Jumat, 29 Januari 2021 - 23:40 WIB

Foto: Suasana jalannya persidangan.

Foto: Suasana jalannya persidangan.

Anak Polisi Mempradilkan Polisi, Mengurai Fakta Dari Saksi

Denpasar – Gugatan Prapradilan pelanggaran prosedur penangkapan, penggeledahan dan penyitaan barang bukti yang dilakukan Polresta Denpasar di Villa Kayumas, Kuta Utara, Badung, Bali yang dimohonkan seorang anak polisi bernama Anak Agung Mahendra, kembali digelar di PN Denpasar, Jumat (29/01).

Agenda mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan ini, Agung Mahendra selaku pemohon menghadirkan empat saksi fakta.

Diantaranya, I Komang Miadiartha, Anak Agung Bagus Budhi Satwika, Putu Ayu Diah Prayastini dan Gede Hendra Prathama Purba.

Sementara dari pihak termohon (Polresta Denpasar) menghadirkan dua saksi. I Nyoman Agus Prabawa dan Zulkarnaen.

Sidang diketuai hakim tunggal I Wayan Sukra Dana ini berjalan alot. Meski sebelumnya, majelis hakim bertanya kepada saksi dari pemohon, prihal mekanisme dan kegiatan Indotrader Academy namun semakin ke belakang, fakta proses penggerebegan dari Polresta Denpasar menjadi tercatat jelas di persidangan.

Seperti kesaksian I Komang Mudiartha dihadirkan pemohon mengaku kaget. Pada 18 Desember 2020 ketika ia sedang sharing dan berdiskusi sesama anggota Komunitas Indotrader Academy di Jalan Mertanadi No 46 B Kerobokan, Kec Kuta Utara, Badung tiba-tiba didatangi banyak orang tak dikenal.

Dikatakan saksi, dalam keadaan ini kurang lebih sepuluh orang masuk ke ruangan tanpa permisi. Meminta menghentikan aktivitas dan mengatakan mencari Agung Mahendra.

“Sekitar jam tujuh malam ada orang masuk nyelonong tanpa permisi. Awalnya satu orang masuk namun disusul beberapa orang lain yang masuk seperti menggerebek. Dan kami tidak boleh melakukan aktivitas apa-apa,” kata saksi lain, Anak Agung Bagus Budhi Satwika dalam sidang.

Saksi ini juga mengaku melihat Agung Mahendra berbicara dengan beberapa orang. Dan dikatakan saksi Anak Agung Bagus Budhi Satwika, sisanya berada di ruangan. Ia menerangkan kepada majelis hakim bahwa orang-orang tersebut mengumpulkan barang-barang dan mengatakan melakukan penyitaan. Kemudian bersama Agung Mahendra, ia mengatakan yang didengar semua hadirin persidangan, bahwa dirinya juga disuruh polisi menandatangani surat penyitaan barang.

Menjadi menarik, ketika Anak Agung Bagus Budhi Satwika ditanya hakim tentang poin 10 dari BAP pernah ditandatanganinya. Ia membantah, dinyatakan sebagai pegawai yang bekerja di Indotrader Akademy.

“Kok saya dibilang pernah mengaku sebagai pegawai dan bekerja di Indotrader Academy dalam BAP, karena Indotrader Academy adalah sebuah komunitas,” kata saksi.

Kemudian hakim mengkonfirmasi menanyakan, apakah betul ini tanda tangan anda? Saksi Anak Agung Bagus Budhi Satwika menjawab bahwa mirip dengan tanda tangan miliknya.

Merasa ada perubahan-perubahan dalam isi BAP pernah dibuat, dalam sidang itu, Anak Agung Bagus Budhi Satwika terlihat tidak puas dan raut wajahnya nampak kesal.

Sementara saksi Hendra saat ditanya majelis hakim menerangkan, melihat Agung Mahendra, Putu Ayu Diah Prayastini, Anak Agung Bagus Budhi Satwika, disuruh datang ke Polresta Denpasar saat malam itu juga.

Setelah selesai memeriksa saksi-saksi dari pemohon, kemudian hakim melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari termohon.

Dalam pemeriksaan kepada saksi ahli dari termohon (Polresta Denpasar) I Nyoman Agus Prabawa, hakim menanyakan kapasitasnya sebagai saksi ahli. Agus Prabawa, mengatakan bahwa menjadi saksi ahli karena ditunjuk oleh DIKTI.

Namun setelah dikejar pertanyaan dari kuasa hukum pemohon, saksi Prabawa kelihatan bingung. Sehingga kemudian hakim menanyakan, apakah saudara pernah jadi saksi ahli ? “tidak,” ucap saksi termohon

Karena itu, hakim mencoret sebagai saksi ahli. Mengingat saksi ini terungkap, ikut dalam penggerebekan pada 18 Desember 2020. Maka dinyatakan hakim, tidak lagi sebagai saksi ahli tetapi menjadi saksi fakta dari termohon.

Artikel ini telah dibaca 101 kali

Baca Lainnya

Bagikan 31.527 Masker, Polresta Tangerang dan 3 Pilar Terus Dorong Begini

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan pembagian masker dan Operasi Yustisi,...

5 Maret 2021, 23:15 WIB

Program Jumling dan Warung Jumat, Kapolresta Tangerang Gelorakan Pendekar Banten

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kembali melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling)...

5 Maret 2021, 22:58 WIB

Gebrakan Bupati Kebumen: Sejahterakan PKL, Nggak Ada Retribusi Serupiah Pun

KEBUMEN- Usai dilantik, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengajak syukuran dengan masyarakat dengan mengundang pedang kaki...

5 Maret 2021, 22:23 WIB

Panitia Pilkel Angantaka Dituding Cederai Demokrasi

Badung – Panitia Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Angantaka dituding telah memaksakan kehendak dan disinyalir telah...

Putu Nova Christ Andika Graha Parwata, S.H., M.H., CTL di Kantor hukum PNP & Partners Law Firm.

5 Maret 2021, 19:28 WIB

Program Kapolda, Kapolresta Tangerang Sowan ke Tokoh Agama Desa Wanakerta

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kembali melaksanakan Program Kapolda Banten Irjen...

5 Maret 2021, 11:47 WIB

Dorong Prokes, Kapolresta Tangerang Kunjungi Marketing Office Telaga Bestari

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Marketing Office Perumahan Telaga Bestari...

5 Maret 2021, 11:41 WIB

loading...