Rabu, 20 Januari 2021 - 14:13 WIB

Foto: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Ketua Umum GPLI, Gunawan Suherman (kanan).

Foto: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono bersama Ketua Umum GPLI, Gunawan Suherman (kanan).

Menteri KKP Lepas Ekspor Perdana Lobster Budidaya GPLI di Bali

Bali – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melihat langsung panen lobster hasil budidaya dikelola PT. Lautan Berkah Perkasa (LBP) yang tergabung dalam asosiasi Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI) di Sumberkima Buleleng Bali. Hasil panen ini langsung diekspor ke China dan merupakan ekspor perdana lobster budidaya dari asosiasi GPLI.

“Ini adalah satu bukti, saya menyakini budidaya itu berkesinambungan, menjaga kelestarian lingkungan, kelestarian sumberdaya lobster,” terang Menteri Trenggono di Sumerkima Buleleng Bali, Rabu (20/01)

Sehingga kalau ini bisa dikembangkan kata menteri KKP terus dibeberapa wilayah yang lain akan sangat bagus, akan meningkatkan ekonomi nelayan di sini.

“Tadi saya melihat beratnya ada yang sampai satu kilo lebih dan itu waktunya satu tahun, ada juga 4 bulan sudah bisa panen. Satu luas sekotak ini nilainya bisa 24 ton, kalau rata rata 1 juta, itu sudah Rp 24 miliar. Itu sangat besar,” rincinya.

Foto: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat berbincang bersama nelayan pembudidaya Lobster.

Lebih lanjut dikatakan menteri KKP, kita harus yakini mampu dan bisa menahan diri. Jika nelayan menjadi bagian yang ikut dibina, mereka juga akan bisa ikut sejahtera.

“Tuhan sudah memberikan alam kita yang begitu luar biasa. Pesan saya jelas, budidaya ini akan kita kembangkan. Itu bukan menjadi tanggungjawab Dirjen Budidaya. Saya akan all out ini akan dapat dikembangkan di dalam negeri,” tegasnya.

Sementara itu Ketua GPLI Gunawan Suherman menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki semua potensi untuk menjadi negara pengekspor lobster terbesar di dunia.

Foto: Menteri KKP (tengah) menunjukkan hasil panen Lobster.

“Kami akan jadikan Sumberkima sebagai Lobster Estate pertama di Indonesia dan berikutnya akan kami kembangan sampai ke seluruh pelosok nusantara. GPLI menargetkan ekspor lobster hasil budidaya sebesar 30 ribu ton per tahun yang kami capai dalam waktu 10 tahun. Sehingga ke depan semakin banyak benih yang terserap untuk dibudidayakan di dalam negeri,” terang Gunawan.

Lebih lanjut Gunawan mengatakan, dalam pelaksanaannya GPLI juga akan bermitra dengan nelayan menggunakan sistem inti plasma. Dampak positif lainnya yaitu berkembang pula budidaya kerang yang menjadi pakan utama lobster. Ratusan ribu nelayan budidaya dan tangkap akan semakin meningkat kesejahteraannya.

“Bisa anda bayangkan 30 ribu ton lobster memerlukan 360 ribu ton pakan kerang. Bila diasumsikan harga kerang Rp 10 ribu setiap kilogram maka potensi pendapatan nelayan pembudidaya kerang saja mencapai Rp 3,6 triliun per tahun. Bukankah ini juga merupakan potensi pendapatan sangat luar biasa untuk nelayan,” paparnya.

Karena itu kata Gunawan, GPLI sangat bersemangat untuk  memberikan kontribusi dalam pengembangan budidaya lobster dalam negeri agar kesejahteraan nelayan semakin merata dan meningkat. “Kita pasti bisa,” kata Gunawan.

Artikel ini telah dibaca 158 kali

Baca Lainnya

Kisha Clean Jamin Hasil Laundry Karpet, Sofa dan Springbed Berkualitas

Padang, – Di tengah menjamurnya usaha laundry di Kota Padang, hadir Kisha Clean yang memberikan...

27 Februari 2021, 17:16 WIB

BPBD Damkar Bartim Lakukan Penyemprotan Disinfektan Pada Fasilitas Umum di Desa Jaar

Barito Timur, Kalteng – deliknews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar)...

27 Februari 2021, 15:52 WIB

Mengenal Lebih Dalam ‘Rasa Baru’ PT. Solid Gold Berjangka Bali

Denpasar – Guna meningkatkan literasi terhadap peluang dan risiko investasi, PT. Solid Gold Berjangka Bali...

Edukasi investasi SGB Bali. (Foto: deliknews.com)

27 Februari 2021, 13:37 WIB

Hasil Pilkel Digugat, Bupati Badung Tetap Lantik Prebekel Desa Angantaka

Badung – Meski ada gugatan terkait pemilihan prebekel (Pilkel) Desa Angantaka di Pengadilan Negeri (PN)...

Pelantikan Perbekel Terpilih se-Kabupaten Badung. (Foto: Istimewa)

26 Februari 2021, 19:20 WIB

Akulturasi Budaya dan Pariwisata Diplomasi, Potensi untuk Revitalisasi

Bali – Akulturasi budaya Bali dan China menjadi salah satu keunikan dimiliki Bali selama ini....

Indonesia Director Tourism Confucius Institute (TCI) Udayana University, I Made Sendra. (Foto: deliknews.com)

26 Februari 2021, 18:59 WIB

Wakil Bupati Barito Timur Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan DPC Partai Gerindra

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Wakil Bupati Barito Timur hadiri pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan...

26 Februari 2021, 17:24 WIB

loading...