Selasa, 9 Februari 2021 - 11:18 WIB

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Alu Kayu Diayun, ‘Brak’ Darah Mengalir, Kepala Sutarjana Pecah

Buleleng – Alu kayu diayunkan, ‘brak’ darah mengalir. Kepala korban pecah dan giginya rontok,” terang sumber wartawan.

Seketika korban Kadek Sutarjana tewas. Dibunuh pelaku teman sendiri Ida Kade Suarsana alias Paras, saat bersama diajak meneguk minuman keras (miras) depan keluarganya di rumah korban Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada sore Pukul 14.30 Wita, Senin (08/02).

Menurut sumber, kejadian berawal ketika pelaku datang ke rumah korban untuk bertamu. Mereka punya ide membeli minuman jenis arak sebotol untuk minum bersama. Dan lanjut berpesta sama pelaku serta temen korban di rumahnya. Sambil nyanyi-nyanyi alias karaoke. 

Pelaku (kiri) saat di Kantor Polisi.

Dan setelah itu kata sumber, terjadi salah paham sehingga korban dihabisi dengan potongan kayu berupa alu. Sering digunakan keluarga korban untuk menumbuk ‘base’ pada lesung. Korban mengalami pecah kepala. Gigi rontok disaksikan keluarga korban dan meninggal di tempat. 

Mengetahui korban roboh, pelaku Paras melarikan diri ke rumah keluarganya di Desa Bubunan Kecamatan Seririt. Selang dua jam, pelaku ditangkap Polsek Banjar bersama Reskrim Polres Buleleng.

Kapolsek Banjar Kompol Made Agus Dwi Wirawan dikonfirmasi mengaku masih mengembangkan motif kasus ini. “Kami masih kembangkan motif-motif lain, karena di sana ada minuman keras dan uang,” kata Agus Dwi. 

Lanjut Agus,  pelaku terkenal licik dan cerdik. Awalnya tidak mengaku dan menantang. Setelah dilucuti pakiannya pelaku baru mengaku. Anehnya disebut-sebut pelaku memakai tujuh celana pendek dan anggota polisi membutuhkan waktu hingga satu jam membuka satu per satu.

Sementara pelaku Paras mengaku hilaf dan mengakui perbuatannya. “Saya petani, hilaf. Saya akui dan dia duluan memukul. Saat itu saya datang mau masang togel. Kata istrinya kalau pasang togel Rp 1 juta baru bisa. Dan saya minta tolong  pasang Rp 100 ribu. Tadi saya ngasih uang juga. Kata istrinya ngapain ke sini kalau tidak bawa uang,” cerita Ida Kade Suarsana alias Paras.

 

Artikel ini telah dibaca 265 kali

Baca Lainnya

Kodim/0113 Gayo Lues Bantu Sejumlah Masyarakat Kurang mampu

GAYO LUES PENDIM- Komandan Kodim/ 0113 Gayo Lues Letkol Inf Yudhi Hendro Prastyo memberikan bantuan...

5 Maret 2021, 09:54 WIB

Unand Diduga Terima Ratusan Juta Uang Kuliah Mahasiswa Bidikmisi

Padang, – Universitas Andalas (Unand) dikabarkan diduga melakukan pungutan atau penerimaan uang kuliah dari 98...

Kampus Universitas Andalas

4 Maret 2021, 23:07 WIB

PH PPDI Kecewa Tidak Ada Klarifikasi Dari Pihak Kecamatan Karusen Janang

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Sesyam Mertokusumo Law Firm selaku penasehat hukum dari Persatuan Perangkat...

4 Maret 2021, 22:19 WIB

Cegah Penyalahgunaan, Propam Polda Banten Cek Senpi Personel Polresta Tangerang

TANGERANG – Tim dari Bidang Propam Polda Banten melaksanakan kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) yang...

4 Maret 2021, 15:44 WIB

Sowan Sesepuh, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Cikupa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke kediaman H. Cecep Miharja,...

4 Maret 2021, 15:38 WIB

Tingkatan Kerja Sama, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Ketua PN Tangerang

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tangerang...

4 Maret 2021, 15:26 WIB

loading...