Senin, 11 Januari 2021 - 20:23 WIB

Petugas gabungan meletakkan serpihan pesawat di Posko Evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 10 Januari 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Petugas gabungan meletakkan serpihan pesawat di Posko Evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 10 Januari 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Penumpang Misterius SJ-182, Polisi langsung bergerak

Jakaera – Polisi akan menyelidiki dua orang penumpang Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) yang diketahui menggunakan KTP orang lain.

“Kami masih dalami dari tim investigasi dan Basarnas. Kami data para korban,” kata Kabagpenum Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Senin (11/1).

Untuk memperjelas kasus ini, polri akan mencari kecocokan dengan bertanya ke Dinas Kependudukaan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). “Kami akan tanya ke disdukcapil, apa benar gunakan ktp yang bukan miliknya,” lanjut Ramadhan.

Sebelumnya, dua orang warga asal Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam daftar penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Sabtu, (9/1).

Kedua penumpang tersebut pasangan calon suami istri yang dalam manifest tercatat bernama nama Feliks Wenggo dan Sarah Beatrice Alomau dengan nomor seat 18 dan 17.

Tapi, identitas dalam manifest tersebut bukanlah orang sebenarnya. Kedua penumpang asal Ende ini terbang dengan pesawat nahas ini menggunakan identitas KTP dari orang lain.

Nama asli dari penumpang yang tercatat atas nama Feliks Wenggo adalah Teofilus Lau Ura kelahiran 5 Maret 1998. Sedangkan untuk calon istrinya baru diketahui nama panggilannya yakni atas nama Shelfi.

Hal itu diketahui dari pihak Keluarga Benediktus Beke, mengatakan dua orang anggota keluarga penumpang Sriwijaya Air tercatat atas nama Feliks Wenggo dan Sarah Beatrice Alomau sesungguhnya keduanya menggunakan KTP atas nama orang lain yakni KTP dari Feliks Wenggo dan KTP dari Sarah Beatrice Alomau.

Artikel ini telah dibaca 109 kali

loading...
Baca Lainnya

SIG Prioritaskan Bantuan Medis Untuk Korban Gempa di Mamuju, Sulawesi Barat

Jakarta, deliknews – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program Corporate Social Responbility (CSR)...

22 Januari 2021, 10:55 WIB

Membumikan Nilai-Nilai Pancasila Tangkal Ancaman Radikalisme Ditengah Pandemi corona

Oleh: Azhar Idrus (Koordinator Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Depok) Indonesia masih rawan...

22 Januari 2021, 05:40 WIB

Tol Laut Mempercepat Distribusi Sembako ke Papua

Oleh : Thomas Krei Tol laut adalah inovasi baru dalam distribusi barang hingga ke Indonesia...

22 Januari 2021, 00:51 WIB

Publik Mendukung UU Ciptaker Meningkatkan Investasi

Oleh : Citra Lestari Pemerinta telah mendorong implementasi UU Cipta Kerja dalam rangka meringkas hiper...

22 Januari 2021, 00:41 WIB

Jurnalis dan Tokoh Masyarakat Berperan Tingkatkan Kesadaran Vaksinasi Covid-19

Oleh : Rahmat Sholeh Sebentar lagi kita akan divaksinasi corona secara massal. Pemerintah meminta jurnalis...

21 Januari 2021, 23:35 WIB

Mendukung Vaksinasi Demi Indonesia Bebas Covid-19

Oleh: Gina Hujandra (Blogger Jakarta) Pemerintah sudah menganggarkan dana khusus vaksinasi yang menembus angka 74...

21 Januari 2021, 07:14 WIB

loading...