Senin, 8 Februari 2021 - 13:40 WIB

Kudeta AHY, Fixpoll Sebut Demokrat Diuntungkan

Jakarta – Pekan pertama februari 2021, kabar politik nasional kembali membara, kali ini menerpa Isu rencana menumbangkan (kudeta) Kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat, padahal AHY baru 11 bulan memimpin partai berlambang mercy tersebut.

Tepat pada hari senin 1 Februari 2021, AHY melakukan konfrensi Pers terkait adanya gerakan kudeta terhadap dirinya, disaat bersamaan sejumlah tokoh internal dan eksternal Partai pun disebut yang melakukan upaya kudeta dirinya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia Anas, RA berpendapat bahwa dinamika Partai Demokrat adalah sesuatu yang biasa terjadi di tubuh partai, Kejadian yang menimpa Partai Demokrat ada 3 kemungkinan: Pertama, ada Kekecewaan internal terhadap Kepemimpinan AHY boleh jadi ada Kader tak di usung di pilkada 2020 kemarin. Kedua, Ada Upaya Mendorong Pergantian Pimpinan Partai dengan dalil AHY terlalu Eksklusif ditemui, Komunikasi Terlalu Retorik. Ketiga, Ada Pihak Kader yang ingin memanfaatkan tokoh Eksternal untuk ikut terlibat dalam Kisruh Partai Demokrat.

Anas menambah kan, Demokrat diuntungkan oleh Jenderal Moeldoko, karena Beliau Adalah Salah satu orang dengan dijajaran Kabinet Jokowi-Amin, sehingga di representasikan sebagai wakil Istana, Padahal personil Kabinet Indonesia Maju Ada unsur Partai dan Unsur Profesional, sedangkan Jenderal Moeldoko dari unsur Profesional, sehingga gerakan politik Jenderal Moeldoko adalah repredentase dirinya.

Hanya karena Moeldoko Melekat Jabatannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan, maka kedengarannya hampir semua sikap dan gerakan Jenderal moeldoko disematkan Pihak Istana.
Situasi saat ini Malah justru Partai Demokrat di untungkan oleh Jenderal Moeldoko.

“Kan kemarin sudah ada kelompok internal demokrat yang sudah bikin gaduh ingin KLB, Ada Kelompok Internal yang mengkritik sistem pemilihan Ketua Umum yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, karena tokoh kemarin tak sekaliber Jenderal Moeldoko, maka kurang menarik dimata publik. Kisruh partai Demokrat ini menjadi Seksi karena Jenderal Meoldoko sebagai Kepala Staf Presiden. Sehingga saat ini AHY sedang di uji kepiawiannya sebagai ketua umum dalam menjaga solidaritas dan loyalitas Pengurus dan kader partainya,” pungkas Anas

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Masyarakat Menyambut Positif Vaksin Gotong Royong

Oleh : Alfisyah Dianasari Vaksin gotong royong alias vaksin mandiri menjadi alternatif selain vaksinasi nasional....

5 Maret 2021, 00:47 WIB

Penahanan Rizieq Shihab Sudah Tepat

Oleh: Firza Ahmad Rizieq Shihab rupanya kerap membuat keresahan yang tak berkesudahan, pidatonya yang provokatif...

4 Maret 2021, 17:09 WIB

Begini Cerita Pria Papua yang Gagal Indonesian Idol Sekarang Malah Sukses Berkarir di Istana Presiden

“Kesempatan itu selalu ada di sekitar kita, ketika kita gagal percayalah akan selalu ada kesempatan...

4 Maret 2021, 16:37 WIB

Mengapresiasi Presiden Mencabut Lampiran Perpres Investasi Industri Miras

Oleh : Zakaria Lampiran Perpres yang menjadi aturan turunan UU Cipta Kerja, mengenai investasi industri...

4 Maret 2021, 11:41 WIB

Keren, Komisi I DPR RI Ahmad Rizki Sadig Bicara Soal Kemajuan Teknologi Informasi di Era Digital

Bakti Kominfo melaksanakan seminar live streming bertemakan “Pemanfaatan Internet Untuk Digitalisasi Ekonomi Kreatif” yang diisi...

3 Maret 2021, 22:55 WIB

Masyarakat Siap Menyambut PON XX Papua

Oleh : Abner Wanggai Pekan Olahraga Nasional ke-XX yang diselenggarakan di Papua pada oktober 2021,...

3 Maret 2021, 22:04 WIB

loading...