Rabu, 10 Februari 2021 - 10:34 WIB

Foto: Rilis Polda Bali penangkapan pelaku kasus skimming.

Foto: Rilis Polda Bali penangkapan pelaku kasus skimming.

Spesialis Skimming Bobol 7 Bank Nasional 1 Bank Daerah Diciduk Polda Bali

Denpasar – Spesialis dua kelompok pelaku skimming pembobol dana nasabah tujuh Bank Nasional dan satu Bank Daerah berhasil diciduk Ditreskrimsus Polda Bali.

Kasubdit V Cyberkrimsus, AKBP I Gusti Ayu Suinaci seijin Dir Reskrimsus Polda Bali mengungkap, bahkan ada satu Bank Nasional mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 3 miliar lebih dari ribuan nasabah rekeningnya dibobol.

“Atas kejadian tersebut, terdapat tujuh Bank Nasional dan satu Bank Daerah tersebar di Bali nasabahnya jadi korban pelaku skimming ini. Bahkan salah satu Bank Nasional mengaku mengalami kerugian dengan jumlah total kurang lebih Rp 3 miliar dari hampir seribu orang nasabah yang berhasil dibobol,” ungkap AKBP I Gusti Ayu Suinaci kepada wartawan di Polda Bali, Selasa (09/02).

Suinaci menjelaskan, terungkapnya dua kelompok ini berawal dari meningkatnya laporan skimming terjadi di Bali pada akhir tahun 2020. Selanjutnya Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Bali bekerjasama dengan pihak perbankan mulai bulan Nopember 2020 melakukan penyelidikan di beberapa wilayah Denpasar, Badung dan Gianyar.

“Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan para pelaku yang berhasil ditangkap masing masing benar pernah melakukan transaksi di beberapa mesin ATM di seputaran Denpasar dan Badung. Dengan menggunakan semua kartu Magnetic Stripe yang ditemukan pada pelaku,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan AKBP Ayu Suinaci, para pelaku mengaku memperoleh semua kartu Magnetic Stripe dari para pengendali. Setelah dilakukan pengembangan, ternyata para pelaku dikendalikan narapidana tahanan Lapas Kerobokan.

“Terkait ini Ditreskrimsus Polda Bali dipimpin AKP Andi Prasetio, sudah lakukan koordinasi ke Lapas kelas II A Kerobokan. Dengan surat perintah tugas bernomor SP.GAS/01/I/2021/Ditreskrimsus. Adapun narapidana diperiksa adalah Abdul Basit, Moch. Erlangga, Beny Taswir dan Dogan Kimis,” tegas Suinaci.

Kelompok pertama ditangkap empat pelaku WNI dikendalikan  residivis pelaku skimming asal Bulgaria dan terafiliasi pelaku narkoba. Dimana komplotannya adalah Aris Said, asal Jember, mantan napi narkoba. Selain Aris juga ditangkap Endang Indriyawati yang merupakan istri Aris, Putu Rediarsa asal Buleleng, mantan Napi kasus penggelapan dan Crhistopher B Diaz asal Papua, mantan napi narkoba.

Dari tangan para tersangka, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa HP sebanyak 5 buah, kartu ATM palsu sebanyak 234 buah dan pakaian digunakan saat mereka beraksi.

Komplotan ini, bertugas menarik uang dengan menggunakan ATM palsu yang sudah diisi data korban nasabah bank bersangkutan. Kartu ATM palsu tersebut, berasal dari seseorang yang ada dalam Lapas Kerobokan bernama Aldo.

Saat beraksi menarik uang menggunakan ATM palsu, PIN nya dikendalikan dari pelaku bernama Dogan berada di Lapas Kerobokan.

Sedangkan komplotan kedua ditangkap tiga orang pelaku asal Dompu, NTB. Kelompok ini mengaku bekerjasama dengan Cina Malaysia. Adapun pelakunya adalah Junaidin, Alamsyah dan Miska. Kelompok ini melakukan aksinya dengan cara memasang alat skimming pada mesin ATM, kemudian menggandakan kartu yang dikendalikan dari Malaysia, dan selanjutnya dieksekusi (tarik tunai).

Mereka merupakan pelaku lintas negara dan provinsi. Dari kelompok ini, berhasil diamankan barang bukti berupa laptop 3 buah dan 1 buah notebook, kartu ATM palsu sebanyak 1.162 buah, uang tunai sejumlah Rp 6,9 juta, karet gelang 1 plastik, alat pembaca/penulis kartu magnetic strip 1 buah, 1 (set) obeng versatile screwdrivers, hidden camera 4 buah, alat skimmer berupa cocor bebek sebanyak 3 buah, batre untuk daya hidden camera 7 buah, flashdisk 4 buah, kaca pembesar 1 buah, modem 3 buah, 4 bungkus peralatan elektronik yang diduga akan digunakan untuk hidden camera, cat pilx 4 kaleng, card holder berwarna biru 1 buah dan bermacam jenis lakban.

 

Artikel ini telah dibaca 239 kali

Baca Lainnya

UD Tani Mandiri Malaka Melayani Pupuk Bersubsidi di 4 Kecamatan

Malaka, NTT, deliknews – Pengecer UD Tani Mandiri di Desa Laleten Kecamatan Weliman menjual pupuk...

3 Maret 2021, 15:10 WIB

Polres Gayo Lues Amankan Tersangka Transaksi Satwa Dilindungi

Kepolisian Polres Gayo Lues, Provinsi Aceh berhasil mengamankan tersangka transaksi satwa yang dilindungi dalam kondisi...

3 Maret 2021, 15:09 WIB

Program Pos Sanjung, Kapolresta Tangerang Kunjungi Kediaman Anggota dan ASN

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan kegiatan Polisi Selasa Berkunjung (Pos...

3 Maret 2021, 11:29 WIB

Kapolresta Tangerang Blusukan ke Jambe Gelorakan Kampung Tangguh Nusantara

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke Desa Jambe, Kecamatan Jambe,...

3 Maret 2021, 00:26 WIB

415 Personel, ASN, dan PHL Polresta Tangerang Telah di Vaksin

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten terus melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba...

3 Maret 2021, 00:01 WIB

Sat Reskrim Polresta Tangerang Bekuk DPO Curanmor dan Spesialis Bobol Rumah

TANGERANG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Polda Banten berhasil meringkus pelaku pencurian dengan modus...

2 Maret 2021, 23:54 WIB

loading...