Selasa, 9 Februari 2021 - 16:26 WIB

Penanganan Sampah di Betun Butuh Keseriusan Pemda Malaka

Malaka, NTT, deliknews – Pemda Malaka belum memiliki lahan tanah untuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) berakibat sampah dari limbah rumah tangga berserakan dibeberapa sudut kota Betun

Keberadaan sampah rumah tangga di buang sembarangan di pekarangan warga di kota Betun yang tidak digarap jadi lahan perkebunan. Sehingga terlihat sampah berserakan di sudut kota Betun.

Adanya membuang sampah sembarangan pada lahan pekarangan warga, sehingga petugas kebersihan selalu di usir oleh warga untuk tidak boleh membuang sampah di lahan pekarangan mereka.

Kepala Bidang Kebersihan, Yan Tae, mengatakan pada deliknews pada beberapa waktu lalu, sebenarnya jangan saja menuntut kebersihan dari sampah di Ibu Kota yang sementara berceceran itu .

“Akan tetapi perlu di ingat bahwa sementara waktu, untuk Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) tidak ada. Dan selama ini, saya bersama para petugas kebersihan buang sampah pada pekarangan warga yang lahannya tidak di olah menjadi Kebun” ujar
Yan Tae.

Dengan tidak adanya TPAS, maka kita buang sampah sembarang pada pekarangan orang lain. Akibat pembuangan Sampah sembarangan, sehingga saat kita buang sampah pada lokasi pekarangan tersebut, selalu saja petugas kebersihan dikejar warga dengan parang pada saat petugas melakukan membuang sampah, pungkasnya.

Di kesempatan yang berdeda, Kepala Dinas PUPR, Yohanis Nahak. ST. Membenarkan pada deliknews, Selasa 9/2/2021 diruang kerjanya. Terkait keluhan Kepala Bidang Kebersihan, atas tidak adanya Tempat Pembuangan Akhir Sampah ( TPAS) tersebut, memang tidak ada.

“Untuk tempat pembuangan sampah itu sudah di lokasi di desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah. Dengan demikian,¬†kita kembali pada pihak tata pemerintahan daerah untuk membuat AD-ART nya, untuk pelaksanaan kegiatan pembuatan Tempat Pembuangan Akhir Sampah itu” ujar Yohanes Nahak. ST.

Lanjutnya, Selain itu, dari pihak Tata Pemerintahan selalu berkoordinasi dengan masyarakat yang mana memiliki lahan tersebut. Bagaimana cara pelepasan Lahan ke pihak pemerintah itu, dengan cara seperti apa ?.

Lebih lanjut, kita di Dinas PUPR ini, secara teknisnya. Namun, hubungan koordinasi dengan pihak pemilik lahan yang mau di serahkan ke pihak Pemerintah itu, ada di Tata Pemerintahan (TATAPEM) Daerah.

Bahwa sebenarnya yang pertama kita harus ada kepastian lahan sesuai apa yang di koordinasikan dengan kepemilikan lahan itu secara jelas. Kemudian cara pelepasannya itu, apakah hibah pada pihak pemerintah atau secara uang sirih Рpinang, pungkasnya. (Dami Atok)

Artikel ini telah dibaca 261 kali

Baca Lainnya

Unand Diduga Terima Ratusan Juta Uang Kuliah Mahasiswa Bidikmisi

Padang, – Universitas Andalas (Unand) dikabarkan diduga melakukan pungutan atau penerimaan uang kuliah dari 98...

Kampus Universitas Andalas

4 Maret 2021, 23:07 WIB

PH PPDI Kecewa Tidak Ada Klarifikasi Dari Pihak Kecamatan Karusen Janang

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Sesyam Mertokusumo Law Firm selaku penasehat hukum dari Persatuan Perangkat...

4 Maret 2021, 22:19 WIB

Cegah Penyalahgunaan, Propam Polda Banten Cek Senpi Personel Polresta Tangerang

TANGERANG – Tim dari Bidang Propam Polda Banten melaksanakan kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) yang...

4 Maret 2021, 15:44 WIB

Sowan Sesepuh, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Tokoh Masyarakat Cikupa

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke kediaman H. Cecep Miharja,...

4 Maret 2021, 15:38 WIB

Tingkatan Kerja Sama, Kapolresta Tangerang Silaturahmi ke Ketua PN Tangerang

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tangerang...

4 Maret 2021, 15:26 WIB

Pemkab Bartim Gelar Apel Kesiapsiagaan Personil dan Sapras Dalam Penanggulangan Karhutla

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Pemerintah Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Apel Kesiapsiagaan...

4 Maret 2021, 10:30 WIB

loading...