Rabu, 16 Desember 2020 - 01:17 WIB

Praktisi ini Minta Polres Gayo Lues Masukkan Pasal TPPU Terkait Dugaan Korupsi DSI

Banda Aceh( Deliknews)Praktisi Hukum M Purba,SH kembali meminta Pihak penyidik unit Tipikor Polres Gayo Lues agar dapat memasukkan pasal TPPU  terkait dugaan Korupsi makan minum Karantina Hafizh Tahun Anggaran 2019 senilai 9 M lebih itu, bukan tanpa alasan kita meminta agar penyidik memasukkan pasal TPPU tersebut agar lebih mudah untuk mengganti kerugian negara apabila nantinya sudah terang berapa kerugian negara yang timbul,katanya kepada Media ini,Selasa,15/12/2020.

Seperti diberitakan sebelumnya,Bahwa Polres Gayo Lues telah melakukan Lidik terhadap 3 dugaan kasus Korupsi, diantaranya Kasus Makan minum Karantina Hafizh DSI tahun anggaran 2019,Dana Hibah PKK 2018,dan dana Hibah KONI 2018.

Sebelumnya juga Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh Selang sehari peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia),Dirkrimsus Polda Aceh Kombes Margyanta,SIK, Kamis/10/12/2020) , menjelaskan,bahwa kasus tersebut sudah siap digelar  hari ini dan dari hasil gelar perkara maka  penyidik telah menyimpulkan  kasus tersebut ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan,tinggal menunggu penetapan calon tersangka,tegas Dikrimsus Polda Aceh Kombespol Margyanta.SIK.

Kombes Pol,Margyanta,Sik menambahkan kembali bahwa pada tahun ini Polda Aceh khususnya banyak menangani perkara Korupsi,insya Allah, semuanya berjalan dengan maksimal,tandas Kombes pol Margyanta.

Sebelumnya juga Praktisi hukum kabupaten Gayo Lues M Purba,SH,telah mengapresiasi kinerja unit Tipikor Polres Gayo Lues yang sudah maksimal dalam penanganan kasus dugaan Korupsi tersebut,Menurut nya bahwa kasus dugaan korupsi DSI di kabupaten Gayo Lues adalah perkara khusus serta mendapatkan atensi yang sangat tinggi dari publik. Untuk itu harus segera ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Ucapnya.

Untuk Dirkrimsuss Polda Aceh ,saya juga memberikan apresiasi karena sudah memberikan perhatian penuh terkait dengan penanganan kasus dugaan Korupsi yang ditangani oleh pihak Polres Gayo Lues ini, sebab tidak lama lagi akan segera gelar perkara dari penyelidikan menjadi Penyidikan.

Bahwa berdasarkan informasi yang diterima langsung dari pengelola ponpes sebelumnya bahwa ada dugaan pemotongan anggaran Terhadap pengadaan makan minum yang dilaksanakan oleh Dinas Syariat Islam, sehingga atas dugaan tersebut berlanjut hingga ke pulbaket ditipikor Polres setempat.

Sebelumnya juga KPK yang diminta untuk memonitor Penanganan Kasus dugaan Korupsi DSI Dikabupaten Gayo Lues senilai 9 Milyar Lebih tersebut,Plt Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi bidang Penindakan Ali Fikri via WhatsApp beberapa waktu lalu mengatakan” Nanti akan kita cek perkembangan nya dan kita monitor terus.(Tim)

Artikel ini telah dibaca 169 kali

Baca Lainnya

UD Tani Mandiri Malaka Melayani Pupuk Bersubsidi di 4 Kecamatan

Malaka, NTT, deliknews – Pengecer UD Tani Mandiri di Desa Laleten Kecamatan Weliman menjual pupuk...

3 Maret 2021, 15:10 WIB

Polres Gayo Lues Amankan Tersangka Transaksi Satwa Dilindungi

Kepolisian Polres Gayo Lues, Provinsi Aceh berhasil mengamankan tersangka transaksi satwa yang dilindungi dalam kondisi...

3 Maret 2021, 15:09 WIB

Program Pos Sanjung, Kapolresta Tangerang Kunjungi Kediaman Anggota dan ASN

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan kegiatan Polisi Selasa Berkunjung (Pos...

3 Maret 2021, 11:29 WIB

Kapolresta Tangerang Blusukan ke Jambe Gelorakan Kampung Tangguh Nusantara

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke Desa Jambe, Kecamatan Jambe,...

3 Maret 2021, 00:26 WIB

415 Personel, ASN, dan PHL Polresta Tangerang Telah di Vaksin

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten terus melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba...

3 Maret 2021, 00:01 WIB

Sat Reskrim Polresta Tangerang Bekuk DPO Curanmor dan Spesialis Bobol Rumah

TANGERANG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Polda Banten berhasil meringkus pelaku pencurian dengan modus...

2 Maret 2021, 23:54 WIB

loading...