BPBD Bartim Turunkan Tim Pantau Peningkatan Permukaan Air

- Editorial Staff

Senin, 1 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Timur menurunkan tim lapangan untuk mengantisipasi timbulnya korban atas meluapnya beberapa sungai di Barito Timur yang mengalami peningkatan permukaan air.

Hal ini disampaikan kepala pelaksana BPBD dan Damkar, Ir. H. Riza Rahmadi. MM, bahwa Tim BPBD sekarang sedang menuju ke lokasi untuk memantau peningkatan permukaan air”, jelasnya di Tamiang Layang, pada Senin, (1/2/21)

Riza menjelaskan, sungai yang mengalami peningkatan permukaan air yakni Sungai Kikis sehingga menggenangi Desa Pangkan, Paku Beto dan Desa Kalamus di Kecamatan Paku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sungai Takuam di Desa Lenggang Kecamatan Raren Batuah dan Sungai Patangkep di Desa Bentot Kecamatan Patangkep Tutui juga meluap karena hujan deras sepanjang malam tadi”, paparnya.

Dikatakannya, tim yang diterjunkan ke lapangan akan menginventarisir permasalahan yang harus ditanggulangi untuk mengurangi resiko yang ditimbulkan oleh luapan air sungai pada warga yang terdampak.

“Jadi nanti kalau ada warga yang harus dievakuasi, tim kita akan melakukan evakuasi, begitu juga jika dibutuhkan tenda pengungsian atau dapur umum kita akan mempersiapkan”, lanjutnya.

Riza mengimbau agar warga yang tinggal dekat aliran sungai agar melakukan antisipasi dini guna mencegah timbulnya kerugian harta benda maupun korban jiwa akibat bencana banjir yang datang secara tiba-tiba”, ucapnya.(Boy)

Berita Terkait

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan
Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame
Mahasiswa ITS Ini Modifikasi Aspal dari Limbah Lumpur
Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.
Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis
Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah
Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025
Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Berita Terkait

Sabtu, 2 Maret 2024 - 18:28 WIB

Bahas Legalitas P3SRS, Warga Apartemen Pakuwon Jati Group di Tunjungan Plaza Gelar Sarasehan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 09:04 WIB

Dirasa Mencekik, Pengusaha Periklanan Tolak Kenaikan Pajak Reklame

Jumat, 1 Maret 2024 - 09:59 WIB

Diakui BTN Sebagai Aset Pailit Sipoa, Area Drug Race di Tambak Oso Sepakat Ditutup.

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:08 WIB

Kerugian Akibat Dugaan Mafia Tanah Bos PT GFI Sangat Fantastis

Jumat, 1 Maret 2024 - 01:04 WIB

Rumah Bos PT GFI Digeledah Kejati Babel Atas Dugaan Mafia Tanah

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:56 WIB

Pemkab Nisel Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Kamis, 29 Februari 2024 - 20:27 WIB

Terbukti Gelapkan Uang Teguh Kinarto Rp 336 Juta, Hakim Vonis Dwi Shanti 2 Tahun Penjara

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:45 WIB

Bupati Nisel Monitoring Pleno PPK Fanayama Dan Toma

Berita Terbaru