Jumat, 8 Januari 2021 - 22:57 WIB

PKN Sayangkan Pembangunan Tempat Cuci Tangan dan Sanitasi SMA Kute Panjang Terkesan Asal Dikerjakan

Gayo Lues- Tim PKN Kabupaten Gayo lues menyayangkan pelaksabaan Program Pembangunan tempat cuci tangan dan sanitasi SMAN 1 Kute Panjang Kabupaten Gayo Lues, Provensi Aceh, terkesan asal dikerjakan.

Program yang bersumber dari anggaran Pemerintah Provensi Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh yang bertujuan memfasilitasi pemanfaatan tempat cuci tangan dan sanitasi dalam memerangi Covid-19 namun terkesan asal dikerjakan.

Pembangunan fasilitas itu diharapkan secara komunal bisa memberi kontribusi positif dalam upaya menambah wawasan pada siswa-siswi terkait penerapan pola hidup sehat, serta upaya Penanggulangan dampak Covid,” Kata Sutrisno anggota tim PKN Gayo Lues saat dihubungi media ini, Jum’at (8/1/2021)

Sutrisno menambahkan rekanan atau kontraktor dalam melaksanakan program ini harus bertanggung jawab sehingga  tujuan utama pembangunan ini dapat tercapai, yang salah satunya pencegahan dan penyebaran CIVID 19.

“Kita berharap kepada kontraktor pelaksana kegiatan ini, agar mengerjakan sesuai sfesifikasi ,” katanya.

Pembangunan tempat cuci tangan dan sanitasi ini, menelan anggaran senilai Rp 125.941.000,- (Seratus Dua Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Ribu Rupiah)

Kegiatan ini dikerjakan oleh, CV GRIYA NUSA UTAMA dan Konsultan Pengawas CV GRIZA CONSUL ENGGINEER.

Empat tempat pencucian tangan yang disediakan ternyata, alat tersebut masih dianggap kurang maksimal dan sumber air tidak ada.

Dalam mengawasi pelaksanaan pembuatan tempat cuci tangan dan sanitasi terbukti ketika dimulainya pemasangan atas sisi dan dasar bak penampungan, ada kesan dilakukan secara asal-asalan. Nampak secara acak lokasi yang menjadi titik keluarnya sumber air.

”Ini menjadi preseden buruk bagi pemangku kepentingan khususnya Dinas Pendidikan Aceh atas kurang maksimalnya pengerjaan program pembuatan tempat cuci tangan dan sanitasi yang notabene menggunakan anggaran ratusan juta. Hendaknya pengerjaan harus dilakukan denga  mengutamakan mutu pengerjaan dilapangan,” ujarnya.

Sementara, pihak Dinas Pendidikan Aceh dan Rekanan Kontraktor Pelaksana belum dapat di hubungi sampai berita ini diterbitkan.(Tim)

Baca Lainnya

Malam Minggu, Kapolresta Pimpin Apel Siaga Patroli Skala Besar dan Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten menggelar Apel Siaga, Sabtu (6/3/2021) pukul 21.00 WIB....

7 Maret 2021, 12:29 WIB

Mengapresiasi Usulan Revisi UU ITE

Oleh: Salahudin Al Ayubi Undang-Undang ITE sempat jadi kontroversi, karena membuat banyak orang takut untuk...

7 Maret 2021, 12:23 WIB

Program Yuk Ngopi Wae, Kapolresta Tangerang Audiensi Aliansi Mahasiswa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan Program Kapolda Banten Irjen Pol...

6 Maret 2021, 22:51 WIB

Polda Aceh Gelar Sidang Penetapan Kelulusan Seleksi Sekolah Insfektur Polisi

  Polda Aceh melalui Biro SDM, Sabtu (6/3/21) sore menggelar sidang penetapan kelulusan Tingkat Panitia...

6 Maret 2021, 21:30 WIB

BEM KM Universitas Andalas Pertanyakan Bantuan Bidikmisi

Padang, – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) mempertanyakan masalah bantuan...

Kampus Universitas Andalas

6 Maret 2021, 20:08 WIB

Remaja dalam Lingkaran Bonus Demografi

Oleh : Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi) Masa remaja merupakan masa yang...

Ilham Mida, S.Pdi (Guru BK SMAN 5 Bukittinggi)

6 Maret 2021, 13:45 WIB

loading...