Kapolresta Tangerang Cek Titik Pelaksanaan Operasi Yustisi

- Editorial Staff

Minggu, 20 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengecek titik-titik pelaksanaan Operasi Yustisi, Jumat (18/12/202).

Ade secara mobile mendatangi satu per satu titik yakni di Perbatasan Turbin, Kecamatan Curug. Di titik itu, turut disiagakan 57 personel Polri, 30 personel BKO Brimob Polda Banten, 60 personel TNI, dan 2 personel Satpol PP.

“Kami juga turut melakukan pemeriksaan kendaraan dan barang bawaan penumpang mengantisipasi senjata api dan senjata tajam,” ujar Orang nomor satu di Polresta Tangerang ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Ade, petugas juga turut memastikan agar tidak ada pelanggaran protokol kesehatan. Usai dari Perbatasan Turbin, Ade bergerak menuju Gerbang Tol Balaraja Barat. Di titik ini, disiagakan 20 personel Polri, 8 personel TNI, dan 3 anggota Satpol PP.

Ade kemudian bergeser ke Gerbang Tol Balaraja Timur. Di titik ini, 37 personel Polri, 35 BKO Brimob Polda Banten, dan 16 personel TNI.

“Hasilnya kami temukan beberapa pelanggar protokol kesehatan. Dan belum ditemukan kendaraan atau kelompok orang dan barang bawaan yang mencurigakan,” terang Ade.

Ade kemudian menuju Gerbang Tol Kedaton. Di titik ini, disiagakan 27 personel Polri, 7 personel TNI, dan 2 Satpol PP. Kemudian, Ade mengecek pelaksanaan Operasi Yustisi di Perbatasan Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Serang di Kecamatan Jayanti.

Ade lalu menuju ke Stasiun Kereta Api Daru dan Stasiun Kereta Api Tigaraksa. Di dua stasiun kereta api itu, disiagakan 18 personel Polri, 31 BKO Polda Banten, 18 personel TNI, dan 3 anggota Satpol PP.

“Terakhir kami mengecek pelaksanaan Operasi Yustisi di Stasiun Cikoya,” tandas Ade.

Ade kembali mengingatkan agar warga masyarakat tidak bepergian ke Jakarta. Kata Ade, saat ini Jakarta berstatus zona merah. Selain itu, terkait aksi, Ade meminta agar menempuh jalur hukum.

“Aksi demo menimbulkan kerumunan dan berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran
Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih
Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh
BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:19 WIB

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:59 WIB

Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:18 WIB

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:21 WIB

BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB