Jumat, 6 November 2020 - 10:14 WIB

Sinergitas Pemerintah – Masyarakat Kunci Sukses Lawan Covid-19

Oleh : Dea Angkasa

Virus corona masih tersebar di Indonesia namun bukan berarti pandemi ini tiada berakhir. Kita wajib berpikiran positif serta mematuhi peraturan pemerintah. Tujuannya agar jumlah pasien covid menurun dan tidak menyebar lagi ke seluruh Indonesia.

Sejak awal pandemi, pemerintah sudah bergerak cepat dan memutuskan aturan untuk stay at home serta mensosialiasikan protokol kesehatan. Masker dan hand sanitizer jadi barang belanjaan wajib, selain sembako. Masyarakat pun menaati aturan ini karena sadar bahaya virus covid-19, apalagi ketika ia bisa menyebar lewat udara yang kotor dan pengap.

Namun sayangnya setelah 7 bulan, masyarakat seolah lupa bahwa sekarang ini masih dalam masa pandemi. Mulai ada protokol kesehatan yang dilanggar dan masker pun dilepaskan begitu saja. Atau masker hanya digantung di dada, lalu dipakai ketika lewat di depan aparat agar tak kena razia. Sungguh miris, karena masih saja ada yang berprinsip bahwa ‘peraturan ada untuk dilanggar’.

Baca juga: Masyarakat Mengapresiasi Program Pembangunan di Papua dan Papua Barat

Padahal sinergitas alias kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat perlu dilakukan, agar kita bisa menang melawan corona. Menurut Dokter Wiku Adisasmito, juru bicara tim satgas covid, masyarakat perlu mendukung program pemerintah untuk melawan corona. Berupa mematuhi protokol kesehatan seperti pakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak.

Pemerintah juga memprogramkan pemberian vaksin corona, dan memprioritaskan para tenaga kesehatan karena mereka yang beresiko tinggi terpapar virus covid. Jika imunisasi diberikan pada masyarakat, maka mereka juga wajib mengikutinya. Jangan sampai ada penolakan dan beralasan sudah ada herd immunity.

Dokter Wiku menambahkan, kerja sama ini penting demi produktivitas masyarakat di bidang ekonomi dan sosial. Dalam artian jika program pemerintah berhasil, maka pandemi akan segera berakhir. Maka kita bisa beraktivitas kembali dan perekonomian negara membaik, karena ada perputaran uang yang lebih cepat di pasar dan Mall.

Kerja sama masyarakat untuk mendukung program pemerintah jangan hanya di permukaan saja. Misalnya ada yang pakai masker tapi ternyata berjenis scuba atau buff. Ia wajib rela mengganti dengan masker kain atau medis. Juga mengenakannya dengan disiplin. Jangan di perjalanan dipakai tapi di tempat kerja dilepas, karena merasa aman.

Justru di kawasan perkantoran juga bisa membentuk klaster corona baru karena para karyawan berasal dari pemukiman yang berbeda dan kita tidak tahu mana yang berstatus orang tanpa gejala. Di kantor juga ruangannya ber-AC sehingga udaranya lembab, dan jika kotor maka bisa menyebabkan virus covid-19 tersebar (menurut penelitian WHO).

Masyarakat juga wajib mencuci tangan dengan sabun kesehatan, dan lakukan dnegan teliti sampai ke sela jari. Sepintas kebiasaan ini memang terlihat sepele, tapi terbukti jika cuci tangan lebih membersihkan daripada memakai hand sanitizer. Jika ada wadah cuci tangan atau wastafel di tempat umum, lebih baik membasuh di sana daripada memakai hand sanitizer.

Kerja sama masyarakat dalam mendukung program pemerintah juga dilakukan dengan menaati aturan jaga jarak. Jangan bepergian ke tempat ramai jika tidak ada keperluan yang mendesak. Saat hari sabtu dan minggu, hindari kawasan wisata yang terlihat penuh pengunjung. Karena menurut Dokter Wiku, pandemi tidak mengenal hari libur.

Pengelola tempat wisata juga seharusnya menaati protokol kesehatan dengan membatasi jumlah pengunjung, yakni maksimal 50% saja. Jangan hanya mengejar keuntungan berlipat ganda tapi akhirnya ada kerumunan dan menimbulkan klaster corona baru. Para karyawan di sana juga wajib pakai masker, jangan hanya face shield karena tidak efektif menahan droplet.

Jika masyarakat selalu menaati aturan pemerintah dan disiplin memenuhi protokol kesehatan, maka jumlah pasien corona akan menurun drastis. Ketika semua orang sehat, maka masa pandemi bisa lekas berakhir. Indonesia berhasil melawan corona, dan ingatlah untuk selalu jaga imunitas dan higienitas.

Penulis adalah kontributor Lingkar Pers dan Mahasiswa Cikini

Artikel ini telah dibaca 117 kali

loading...
Baca Lainnya

Masyarakat Apresiasi Pembangunan Jalan Trans Papua

Oleh : Rebecca Marian Pembangunan di Papua sangat diapresiasi oleh masyarakat. Mereka merasa lebih maju...

25 November 2020, 20:04 WIB

Masyarakat Menolak Safari Habib Rizieq di Daerah

Oleh : Abdul Rahman Terjadi banyak penolakan terhadap safari ceramah yang akan dihadiri oleh Habib...

25 November 2020, 15:09 WIB

Hoax UU Cipta Kerja Hambat Pemulihan Ekonomi

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja lahir dengan banyak penolakan dari buruh dan masyarakat...

25 November 2020, 14:57 WIB

Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Halal

Oleh : Edi Jatmiko Sebentar lagi vaksin covid-19 akan diluncurkan di indonesia. Masyarakat tak perlu...

25 November 2020, 14:43 WIB

UU Cipta Kerja Bantu Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Oleh : Alfisyah Dianasari Pemulihan ekonomi menjadi fokus pemerintah di masa pandemi. Memang tak hanya...

24 November 2020, 23:25 WIB

PT LIB Bertemu Kabaharkam Polri, Liga 1 dan 2 Siap Digelar Februari 2021

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, menerima audiensi dari...

24 November 2020, 22:42 WIB

loading...