Selasa, 19 Januari 2021 - 19:53 WIB

Kades Dilaporkan Warganya, Tak Kunjung Bayarkan Hasil Plasma Kebun Sawit

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Merasa tak dapat penjelasan dengan pasti dari Kepala Desa atas hasil dari pengelolaan plasma sawit yang sudah berjalan selama 3 tahun, terhitung sejak tahun 2017 sampai tahun 2021 ini, belum juga terbayarkan hasil plasma kebun sawit warga desa Pinang Tunggal, kecamatan Pematang Karau kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, akhirnya ditempuh melalui jalur hukum.

Hal tersebut dibeberkan warga desa pemilik kebun kepada awak media saat beberapa perwakilan dari warga yang keberatan tersebut ingin melaporkan dugaan penyalahgunaan dana milik warga pemilik plasma yang tak kunjung dibayar oleh Kades Pinang Tunggal selaku pemegang dana yang dipercayakan oleh pihak perusahaan Sawit Graha Manunggal.

Pasalnya selama ini warga merasa heran atas dana yang dikatakan oknum Kades tersimpan di rekeningnya tak kunjung jua diserahkan kepada pemilik plasma hingga tiga tahun berjalan, namun kerap kali warga melakukan pengaduan pada pihak terkait bahkan melakukan rapat untuk membahas penyelesaian terkait dana tersebut tetap tidak menemukan hasil sehingga jalur hukum menjadi jalan alternatif bagi warga agar hak yang menjadi miliknya jelas diterima tanpa dalih apapun.

“Sesuai dengan tuntutan masyarakat desa Pinang Tunggal bahwa hak masyarakat tentang dana plasma yang masuk dari tahun 2017 sampai dengan saat ini yang di transfer dari PT. SGM melalui mitra kerja Koperasi ke rekening atas nama Karya selaku Kepala desa,” ucap Yodalen dan kawan – kawan, di Tamiang Layang, Senin (18/01/2021).

Menurut Yodalen, permasalahan tersebut sudah beberapa kali di bahas secara kekeluargaan, namun pihaknya tetap tidak menemukan hasil, baik melalui surat maupun mediasi dengan melibatkan pihak BPD, Kecamatan dan Polsek setempat dengan tujuan dana yang bekisar kurang lebih 90 juta itu dapat diterima warga pemilik plasma.

“Katanya dana sebesar 95 juta itu ada, tapi tidak diberikan kepada masyarakat, sedangkan masyarakat membutuhkan dana yang sesuai perjanjian awal sejak pelepasan lahan dana itu dibagikan oleh masyarakat desa Pinang Tunggal per Kartu Keluarga,” ungkap Yodalen seraya memperhatkan bukti surat kepada awak media”, terangnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa warga sebanyak 131 KK yang menerima hasil penjualan dengan luas lahan yang dijadikan plasma berkisar 80 hektar tersebut sejak tahun 2012 hingga dapat menghasilkan panen di tahun 2017, namun janji pembayaran hasil panen tidak juga dirasakan warga sampai saat ini”, kata Yodale.

“Jadi tujuan hari ini kami melaporkan pemegang rekening yang menjabat kepala desa ke Polres Bartim diduga penyalahgunaan jabatan dan dugaan penggelapan dana hak masyarakat”, ucapnya.

Yodalen dan rekan-rekan yang turut mendampingi pelaporan juga berharap agar yang menjadi hak warga dapat dipenuhi. “Kami harap ini segera di proses hukum dan warga menerima dana yang menjadi haknya.

Saat awak media meminta keterangan kepada pihak terkait yang menjadi target pelaporan dari warga atas dugaan yang mencantumkan nama Karya selaku pihak terlapor dan sekaligus menjabat sebagai Kepala Desa, saat dihubungi via telepon selular untuk di konfirmasi, dirinya tidak  menanggapi, bahkan melalui chatting via aplikasi WhatsApp dan system pesan pendek tetap tidak di beri tanggapan hingga berita ini di update.  (Boy)

Baca Lainnya

Lawyer PPDI : Kades Unsum Menolak Kehadiran Media dan Perwakilan PPDI Ada Apa ?

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Menanggapi hasil pertemuan untuk meminta klarifikasi dan keterangan dari kepala...

8 Maret 2021, 19:07 WIB

Audit BPKP, Kerugian Negara pada Kasus Dugaan Korupsi DSI Galus Hampir 4 Miliar

Aceh-Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh terdapat kerugian negara pada Dugaan Korupsi Program Peningkatan Sumber...

8 Maret 2021, 17:52 WIB

Dana Likuiditas Terancam Tak Kembali, Ketua LPD Bugbug Dilaporkan ke Polda Bali

Denpasar – Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem-Bali inisial...

Depan: Kelian Desa Adat Bugbug Karangasem Nyoman Purwa (tengah), Ketua Tim Penasihat Hukum Desa Adat Bugbug I Gede Ngurah, SH., (kanan) dan Penasihat Hukum I Nengah Yasa Adi Susanto SH., MH., (kiri). (Foto: Deliknews.com)

8 Maret 2021, 16:57 WIB

Ungkap Kasus Narkoba Hingga 18 Kg, Kapolresta dan Kasat Narkoba Diganjar Penghargaan i Polisi Selebriti

TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten patut berbangga lantaran diganjar penghargaan dari...

8 Maret 2021, 15:41 WIB

Kinerja Baik Tangani Kekerasan Anak, Polresta Tangerang Dapat Penghargaan Kak Seto

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mendapatkan penghargaan Kak Seto Award, Senin (8/3/2021). Penghargaan...

8 Maret 2021, 15:30 WIB

Polresta Tangerang Bareng 3 Pilar Bagikan Puluhan Ribu Masker Untuk Sukseskan PPKM

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan pembagian masker dan Operasi Yustisi,...

8 Maret 2021, 15:22 WIB

loading...