Senin, 21 Desember 2020 - 12:17 WIB

Kepala Desa Lakulo Menegaskan, Pentingnya Memiliki KTP Bagi Warga Desa

Malaka – warga mengamok yang tidak terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke ketua BPD dan diarahkan ke Kades untuk mengklarifikasi atas Bantuan yang tidak disalurkan ketangan warga penerima manfaat.

Dalam klarifikasi yang disampaikan ke Kepala Desa Lakulo, Mekhael Seren Fahik, Senin, 21/12/2020 mengatakan saya tidak tahan uangnya masyarakat. Tetapi saya minta warga untuk mengurus Identidas diri berupa KTP, dan kartu keluarga.

“Bahwa uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) itu, bukan tidak disalurkan ke penerima manfaat. Tetapi saya menegaskan kepada warga untuk mengurus Identitas diri selaku warga Indonesia yang taat aturan” ungkap Mekhael Seren Fahik.

Lanjutnya, penegasan ini demi kepentingan warga yang dikemudian hari ada urusan penting yang terkait dengan administrasi. Saya meminta semua warga desa Lakulo segera mengurus Identitas diri, sebagai pegangan hidup seseorang.

Saya jadi kepala Desa untuk semua warga yang di wilayah desa Lakulo. Perlu diketahui bahwa penegasan memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sekarang urusan di sekolah saja harus mengunakan Kartu Keluarga.

Ketengasan ini untuk kepentingan warga sehingga tidak ada kesulitan dikemudiaan hari dalam urusan administrasi, pungkasnya.

Ditempat yang berbeda, Ketua BPD. Gabriel Nahak, S. Pd, Senin 21/12/2020 mengatakan saya mengarahkan ke Desa terkait dengan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penerima manfaat, karena pada pembagian uang BLT, saya tidak ada ditempat.

“Untuk penegasan kepala desa dalam Identitas diri dari warga desa lakulo sudah sangat tepat. Oleh karena itu, saya apresiasi terhadap desa atas kepeduliannya terhadap warga desa” Ujar Gabriel Nahak, S. Pd.

Salah satu warga dusun Umalor Toos, Noviana Luruk mengatakan sejauh ini belum mengurus Kartu Keluarga di Dinas Kependudukan sebab dirinya punya suami pada tahun 2019 lalu belum mengadakan pemberkatan gereja. Sedangkan persyaratan untuk mengurus kartu keluarga melampirkan akta pernikahan dari gereja.

“Untuk kelanjutan mengurus kartu keluarga itu, bila sudah ada pemberkatan dari gereja. Hal pelaporan bersuami sudah kami laporkan ke pihak pemerintah desa. Jikalau ada ketentuan persyaratan lain dari Dinas Kependudukan, maka setelah saya terima uang bantuan tersebut saya akan urus Identitas diri sesuai penyampaian sang Kades” kata Novi panggilan akrabnya. ( Dami Atok)

Baca Lainnya

Malam Minggu, Kapolresta Pimpin Apel Siaga Patroli Skala Besar dan Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten menggelar Apel Siaga, Sabtu (6/3/2021) pukul 21.00 WIB....

7 Maret 2021, 12:29 WIB

Mengapresiasi Usulan Revisi UU ITE

Oleh: Salahudin Al Ayubi Undang-Undang ITE sempat jadi kontroversi, karena membuat banyak orang takut untuk...

7 Maret 2021, 12:23 WIB

Program Yuk Ngopi Wae, Kapolresta Tangerang Audiensi Aliansi Mahasiswa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan Program Kapolda Banten Irjen Pol...

6 Maret 2021, 22:51 WIB

Polda Aceh Gelar Sidang Penetapan Kelulusan Seleksi Sekolah Insfektur Polisi

  Polda Aceh melalui Biro SDM, Sabtu (6/3/21) sore menggelar sidang penetapan kelulusan Tingkat Panitia...

6 Maret 2021, 21:30 WIB

BEM KM Universitas Andalas Pertanyakan Bantuan Bidikmisi

Padang, – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) mempertanyakan masalah bantuan...

Kampus Universitas Andalas

6 Maret 2021, 20:08 WIB

Remaja dalam Lingkaran Bonus Demografi

Oleh : Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi) Masa remaja merupakan masa yang...

Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi)

6 Maret 2021, 13:45 WIB

loading...