Sabtu, 16 Januari 2021 - 08:42 WIB

Proyek Revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Gianyar.

Proyek Revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Gianyar.

Di Balik Kematian Pekerja Proyek Revitalisasi Pasar Seni Sukawati

Gianyar – Ada menarik pasca di balik kematian Pekerja Proyek Revitalisasi Pasar Seni Sukawati Gianyar. Kematiannya sempat menjadi rumor di lingkungan warga sekitar. Kejelasan informasi meninggalnya seorang pekerja, warga asal Pati Jawa Tengah terkesan ditutupi. Warga disinyalir enggan menyampaikan lantaran takut salah dan dipersalahkan.

Mantan Bendesa Desa Adat Sukawati, I Nyoman Oka (60) mengaku pihaknya mendengar rumor ini. Namun untuk kepastian, Oka mengaku sempat jadi Bendesa Sukawati selama 25 tahun ini tidak berani memastikan.

”Saya sih dengar begitu, ada bilang meninggal di rumah sakit. Saya persisnya sih tidak tahu,” kata Oka rumahnya berbatasan langsung dengan Pasar Seni Sukawati, Jumat (15/08).

Oka juga mengungkapkan bahwa selama ini pekerja sering tidak memakai APD (alat pelindung diri) saat bekerja. Ia mengetahui karena dapat terlihat langsung dari posisi rumahnya yang berada persis di samping proyek pasar.

“Selama ini pekerja juga sering tidak pakai APD,” ujarnya.

Perbekel Desa Sukawati, Dewa Gede Dwi Putra didampingi Bhabinkamtibmas Desa Sukawati mengaku dirinya juga mendengar rumor tersebut. Namun tidak jelas kapan kejadiannya, siapa orangnya.

“Saya dengar simpang siur dan tidak jelas kapan kejadiannya. Saya belum dapat laporan,” katanya kepada wartawan.

Bahkan dalam pertemuan difasilitasi Perbekel Desa Sukawati terkait tuntutan ganti rugi 8 orang warga terdampak proyek tidak diungkap sama sekali. Hanya membahas masalah kerusakan berapa bagian dari rumah warga sebelumnya dijanjikan diganti oleh pimpinan proyek. Dan rencana ‘pecaruan’ di masing-masing rumah warga terdampak.

Sisi lain ditemui Umar Komarudin selaku pimpinan proyek (Pimpro) dari PT. Putra Jaya Andalan setelah mengikuti pertemuan dengan warga membenarkan ada pekerja dari Pati mengalami musibah dan meninggal.

“Karena kelalaian SDM pekerjanya aja. Jadi sempat mau ngidupin springkler (sistem pemadam kebakaran dalam gedung), terus pas baliknya terpeleset. Sudah diingatin suruh pakai safety belt, tapi dia ngeremehin bilang hanya sebentar saja kok ya itu terus kejadian baliknya kepeleset,” jelasnya

Lebih lanjut dikatakan memerintahkan pihak sub contractor mengurus dengan pihak keluarga korban. “Minta saya (ke pihak subcon) diurus secepatnya, itu aja si. Mengurusnya, karena memang musibah ini terjadi karena kelalaian mereka. Saya minta diurus dengan pihak keluarga sampai pihak keluarga rela menerima, bagaimana caranya,” imbuh Umar.

Artikel ini telah dibaca 206 kali

Baca Lainnya

Unand Diduga Terima Ratusan Juta Uang Kuliah Mahasiswa Bidikmisi

Padang, – Universitas Andalas (Unand) dikabarkan diduga melakukan pungutan atau penerimaan uang kuliah dari 98...

Kampus Universitas Andalas

4 Maret 2021, 23:07 WIB

PH PPDI Kecewa Tidak Ada Klarifikasi Dari Pihak Kecamatan Karusen Janang

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Sesyam Mertokusumo Law Firm selaku penasehat hukum dari Persatuan Perangkat...

4 Maret 2021, 22:19 WIB

Cegah Penyalahgunaan, Propam Polda Banten Cek Senpi Personel Polresta Tangerang

TANGERANG – Tim dari Bidang Propam Polda Banten melaksanakan kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) yang...

4 Maret 2021, 15:44 WIB

Sowan Sesepuh, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Cikupa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke kediaman H. Cecep Miharja,...

4 Maret 2021, 15:38 WIB

Tingkatan Kerja Sama, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Ketua PN Tangerang

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tangerang...

4 Maret 2021, 15:26 WIB

Pemkab Bartim Gelar Apel Kesiapsiagaan Personil dan Sapras Dalam Penanggulangan Karhutla

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Pemerintah Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Apel Kesiapsiagaan...

4 Maret 2021, 10:30 WIB

loading...