Senin, 1 Februari 2021 - 22:17 WIB

Babak Baru Pelaporan Diduga Sekolah Trading Berujung Praperadilan

Denpasar – Sidang Praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terkait dugaan penangkapan, penggeledahan dan penyitaan dilakukan Polresta Denpasar yang sempat menjadi sorotan pemberitaan direspon Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba, S.H selaku kuasa hukum Nobel, sebagai pihak pelapor kini memasuki babak baru.

Belakangan Bagus Surya mengungkap, timbulnya praperadilan berawal saat Polresta Denpasar menindaklanjuti laporan kliennya dikatakan terkait dugaan penipuan dilakukan Agung Mahendra selaku terlapor.

“Jadi di sini kami ingin mengklarifikasi pemberitaan yang beredar terkait sidang Praperadilan di PN Denpasar yang dalam pemberitaan menyinggung klien kami. Pada dasarnya permasalahan berawal dari laporan dugaan penipuan klien kami yang dilakukan oleh Agung Mahendra (terlapor),” ungkapnya di King Villa, Sanur, Senin (01/02).

Kronologi awal, Bagus Surya menguraikan, terlapor dikatakan mengaku sebagai profesional trader datang menawarkan proposal kepada kliennya. Dalam proposal tersebut terlapor mengatakan pihaknya memiliki sekolah trading dengan mencantumkan tenaga pengajar bergelar doktor.

Kliennya, kata Bagus Surya, dijanjikan dengan mengikuti pelatihan trading di sekolah trading milik terlapor maka kliennya akan menjadi trader profesional. Untuk itu, kliennya dikatakan mengambil program pelatihan kelas bisnis (privat), disebut dengan membayar biaya Rp 45 juta.

Bagus Surya juga memaparkan periode pelatihan tersebut seharusnya berlangsung selama 90 hari. Dan dikatakan terlapor juga akan mengontrol jalannya pembelajaran tiap harinya dan akan diberikan sertifikat setelah usai menempuh pelatihan.

“Namu saat dimulainya pelatihan semua yang dijanjikan tidak sesuai realita. Waktu pertemuan hanya sekitar 5 kali saja. Satu kali tatap muka dengan terlapor, dua kali dengan tenaga pendidik tapi bukan yang dijanjikan dalam proposal, bukan seorang Doktor,” paparnya.

“Kontrol yang dijanjikan juga tidak pernah dilakukan, hanya jika klien kami bertanya, selebihnya tidak pernah dikontrol. Dalam proposal juga dikatakan akan diberikan sertifikat, sampai batas waktunya bisnis class (pelatihan) ini berakhir, sertifikat apapun tidak pernah diberikan,” imbuh Bagus Surya.

Sisi lain di hari yang sama ada putusan peraperadilan. Dikabarkan bahwa putusan persidangan praperadilan dimohonkan Agung Mahendra oleh majelis hakim tunggal I Wayan Sukradana dalam putusannya menolak praperadilan diajukan.

Diketahui sebelumnya dalam pemberitaan, kuasa hukum dari pihak Agung Mahendra yakni I Wayan Adimawan, S.H, M.H mengatakan, kasus ini menjadi aneh. Menurutnya, sesuai dengan pasal-pasal dituduhkan, pihaknya tidak ada melihat hubungan antara membuat perguruan tinggi atau sekolah tanpa izin dengan tuduhan penipuan terhadap Nobel.

“Dalam gugatan ini saya hanya menggugat atas perbuatan polisi melakukan penangkapan, larangan meninggalkan tempat, penggeledahan dan penyitaan, serta pemeriksaan dan penyitaan surat. Kemudian, membawa dan menghadapkan seseorang kepada penyidik dilakukan pada 18 Desember 2020 berlokasi di Jalan Mertanadi, Desa Kerobokan, Kec Kuta Utara, Kab Badung yang telah diakui polisi dalam jawaban selaku termohon,” katanya

Perlu diketahui proses persidangan sebelumnya, sempat terungkap sejumlah fakta menarik. Seperti ditolaknya saksi ahli diajukan pihak Polresta Denpasar. Begitu juga ketika Anak Agung Bagus Budhi Satwika selaku saksi dari pemohon ditanya hakim tentang poin 10 dari BAP pernah ditandatanganinya. Ia membantah, dinyatakan sebagai pegawai yang bekerja di Indotrader Akademy.

“Kok saya dibilang pernah mengaku sebagai pegawai dan bekerja di Indotrader Academy dalam BAP, karena Indotrader Academy adalah sebuah komunitas,” kata saksi. (Tim)

Baca Lainnya

Lawyer PPDI : Kades Unsum Menolak Kehadiran Media dan Perwakilan PPDI Ada Apa ?

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Menanggapi hasil pertemuan untuk meminta klarifikasi dan keterangan dari kepala...

8 Maret 2021, 19:07 WIB

Audit BPKP, Kerugian Negara pada Kasus Dugaan Korupsi DSI Galus Hampir 4 Miliar

Aceh-Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh terdapat kerugian negara pada Dugaan Korupsi Program Peningkatan Sumber...

8 Maret 2021, 17:52 WIB

Dana Likuiditas Terancam Tak Kembali, Ketua LPD Bugbug Dilaporkan ke Polda Bali

Denpasar – Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem-Bali inisial...

Depan: Kelian Desa Adat Bugbug Karangasem Nyoman Purwa (tengah), Ketua Tim Penasihat Hukum Desa Adat Bugbug I Gede Ngurah, SH., (kanan) dan Penasihat Hukum I Nengah Yasa Adi Susanto SH., MH., (kiri). (Foto: Deliknews.com)

8 Maret 2021, 16:57 WIB

Ungkap Kasus Narkoba Hingga 18 Kg, Kapolresta dan Kasat Narkoba Diganjar Penghargaan i Polisi Selebriti

TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten patut berbangga lantaran diganjar penghargaan dari...

8 Maret 2021, 15:41 WIB

Kinerja Baik Tangani Kekerasan Anak, Polresta Tangerang Dapat Penghargaan Kak Seto

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten mendapatkan penghargaan Kak Seto Award, Senin (8/3/2021). Penghargaan...

8 Maret 2021, 15:30 WIB

Polresta Tangerang Bareng 3 Pilar Bagikan Puluhan Ribu Masker Untuk Sukseskan PPKM

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan pembagian masker dan Operasi Yustisi,...

8 Maret 2021, 15:22 WIB

loading...