

Menurut pria asal Karang Tengah Kota (Katengko) Ngawi Jawa Timur ini, produk Joksyn merupakan hasil kerjasama antara PT Tujuan Utama dengan Joker Kite Line Bandung milik Yudho Lee alias Yusup Supriatna.

Rencananya, gelasan Joker Joksyn akan mulai dipasarkan pada 10 Nopember 2020 atau bertepatan dengan Hari Pahlawan sekaligus hari kelahiran anak laki-laki Sjah Nur.

Sementara itu untuk produksi awal, PT Tujuan Utama akan merilis gelasan Joksyn Special Tournament dengan bahan senar Indachi Japan ukuran 0.20 mm. Formula gelasannya menggunakan bahan yang sebagaian besar adalah impor Jerman dan Swedia.

“Dalam produksi awal kita lempar ke pasaran sebanyak 1000 kelos, kemudian bertahap per 1000 kelos untuk produksi rutian tiap bulannya,” paparnya.

Menariknya, produk gelasan yang dibandrol Rp 200 ribu per klos tersebut tidak hanya dipasarkan dalam negeri namun juga ke mancanegara seperti Brazil, Pakistan dan Brunei.

“Sudah ada permintaan dari tiga Negara itu. Untuk pemasaran masih kita handel sendiri tanpa melalui agen, tapi ke depan Insya Allah akan menggandeng agen benang gelasan di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Ketua Umum Laskar Ngawi ini optimis produk benang gelasan PT Tujuan Utama bisa diterima pasar penggemar layangan aduan Indonesia. “Doakan saja,” pungkas Sjah Nur.

 

Artikel ini telah dibaca 144 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat Apresiasi Pembangunan Jalan Trans Papua

Oleh : Rebecca Marian Pembangunan di Papua sangat diapresiasi oleh masyarakat. Mereka merasa lebih maju...

25 November 2020, 20:04 WIB

Masyarakat Menolak Safari Habib Rizieq di Daerah

Oleh : Abdul Rahman Terjadi banyak penolakan terhadap safari ceramah yang akan dihadiri oleh Habib...

25 November 2020, 15:09 WIB

Hoax UU Cipta Kerja Hambat Pemulihan Ekonomi

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja lahir dengan banyak penolakan dari buruh dan masyarakat...

25 November 2020, 14:57 WIB

Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Halal

Oleh : Edi Jatmiko Sebentar lagi vaksin covid-19 akan diluncurkan di indonesia. Masyarakat tak perlu...

25 November 2020, 14:43 WIB

UU Cipta Kerja Bantu Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Oleh : Alfisyah Dianasari Pemulihan ekonomi menjadi fokus pemerintah di masa pandemi. Memang tak hanya...

24 November 2020, 23:25 WIB

PT LIB Bertemu Kabaharkam Polri, Liga 1 dan 2 Siap Digelar Februari 2021

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima audiensi dari...

24 November 2020, 22:42 WIB

loading...