Praktisi Hukum Minta percepat penanganan Kasus dugaan Korupsi DSI Gayo Lues

BANDA ACEH – M Purba,SH Praktisi Hukum dikabupaten Gayo Lues mendorong kembali penegak hukum dalam penanganan dugaan rasuah ini agar  penanganan penyidikan dugaan korupsi Makan minum Karantina Hafizh Tahun Anggaran 2019  yang ditangani oleh penyidik Tipikor Satreskrim Polres Gayo Lues dipercepat dan segera dituntastaskan untuk mendapatkan kepastian hukum.

Praktisi ini menilai penanganan dugaan  kasus korupsi pada DSI  senilai 9  miliar lebih itu harus dipercepat.

“Semenjak diproses  penanganan kasus dugaan korupsi tersebut dari bulan Juni 2020, seharusnya sudah siap diekspos atau digelar,” kata praktisi, ini minggu (8/11).

Menurut Praktisi ini bahwa kasus dugaan korupsi DSI  di kabupaten Gayo Lues adalah perkara khusus serta mendapat atensi yang sangat tinggi dari publik. Untuk itu harus segera  ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Ucapnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Bahwa unit Tipikor Satreskrim Polres Gayo Lues telah melakukan Lidik terhadap 3 dugaan Kasus Korupsi, salah satunya Makan minum Karantina Hafizh Tahun Anggaran 2019,Dana hibah KONI 2018,dan dana hibah PKK 2018.

Bahwa berdasarkan informasi yang diterima langsung dari pengelola ponpes sebelumnya  bahwa ada dugaan pemotongan anggaran Terhadap pengadaan makan minum yang dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam, sehingga atas dugaan tersebut berlanjut hingga ke pulbaket ditipikor setempat.(Ali Sadikin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.