Bagaimana Masyarakat Bisa Sejahtera Jika Kepala Wilayahnya Tinggal di Tempat Kos ? 

- Editorial Staff

Sabtu, 26 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaka – sosok kepala desa Biuduk Foho kecamatan Rinhat kaboaten Malaka, Korinus Takoan penuh kesederhanaan dan siap melayani warga nya dengan segenap hati. Pintu rumahnya selalu terbuka 24 jam untuk melayani warganya.

Kepala desa Nabutaek saat di temui deliknews di rumahnya, Sabtu 26/12/2020 angkat bicaranya, atas dirinya memilih tinggal di wilayah Rinhat yang bukan dikampung istrinya di desa Fafoe, karena setelah terpilih jadi kepala desa Nabutaek sudah menjadi pimpinan wilayah. Dalam hal ini kepala wilayah mau mensejahterakan masyarakat harus memiliki rumah bukan tinggal tempat kos.

Kepala desa Nabutaek, Korinus Takoan mengucapkan terimakasih pada wartawan media deliknews, yang sudah berkiprah di Malaka. Setelah saya terpilih jadi kepala desa itu, sudah berkomitmen untuk tinggal disini, karena kalau saya tinggal di Fafoe kampung istri ku, sudah jelas kita sudah jauh dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau saya tinggal di desa Fafoe sudah jelas kita kos, atau tinggal rumah orang tua. Jikalau kita tinggal di tempat kos atau tinggal di rumah orang tua, bagaimana Masyarakat itu bisa sejaterah ?” ujar Korinus Takoan.

Lanjutnya, bila kita tinggal di tempat kos, sudah pasti kita mengeluarkan uang. Soal bicara uang sewa kos kita ambil dari mana ? Kalau kita ambil dari dana desa sebagai dana masyarakat untuk kepentingan pribadi, itu tidak benar dan kita katakan mensejahterahkan masyarakat ?.

Jadi saya memilih tinggal disini dan membuat gubuk itu, bertujuan jangan mengunakan uang masyarakat untuk menyewa tempat kos untuk kita tinggal dalam kepentingan pribadi. Oleh sebab itu, saya memilih buat gubuk untuk tempat tinggal bisa melayani masyarakat secara terbuka dalam 1×24 jam.

Saya apresiasi dengan media karena, berawal dari media sehingga saya dipercaya masyakarat Nabutaek untuk menjadi kepala wilayah dikampung halaman saya dilahirkan, pungkasnya. (Dami Atok)

Berita Terkait

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan
Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame
Mahasiswa ITS Ini Modifikasi Aspal dari Limbah Lumpur
Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.
Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis
Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah
Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025
Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 18:28 WIB

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 09:04 WIB

Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:59 WIB

Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:08 WIB

Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:04 WIB

Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:56 WIB

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:27 WIB

Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:45 WIB

Bupati Nisel Monitoring Pleno PPK Fanayama Dan Toma

Berita Terbaru