Rabu, 3 Februari 2021 - 13:44 WIB

Kuasa Hukum Kecewa, Kasus Pengeroyokan Wartawan Gardamalaka Di SP3 Kan Oleh Polda NTT

Malaka, NTT, deliknews – kasus pengeroyokan wartawan terhadap gardamalaka.com atas nama Yohanes Seran Bria alias Bojes dengan penetapan 3 orang tersangka oleh penyidik Polres Malaka, dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda NTT  akhirnya mendapat Surat Perintah Pemberhentian Penyelidikan (SP3).

Kasus pengeroyokan ini dinyatakan SP3 usai penyidik Polda NTT sudah di gelar perkara pada tanggal 28 Januari 2021 dengan alasan karena tidak cukup bukti.

Dalam penjelasan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dengan nomor: B/50/I/2021/Ditreskrimum dan SP3 dengan nomor: S.Tap/0459/I/2021/Ditreskrimum yang diterima kuasa hukum Bojes, tidak menerangkan terkait ketidakjelasan bukti yang dimaksud, sehingga tim kuasa hukum menanyakan, ketidakjelasan atas tidak cukup bukti tersebut.

“Kita tidak tahu, tidak cukup bukti itu bukti apa? Karena sebelum dilimpahkan ke Polda NTT, penyidik Polres Malaka sudah menetapkan 3 orang tersangka yakni Raimundus Seran Klau dan kawan-kawan” ujar Melkianus Conterius Seran, SH.

Lanjutnya, menurut kami selaku kuasa hukum sudah cukup bukti, sehingga penyidik Polres Malaka menetapkan 3 orang tersangka itu. Lalu sampai di Ditreskrimum Polda NTT, saat  gelar perkara, kasus ini di SP3 kan. Sungguh aneh sekali ini?.

Kuasa Hukum Melkianus Conterius Seran, SH yang akrab disapa ( Guntur) menuturkan pihaknya sangat yakin bahwa bukti sudah sangat cukup  dengan ditetapkannya tersangka oleh Penyidik Polres Malaka dalam surat SP2HP yang diterima oleh korban dan tim kuasa hukum beberapa waktu lalu yang menerangkan kasus pengeroyokan wartawan gardamalaka.com sudah dinaikan status dari penyelidikan ke penyidikan dengan menetapkan 3 orang tersangka atas nama Raimundus Seran Klau (RSK), Sergius Fransiskus Klau (SFK) alias Anarki dan Yohanes Seran (YS) alis Mugen, dengan nomor: SP2HP/14/X/2020/Reskrim.

Melikianus Conterius Seran. SH menyampaika bahwa, jika alasan dari penyidik walaupun tidak dijelaskan dalam surat SP3, tetapi perlu disampaikan kepada tim hukum terkait tidak cukup bukti ini, karena ini terkait keterbukaan informasi kepada publik.

Dia juga mengatakan bahwa Tim hukum tidak akan diam, pihaknya akan mengambil langkah hukum terkait SP3 ini, karena menurutnya SP3 ini hanya proses administrasi kepolisian.

Guntur mengaskan bahwa SP3 ini bukan final, kasus ini sewaktu-waktu akan dibuka kembali apabila dikemudian hari ditemukan bukti-bukti yang kuat untuk melengkapi.

Ditempat terpisah, penyidik Ditreskrimum Polda NTT, Bripka Alfred More Uly, dihubungi via pesan WhatsApp pada hari Selasa, (02/02/2021) menanyakan alasan terkait tidak cukup alat bukti sehingga kasus ini di SP3, dirinya menjawab, alasannya hasil visum tidak mendukung.

“Pidana pengeroyokan, penganiayaan harus didukung oleh visum sebagai alat bukti surat. Alat bukti inilah yang tidak ada, sehingga tidak cukup bukti, untuk membuktikan perbuatan kekerasan beserta akibatnya, harus melalui visum”, ucap Bripka Alfred.

Lanjutnya, persoalan Polres Malaka sudah menetapkan ketiga orang tersebut sebagai tersangka, pihaknya sudah kaji ulang di Polda melalui gelar perkara. Persoalan Polres Malaka sudah menetapkan sebagai tersangka sudah kami kaji ulang di Polda melalui gelar perkara.

Analisis perkara dan keputusan ini merupakan keputusan gelar perkara. Kalau visum mendukung, sejak awal kami sudah tangkap dan tahan para tersangka, Kami selalu berdasarkan bukti, pungkasnya. (Dami Atok).

Artikel ini telah dibaca 90 kali

Baca Lainnya

UD Tani Mandiri Malaka Melayani Pupuk Bersubsidi di 4 Kecamatan

Malaka, NTT, deliknews – Pengecer UD Tani Mandiri di Desa Laleten Kecamatan Weliman menjual pupuk...

3 Maret 2021, 15:10 WIB

Polres Gayo Lues Amankan Tersangka Transaksi Satwa Dilindungi

Kepolisian Polres Gayo Lues, Provinsi Aceh berhasil mengamankan tersangka transaksi satwa yang dilindungi dalam kondisi...

3 Maret 2021, 15:09 WIB

Program Pos Sanjung, Kapolresta Tangerang Kunjungi Kediaman Anggota dan ASN

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan kegiatan Polisi Selasa Berkunjung (Pos...

3 Maret 2021, 11:29 WIB

Kapolresta Tangerang Blusukan ke Jambe Gelorakan Kampung Tangguh Nusantara

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke Desa Jambe, Kecamatan Jambe,...

3 Maret 2021, 00:26 WIB

415 Personel, ASN, dan PHL Polresta Tangerang Telah di Vaksin

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten terus melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba...

3 Maret 2021, 00:01 WIB

Sat Reskrim Polresta Tangerang Bekuk DPO Curanmor dan Spesialis Bobol Rumah

TANGERANG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Polda Banten berhasil meringkus pelaku pencurian dengan modus...

2 Maret 2021, 23:54 WIB

loading...