Kamis, 31 Desember 2020 - 12:42 WIB

Ketua LSM Jarrak, I Made Ray Sukarya.

Ketua LSM Jarrak, I Made Ray Sukarya.

Kasus Munarman, LSM Jarrak: Agar Polisi Segera Menindak

Denpasar – Ketua LSM Jarrak, I Made Ray Sukarya mendukung upaya hukum atas kasus penghinaan Pecalang dilakukan juru bicara (Jubir) FPI Munarman di Polda Bali. Berharap agar cepat tuntas dan terang benderang, sehingga tidak menciderai rasa keadilan masyarakat.

“Kami mendukung langkah-langkah hukum, dan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas, sehingga tidak menciderai rasa keadilan masyarakat, khususnya masyarakat Bali. Dalam hal ini agar polisi segera menindak,” terang Ray Sukarya, Kamis (31/12)

Karena hal demikian, jika tidak segera diselesaikan berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kami akan terus kawal kasus ini,” tegasnya.

Terkait langkah pemerintah yang melarang segala aktifitas FPI karena tidak memiliki legal standing sebagai dasar hukum, Made mengatakan bahwa langkah yang diambil tersebut sangat tepat.

“Langkah pemerintah tersebut sangat tepat, agar kondisi bangsa ini menjadi harmoni, tenteram dan tidak ternodai kelompok-kelompok radikal,” tuturnya.

Sebelumnya, Kasubdit V Cyberkrimsus, AKBP I Gusti Ayu Suinaci seijin Dir Reskrimsus Polda Bali mengatakan, status juru bicara (Jubir) FPI Munarman sendiri sudah sebagai tersangka.

Suinaci menjelaskan, tersangka utama yang menyebarluaskan di media sosial sampai saat ini diungkap belum diketahui keberadaannya. Diterangkan, dalam pengusutan tersangka utama, pihak Dir Reskrimsus Polda Bali sudah meminta bantuan Bareskrim Polri. Mengaku kesulitan lantaran yuridiksinya berada di luar Bali.

“Disamping itu, kasus ini yuridiksinya berada di luar Bali, dan kesulitannya karena tersangka utamanya belum diketahui keberadaannya.” terangnya.

Suinaci menambahkan bahwa aksi masyarakat mempertanyakan kasus ini adalah hak masyarakat. Sementara pihaknya dalam kapasitasnya sebagai penegak hukum akan menindaklanjuti. Menyampaikan pengaduan masyarakat ini kepada pimpinan.

Disinggung terkait kapan dilakukan penahanan, Suinaci menjawab singkat. “Kasusnya masih berlanjut dan proses sesuai prosedur,” terang Suinaci.

Baca Lainnya

Malam Minggu, Kapolresta Pimpin Apel Siaga Patroli Skala Besar dan Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten menggelar Apel Siaga, Sabtu (6/3/2021) pukul 21.00 WIB....

7 Maret 2021, 12:29 WIB

Mengapresiasi Usulan Revisi UU ITE

Oleh: Salahudin Al Ayubi Undang-Undang ITE sempat jadi kontroversi, karena membuat banyak orang takut untuk...

7 Maret 2021, 12:23 WIB

Program Yuk Ngopi Wae, Kapolresta Tangerang Audiensi Aliansi Mahasiswa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan Program Kapolda Banten Irjen Pol...

6 Maret 2021, 22:51 WIB

Polda Aceh Gelar Sidang Penetapan Kelulusan Seleksi Sekolah Insfektur Polisi

  Polda Aceh melalui Biro SDM, Sabtu (6/3/21) sore menggelar sidang penetapan kelulusan Tingkat Panitia...

6 Maret 2021, 21:30 WIB

BEM KM Universitas Andalas Pertanyakan Bantuan Bidikmisi

Padang, – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) mempertanyakan masalah bantuan...

Kampus Universitas Andalas

6 Maret 2021, 20:08 WIB

Remaja dalam Lingkaran Bonus Demografi

Oleh : Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi) Masa remaja merupakan masa yang...

Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi)

6 Maret 2021, 13:45 WIB

loading...