Eks FPI Gabung GP Ansor Sumsel, Lisda Hendrajoni: Kita Bersyukur

JAKARTA – Setidaknya 30 orang eks anggota Front Pembela Islam (FPI) bergabung ke Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Selatan (Sumsel) pasca FPI resmi dibubarkan pemerintah 30 Desember 2020.

Langkah tersebut disambut positif Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni.

“Kita bersyukur karena sejumlah anggota FPI bergabung dengan ormas Islam lain yang memiliki legal standing yang jelas seperti GP Ansor dan PP Muhammadiyah. Di Sumatera Selatan, 30 eks anggota FPI secara sukarela bergabung ke GP Ansor setempat,” terang Lisda, Kamis (28/1/2021).

Politikus Partai NasDem ini berharap eks anggota FPI di daerah lain juga mengikuti jejak rekan mereka di Sumsel.

“Kita tidak harapkan bekas anggota FPI bergabung dengan kelompok radikal. Kita percaya, mereka memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman kita sebagai bangsa,” tegasnya.

Menurut Lisda, pilihan masuk ke GP Ansor atau Pemuda Muhammadiyah sudah tepat. Pasalnya selama ini kedua orams Islam tersebut sudah membuktikan komitmen kebangsaannya.

“Bila ingin terus berorganisasi, kita harapkan mereka bergabung dengan ormas-ormas yang ada saat ini, ya seperti GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah atau yang lain,” jelas Lisda.

Namun jika tak ingin berorganisasi lagi pun tak masalah. “Mereka bisa hidup bebas seperti anggota masyarakat pada umumnya. Tidak ada keharusan untuk terus berorganisasi. Mereka bebas untuk memilih jalan hidup pasca pembubaran FPI,” papar Lisda lagi.

Disinggung apakah pemerintah perlu terus memantau eks anggota FPI agar tidak terjerumus dalam kegiatan terlarang, Lisda berpendapat lain.

“Kalau terjerumus pada kegitan terlarang, bukan hanya eks anggota FPI yang perlu dipantau, tetapi semua orang atau kelompok yang aktif dalam kegiatan terlarang pasti akan diawasi demi keamanan dan ketenteraman bersama kita sebagai bangsa,” pungkasnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
ADVERTISEMENT
Login Areal