Warga Pinang Tunggal Inginkan Uang Plasma Dari Perusahaan Dibagikan Per KK

- Editorial Staff

Rabu, 27 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, Kalteng, deliknews –  Upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak Polres Barito Timur (Bartim) Polda Kalimantan Tengah, antara pemerintah Desa Pinang Tunggal dengan warganya membuahkan hasil.

Pada mediasi yang difasilitasi jajaran Satreskrim Polres Bartim bersama Jajaran Polsek Pematang Karau, nampak pula Camat Pematang Karau Edy Adwar, Kepala Desa Pinang Tunggal, Karya, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pinang Tunggal dan beberapa orang perwakilan warga yang menuntut agar uang hasil  plasma dari perusahaan perkebunan sawit PT. Sawit Graha Manunggal (SGM) dibagi untuk masyarakat.

Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra SH, SIK melalui Kanit Reskrim Polsek Pematang Karau Bripka Isa Ansari usai mediasi Selasa (26/1/21) menjelaskan, tadi sudah ada kesepakatan bahwa yang hasil plasma senilai Rp. 105 Juta akan dibagikan kepada warga. Selanjutnya apakah dibagi rata per KK atau disisihkan untuk pembangunan itu akan di musyawarahkan lagi di desa Pinang Tunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengenai adanya laporan dari warga ke Polres Bartim, tidak ditindaklanjuti karena uangnya masih ada direkening dan tadi sudah ada kesepakatan” ujar Bripka Isa Ansari.

Dirinya juga menghimbau kepada warga, khususnya warga Pinang Tunggal agar bisa menyelesaikan persoalan tersebut melalui musyawarah dan mufakat ditingkat desa, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Pinang Tunggal, Rapelman mengatakan kami bersama dengan Kades dan warga Pinang Tunggal nantinya akan bermusyawarah di desa.

Kalau warga memang menginginkan uang tersebut dibagi semua, dibagi per KK atau disisihkan sebagian untuk pembangunan desa kita akan akomodir.

“Akan kami musyawarahkan ditingkat desa terlebih dahulu, seperti apa keinginan masyarakat banyak”, jelas Rapelmen.

Yudalen salah satu warga menyampaikan keinginan warga agar uang tersebut dibagi semua per KK.

“Kita dukung rencana pembangunan Pemdes, namun itukan sudah ada anggaran dari Dana Desa serta Alokasi Dana Desa, kalau uang plasma ini merupakan hak mutlak masyarakat, terlebih saat Pandemi COVID-19 ini, perekonomian warga sedang susah”, ujar Yudalen.

Sebelumnya warga melaporkan Kades Pinang Tunggal kepihak Polres Bartim, karena merasa tak dapat penjelasan dengan pasti dari kepala desa atas hasil dari pengelolaan uang plasma sawit yang sudah berjalan selama 3 tahun.

Terhitung sejak tahun 2017 sampai saat ini tahun 2021 belum juga terbayarkan hasil plasma kebun sawit warga desa Pinang Tunggal. Sementara uang plasma tersebut sudah disalurkan dari pihak perusahaan melalui rekening Kades, pungkasnya. (Boy)

Berita Terkait

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran
Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih
Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh
BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir
Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar
Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU
Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:19 WIB

Ditolak Termohon, PN Surabaya Gagal Eksekusi Gudang di Jalan Kenjeran

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:59 WIB

Pleno Terbuka Terbuka PPK Kecamatan Somambawa Berakhir Sejumlah Masyarakat Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:18 WIB

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:21 WIB

BMKG Jelaskan Fenomena Hujan Es di Sidoarjo

Minggu, 25 Februari 2024 - 15:12 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Sebanyak 108.997,91 Gram dan Pil Ekstasi Sebanyak 134.487 Butir

Sabtu, 24 Februari 2024 - 19:45 WIB

Rapat Pleno KPU Nisel Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar

Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:57 WIB

Polres Nisel Perketat Pengamanan Pleno KPU

Kamis, 22 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekretaris Teguh Kinarto Dituntut 2 Tahun Penjara, Terbukti Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB